RADAR TULUNGAGUNG- Redmi Note 15 Pro 5G resmi menjadi sorotan utama di pasar smartphone Indonesia 2026 setelah Xiaomi meluncurkan seri terbaru Redmi Note 15 dengan empat varian sekaligus. Kehadiran perangkat ini langsung memanaskan persaingan HP kelas menengah yang dikenal sangat ketat di segmen Rp4–5 jutaan.
Sejak awal kemunculannya, Redmi Note 15 Pro 5G sudah menarik perhatian karena membawa peningkatan besar di sektor baterai dan desain. Namun, di balik klaim upgrade yang cukup signifikan, sejumlah aspek seperti performa gaming dan kamera masih menyisakan catatan penting yang tidak bisa diabaikan.
Dalam konteks pasar, Redmi Note 15 Pro 5G diposisikan sebagai varian paling “worth it” di antara lini Redmi Note 15 series. Kenaikan harga yang hanya sekitar Rp300 ribu dibanding generasi sebelumnya dianggap masih masuk akal karena diimbangi peningkatan spesifikasi yang cukup terasa.
Harga Naik, Tapi Masih Dianggap Masuk Akal
Xiaomi Indonesia membawa strategi baru dengan menaikkan harga seluruh lini Redmi Note 15 series. Namun, untuk Redmi Note 15 Pro 5G, kenaikan tersebut dinilai masih wajar di tengah kondisi global “crisis RAM” yang membuat harga komponen meningkat.
Perangkat ini hadir dengan harga di kisaran Rp4 jutaan untuk varian menengah, dan tetap mempertahankan karakter khas seri Redmi Note yang menawarkan value for money tinggi di kelasnya. Menurut pengamat, kenaikan harga tersebut masih sebanding dengan peningkatan fitur yang diberikan.
Baterai 6.580 mAh Jadi Daya Tarik Utama
Salah satu peningkatan paling mencolok pada Redmi Note 15 Pro 5G adalah sektor baterai. Kapasitasnya melonjak dari 5.110 mAh menjadi 6.580 mAh berkat penggunaan teknologi silikon carbon battery yang lebih padat energi.
Dalam pengujian penggunaan harian, daya tahan baterai terbukti meningkat signifikan. Streaming YouTube, navigasi, hingga bermain game ringan menunjukkan konsumsi daya yang lebih efisien dibanding generasi sebelumnya.
Meski begitu, kecepatan pengisian daya masih bertahan di 45W. Artinya, waktu pengisian sedikit lebih lama karena kapasitas baterai yang lebih besar, namun tetap tergolong cepat di kelasnya.
Layar Lebar 6,83 Inci, Tapi Kurang Fleksibel
Dari sisi desain, Redmi Note 15 Pro 5G mengalami perubahan signifikan. Layarnya kini membesar menjadi 6,83 inci, menjadikannya salah satu yang terbesar dalam sejarah seri Redmi Note.
Panel AMOLED 1,5K dengan refresh rate 120Hz tetap dipertahankan, lengkap dengan dukungan HDR10+ dan Dolby Vision. Namun, masalah muncul pada optimalisasi refresh rate yang masih belum konsisten di beberapa aplikasi seperti YouTube.
Selain itu, ukuran bodi yang lebih besar dan berat mencapai 210 gram membuat sebagian pengguna merasa kurang nyaman dalam penggunaan satu tangan.
Performa Gaming Stabil, Tapi Bukan yang Terkuat
Di sektor performa, Redmi Note 15 Pro 5G mengandalkan chipset Dimensity 7.400 Ultra yang hanya mengalami peningkatan kecil dari generasi sebelumnya. Skor AnTuTu berada di kisaran 800 ribu hingga 900 ribu poin.
Untuk gaming, hasilnya tergolong “aman”. Game seperti Mobile Legends bisa berjalan di 90 fps, namun game berat seperti Genshin Impact hanya mentok di sekitar 35 fps pada setting rendah. Artinya, perangkat ini bukan ditujukan untuk gaming berat.
Kamera Masih Bertahan di Jalur Aman
Kamera menjadi sektor yang tidak banyak berubah. Redmi Note 15 Pro 5G masih membawa kamera utama 200 MP dan ultrawide 8 MP.
Hasil foto tetap tajam dan kontras, terutama di kondisi cahaya cukup. Namun, kamera ultrawide dinilai jauh tertinggal dibanding kamera utama dalam hal detail dan kualitas warna.
Perekaman video mendukung hingga 4K 30fps, tetapi stabilisasi masih terbatas, sementara kamera depan 1080p 60fps masih cukup solid untuk kebutuhan harian.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Redmi Note 15 Pro 5G menawarkan peningkatan paling terasa di sektor baterai dan desain, namun masih bermain aman di sisi performa dan kamera.
Dengan harga Rp4–5 jutaan, perangkat ini tetap menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mencari HP all-rounder dengan daya tahan baterai besar dan layar jumbo, meski bukan yang terbaik untuk gaming berat atau fotografi profesional.
Editor : Cholifatun Nisak