TULUNGAGUNG – Pasar ponsel pintar di kelas harga 1 jutaan kembali dihebohkan dengan kehadiran Tecno Spark 40 Pro. Ponsel ini mendadak jadi buah bibir karena berani menawarkan spesifikasi "gajah" di harga yang sangat miring. Bayangkan saja, di saat kompetitor masih berkutat dengan memori standar, Tecno sudah tancap gas dengan RAM 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB bertipe UFS yang menjamin kecepatan akses data di atas rata-rata.
Meski dibanderol dengan harga yang sangat ramah di kantong pelajar dan mahasiswa, Tecno Spark 40 Pro tidak datang dengan tangan kosong. Desainnya terlihat sangat mewah dan elegan, memberikan kesan ponsel mahal saat digenggam. Tidak hanya soal tampang, ponsel ini juga membawa berbagai fitur modern seperti pengisian daya cepat 45 Watt dan layar dengan refresh rate tinggi yang biasanya absen di kelas harga sejuta besar.
Namun, di balik segala kemewahannya, ada beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan sebelum Anda memutuskan untuk membelinya. Sebagai salah satu alternatif terbaik di Mei 2026, Tecno Spark 40 Pro menawarkan potensi yang luar biasa besar namun memiliki beberapa "kompromi" yang mungkin menjadi pertimbangan bagi para konten kreator maupun pengguna yang mementingkan jangka panjang.
Baca Juga: Pemkab Tulungagung Usulkan 287 Formasi CPNS, Pengisian Kursi Masih Tunggu Keputusan KemenPAN-RB
Performa Gaming Helio G100 yang Mengejutkan
Dapur pacu Tecno Spark 40 Pro ditenagai oleh chipset MediaTek Helio G100. Dalam pengujian nyata, performa yang dihasilkan tergolong sangat memuaskan untuk harian maupun gaming. Skor AnTuTu v11 yang menembus angka 582.000 menjadi bukti nyata betapa gaharnya mesin ponsel ini. Untuk penggunaan multitasking, transisi antar aplikasi terasa mulus dan minim hambatan, menjadikannya salah satu yang terbaik di kelas harga 1 jutaan.
Bagi para gamers, ponsel ini juga tidak mengecewakan. Dalam pengujian game populer, Tecno Spark 40 Pro mampu menjalankan Mobile Legends pada settingan Ultra dengan rata-rata 89 FPS. Bahkan untuk game berat seperti Genshin Impact, ponsel ini masih bisa dimainkan di settingan Lowest 60 FPS dengan rata-rata 42 FPS. Menariknya lagi, tersedia fitur bypass charging yang memungkinkan Anda bermain game sambil mengisi daya tanpa perlu khawatir baterai cepat panas atau rusak.
Layar 1,5K dan Visual Premium
Tecno membawa inovasi menarik pada sektor visual dengan menghadirkan layar beresolusi 1,5K melalui teknologi software upscaling. Dengan refresh rate hingga 144Hz, pengalaman menggulir layar terasa sangat halus. Layar ini juga sudah dilindungi oleh Corning Gorilla Glass 7i, memberikan ketenangan ekstra bagi pengguna terhadap goresan atau benturan ringan.
Keunggulan lain adalah dukungan sertifikasi Widevine L1 yang memungkinkan pengguna menikmati konten streaming Netflix atau YouTube hingga resolusi 2K 60 FPS dengan sangat tajam. Meski volume speakernya bukan yang paling kencang di kelasnya, kualitas suara dari dual speaker yang diusung tetap jernih dan nyaman didengar untuk keperluan hiburan harian di dalam ruangan.
Catatan Penting: Kamera dan Update Software
Satu hal yang cukup disayangkan dari Tecno Spark 40 Pro adalah absennya sensor Gyroskop Hardware. Meskipun memiliki kamera utama 50 MP yang mampu menghasilkan foto tajam di kondisi cahaya terang, ketiadaan sensor giro fisik membuat perekaman videonya tidak memiliki fitur stabilisasi (EIS). Video yang dihasilkan cenderung shaky jika diambil sambil bergerak, sehingga kurang cocok bagi Anda yang aktif membuat konten vlog atau video sinematik.
Selain itu, ponsel ini juga tidak mendapatkan jaminan pembaruan sistem operasi (OS Update), melainkan hanya jaminan pembaruan keamanan selama dua tahun. Meski begitu, Tecno tetap memberikan fitur AI yang cukup lengkap, NFC multifungsi, hingga Infrared Blaster. Jika Anda lebih mengutamakan performa mesin dan desain mewah di atas fitur stabilisasi video dan pembaruan OS, maka Tecno Spark 40 Pro adalah kandidat kuat untuk menjadi ponsel baru Anda di tahun ini.
Baca Juga: Zongsen S5 Jadi Motor Listrik Masa Depan ? Jarak Tempuh 300 Km dan Fitur Modernnya Bikin Penasaran
Editor : Vicky Permana Saputra