JAKARTA - Realme Narzo 80 Series akhirnya resmi diperkenalkan ke publik. Melalui peluncuran di pasar India, dua model anyar yakni Realme Narzo 80 Pro dan Narzo 80X langsung mencuri perhatian berkat kombinasi spesifikasi tinggi dan harga yang kompetitif. Kehadiran Realme Narzo 80 Series ini memperkuat lini Narzo sebagai pilihan smartphone performa tinggi di kelas menengah.
Realme Narzo 80 Series hadir dengan sejumlah kesamaan menarik. Keduanya sama-sama dibekali layar dengan refresh rate 120Hz, chipset MediaTek yang sudah mendukung jaringan 5G, serta baterai besar berkapasitas 6000 mAh. Namun di balik kesamaan tersebut, terdapat sejumlah perbedaan signifikan yang membuat masing-masing model memiliki segmentasi pengguna yang berbeda.
Desain dan Layar: Pro Lebih Premium, 80X Lebih Fungsional
Realme Narzo 80 Pro tampil lebih premium dengan desain layar melengkung di sisi kanan dan kiri. Panel OLED berukuran 6,7 inci yang diusungnya memiliki resolusi Full HD Plus dan tingkat kecerahan hingga 4.500 nit. Selain itu, layar ini juga sudah mendukung pemindai sidik jari di bawah layar, memberikan kesan flagship yang kuat.
Baca Juga: Realme Narzo Power 5G Bocor! HP Baterai 10.000 mAh dengan Layar 144 Hz dan Dimensity 7400 Ultra
Sementara itu, Narzo 80X hadir dengan desain yang lebih sederhana. Layarnya mengusung panel IPS LCD berukuran 6,72 inci dengan resolusi Full HD Plus dan refresh rate 120Hz. Meski tidak secerah versi Pro, tingkat kecerahan hingga 950 nit masih cukup nyaman digunakan di berbagai kondisi pencahayaan.
Dari segi desain bodi, Narzo 80 Pro lebih ramping dengan ketebalan 7,9 mm dan bobot 179 gram. Sedangkan Narzo 80X tampil lebih kaku dengan desain flat dan bezel yang sedikit lebih tebal.
Performa dan Chipset: Dimensity 7400 vs 6400
Perbedaan mencolok pada Realme Narzo 80 Series terletak pada sektor dapur pacu. Narzo 80 Pro ditenagai chipset MediaTek Dimensity 7400, sementara Narzo 80X menggunakan Dimensity 6400. Keduanya sudah mendukung jaringan 5G, namun performa Pro tentu lebih unggul untuk multitasking dan gaming berat.
Narzo 80 Pro hadir dengan pilihan RAM 8GB/128GB dan 12GB/256GB, lengkap dengan fitur dynamic RAM hingga 14GB tambahan. Sedangkan Narzo 80X menawarkan RAM 6GB atau 8GB dengan penyimpanan 128GB serta dukungan ekspansi RAM hingga 18GB.
Keduanya menjalankan sistem operasi Android 15 dengan antarmuka Realme UI 6.0 yang membawa berbagai fitur terbaru dan peningkatan performa.
Kamera dan Fitur: Sama-sama 50MP, Tapi Beda Sensor
Di sektor fotografi, Realme Narzo 80 Pro dibekali kamera utama 50MP menggunakan sensor Sony IMX882 yang sudah dilengkapi OIS. Kamera ini ditemani sensor monokrom 2MP serta kamera depan 16MP untuk kebutuhan selfie.
Sementara itu, Narzo 80X juga mengandalkan kamera utama 50MP, namun menggunakan sensor OmniVision. Ponsel ini dilengkapi kamera potret 2MP dan kamera depan 8MP. Meski spesifikasi terlihat mirip, kualitas hasil foto dari versi Pro diprediksi lebih unggul berkat sensor yang lebih baik.
Baterai dan Fast Charging: Sama Besar, Beda Kecepatan
Kedua model dalam Realme Narzo 80 Series sama-sama dibekali baterai jumbo 6000 mAh. Namun perbedaan terlihat pada teknologi pengisian daya. Narzo 80 Pro mendukung fast charging 80W, sedangkan Narzo 80X hanya 45W.
Fitur Tambahan dan Ketahanan
Menariknya, kedua perangkat sudah dibekali sertifikasi tahan air dan debu hingga IP69. Bahkan Narzo 80X diklaim lolos uji ketahanan militer (MIL-STD), menjadikannya pilihan menarik bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.
Fitur lain yang turut disematkan antara lain dual speaker, Bluetooth 5.4, WiFi, dan port USB-C.
Harga dan Ketersediaan
Realme Narzo 80 Series hadir dalam beberapa pilihan warna. Narzo 80 Pro tersedia dalam Speed Silver dan Racing Green, sementara Narzo 80X hadir dalam Deep Ocean dan Sunlight Gold.
Sayangnya, belum ada informasi resmi apakah Realme akan membawa kedua perangkat ini ke pasar Indonesia. Konsumen Tanah Air masih harus menunggu pengumuman lebih lanjut dari pihak Realme.
Dengan spesifikasi yang ditawarkan, Realme Narzo 80 Series berpotensi menjadi salah satu smartphone paling diminati di kelas menengah, terutama bagi pengguna yang mengutamakan performa dan daya tahan baterai.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari