Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Oppo A5 Pro Disorot, Punya Desain Premium dan IP69 tapi Chipset Disebut “Kentang” di Kelas Rp3 Jutaan

Cholifatun Nisak • Kamis, 7 Mei 2026 | 17:24 WIB
Oppo A5 Pro hadir dengan desain premium, IP69, dan baterai 5800 mAh, tapi performa chipsetnya jadi sorotan pengguna.
Oppo A5 Pro hadir dengan desain premium, IP69, dan baterai 5800 mAh, tapi performa chipsetnya jadi sorotan pengguna.

 
RADAR TULUNGAGUNG- Oppo A5 Pro mulai ramai dibicarakan setelah resmi hadir di pasar Indonesia. Smartphone terbaru dari Oppo ini menawarkan desain premium, sertifikasi tahan air IP69, hingga baterai besar 5800 mAh. Namun di balik berbagai kelebihannya, Oppo A5 Pro juga menuai kritik terutama dari sisi performa chipset dan fitur yang dianggap kurang lengkap untuk kelas harga Rp3 jutaan.

Oppo A5 Pro sendiri hadir sebagai smartphone yang menyasar pengguna aktif dengan kebutuhan perangkat tangguh untuk aktivitas harian. Ponsel ini mengusung desain modern dengan material polikarbonat yang dibuat menyerupai tekstur leather sehingga tampil lebih elegan dan premium.

Tak sedikit pengguna yang menilai tampilan Oppo A5 Pro terlihat mewah meski masih menggunakan material plastik. Hal itu menjadi salah satu daya tarik utama smartphone ini di segmen menengah.

Baca Juga: 7 HP RAM 12 GB Murah Terbaik 2026, Spek Dewa Anti Lemot Mulai Rp3 Jutaan!

Oppo A5 Pro Andalkan Ketahanan Ekstrem

Salah satu keunggulan paling menonjol dari Oppo A5 Pro adalah sektor ketahanannya. Oppo mengklaim smartphone ini telah lolos 14 pengujian standar militer untuk perlindungan dari benturan dan jatuh.

Perangkat ini juga dibekali bantalan bionic khusus yang diklaim mampu melindungi komponen penting saat terjadi benturan. Selain itu, bagian penutup motherboard menggunakan material aluminium kokoh serta perlindungan kaca antipecah yang disebut 160 persen lebih kuat.

Tak hanya tahan banting, Oppo A5 Pro juga mengantongi sertifikasi IP69 water and dust resistance. Sertifikasi tersebut membuat smartphone diklaim tahan terhadap debu, cipratan air, hingga semprotan air panas bersuhu tinggi mencapai 80 derajat Celsius.

Fitur ketahanan ini menjadi nilai jual utama Oppo A5 Pro, terutama bagi pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan, touring, hingga pekerjaan lapangan.

Kamera 50 MP dan Baterai Besar Jadi Nilai Tambah

Di sektor fotografi, Oppo A5 Pro dibekali kamera utama 50 MP dengan aperture f/1.8. Selain itu terdapat lensa monokrom 2 MP dan kamera depan 8 MP untuk kebutuhan selfie maupun video call.

Hasil foto dari kamera utama dinilai cukup baik untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari foto landscape hingga close-up. Namun kamera depan disebut masih tergolong standar untuk smartphone di kelas harga menengah.

Kelebihan lainnya terletak pada kapasitas baterai yang besar, yakni 5800 mAh. Oppo juga menyematkan teknologi pengisian cepat 45W SuperVOOC Flash Charge yang membuat pengisian daya lebih efisien.

Dengan kombinasi tersebut, Oppo A5 Pro dinilai mampu menunjang aktivitas pengguna seharian tanpa perlu terlalu sering mengisi ulang baterai.

Layar dan Performa Jadi Sorotan

Meski memiliki sejumlah kelebihan, Oppo A5 Pro juga mendapat kritik dari beberapa sisi. Salah satunya adalah sektor layar.

Smartphone ini memang hadir dengan layar cukup besar berukuran 6,67 inci dan refresh rate hingga 90Hz. Namun resolusi yang digunakan masih HD Plus atau 720 x 1604 piksel.

Di kelas harga Rp3 juta hingga Rp3,5 jutaan, banyak pengguna berharap Oppo sudah menghadirkan panel Full HD Plus agar tampilan lebih tajam dan nyaman digunakan untuk multimedia.

Selain layar, kemampuan perekaman video juga dianggap kurang maksimal. Oppo A5 Pro hanya mendukung rekaman video hingga 1080p 30fps. Padahal di kelas harga serupa, beberapa kompetitor sudah menawarkan kemampuan video yang lebih tinggi dan stabilisasi yang lebih baik.

Chipset Snapdragon 6s Gen 1 Dinilai Kurang Bertenaga

Kritik terbesar terhadap Oppo A5 Pro datang dari sektor performa. Smartphone ini menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 6s 4G Gen 1 dengan GPU Adreno 610.

Beberapa pengulas menilai chipset tersebut masih kurang bertenaga untuk smartphone di rentang harga Rp3 jutaan. Performa gaming disebut belum terlalu optimal, terutama untuk game berat dengan grafis tinggi.

Selain itu, absennya fitur NFC juga menjadi kekurangan yang cukup disorot. Padahal fitur tersebut kini mulai dianggap penting untuk kebutuhan transaksi digital maupun pengecekan saldo e-money.

Meski begitu, Oppo A5 Pro tetap dinilai layak dipertimbangkan bagi pengguna yang lebih mengutamakan desain premium, ketahanan ekstrem, dan daya tahan baterai dibanding performa gaming.

Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, Oppo A5 Pro tampaknya memang lebih cocok untuk pengguna aktif yang membutuhkan smartphone tangguh untuk penggunaan harian daripada perangkat khusus gaming berat.

Baca Juga: Harga Motor Listrik Gesits Raya 2023 Bekas Terjun Bebas, Jadi Rp10 Juta Masih Untung atau Malah Rugi?

Editor : Cholifatun Nisak
#Oppo A5 Pro #Baterai 5800 mAh #Snapdragon 6s Gen 1 #Smartphone IP69 #HP OPPO terbaru