RADAR TULUNGAGUNG - Pasar kendaraan listrik kembali diramaikan dengan hadirnya motor listrik Zongsen S5 yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 300 kilometer.
Motor ini langsung menarik perhatian pecinta otomotif karena menawarkan kombinasi teknologi hybrid, konsumsi energi irit, dan fitur pengisian daya cepat.
Motor listrik Zongsen S5 hadir di bawah merek Selan Electric. Kehadirannya disebut menjadi jawaban bagi pengguna yang selama ini masih ragu menggunakan motor listrik untuk perjalanan jarak jauh.
Dengan teknologi terbaru yang dibawanya, kendaraan ini diklaim mampu memberikan efisiensi tinggi tanpa mengorbankan performa.
Motor listrik Zongsen S5 menggunakan baterai lithium 60 volt 31 Ah. Dalam mode listrik murni, motor ini mampu melaju sejauh 70 kilometer.
Namun berkat dukungan teknologi hybrid, jangkauan totalnya bisa mencapai hingga 300 kilometer dalam sekali penggunaan.
Teknologi Hybrid Jadi Andalan
Keunggulan utama Zongsen S5 terletak pada sistem hybrid yang dibawanya.
Teknologi ini memungkinkan motor memanfaatkan tenaga listrik untuk perjalanan pendek, sementara sistem pembangkit daya membantu menjaga performa saat digunakan dalam perjalanan jauh.
Konsumsi bahan bakarnya juga diklaim sangat rendah. Saat sistem baterai digunakan bersamaan dengan teknologi hybrid, konsumsi energi hanya sekitar 1,5 liter per 100 kilometer. Angka tersebut membuat motor ini disebut sangat hemat dibanding kendaraan konvensional.
Selain versi hybrid, Zongsen S5 juga tersedia dalam varian listrik murni. Konsumen bisa memilih konfigurasi dua hingga tiga baterai lithium 60 volt 31 Ah. Untuk versi tiga baterai, jarak tempuh maksimalnya disebut mencapai 180 kilometer.
Fitur Pengisian Daya Cepat
Selan Electric juga memperkenalkan teknologi terbaru bernama Sirif yang menjadi bagian penting dari motor listrik ini.
Teknologi tersebut memungkinkan baterai terus mendapatkan pengisian daya saat motor digunakan maupun ketika sedang parkir.
Fitur itu diklaim mampu mengurangi waktu tunggu pengisian baterai sekaligus memperpanjang daya jelajah kendaraan. Inovasi tersebut dinilai menjadi solusi praktis bagi pengguna motor listrik yang membutuhkan mobilitas tinggi setiap hari.
Dalam penggunaan normal, pengisian daya rumah tangga menggunakan listrik 220 volt membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga jam untuk satu baterai penuh. Sementara untuk pengisian cepat di stasiun daya berkapasitas 22.000 watt, baterai dapat terisi penuh hanya dalam waktu sekitar 40 menit.
Tak hanya itu, teknologi Sirif juga menghadirkan mode pemulihan daya yang memberikan suplai energi kecil secara terus-menerus. Sistem tersebut membantu menjaga efisiensi baterai sekaligus meningkatkan daya tahan penggunaan.
Bisa Jadi Sumber Daya Eksternal
Menariknya lagi, baterai pada Zongsen S5 mampu menyediakan daya eksternal hingga 1.000 watt.
Fitur ini memungkinkan motor digunakan sebagai sumber listrik bergerak untuk berbagai kebutuhan darurat maupun aktivitas luar ruangan.
Kemampuan tersebut menjadi nilai tambah tersendiri di tengah tren kendaraan listrik modern yang tidak hanya fokus pada mobilitas, tetapi juga multifungsi. Dengan teknologi ini, pengguna dapat memanfaatkan motor sebagai catu daya tambahan saat dibutuhkan.
Selain efisiensi energi, Zongsen S5 juga disebut memiliki biaya produksi baterai yang lebih rendah berkat penggunaan arsitektur baterai konservatif pada sistem Sirif. Hal ini berpotensi membuat harga jual kendaraan menjadi lebih kompetitif di pasar.
Hingga kini, detail resmi terkait harga dan jadwal peluncuran motor listrik Zongsen S5 memang belum diumumkan. Meski begitu, berbagai fitur yang ditawarkan membuat kendaraan ini diprediksi mampu menarik perhatian konsumen yang mencari motor listrik hemat, canggih, dan ramah lingkungan.
Dengan klaim jarak tempuh hingga 300 kilometer, fitur pengisian cepat, serta teknologi hybrid modern, Zongsen S5 diperkirakan bakal menjadi salah satu pesaing kuat di pasar kendaraan listrik global dalam waktu dekat.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan