Trenggalek Njenggelek- Tecno Pova 7 kembali jadi perbincangan di kelas HP Rp2 jutaan. Namun berbeda dengan generasi sebelumnya, banyak pengguna menyebut Tecno Pova 7 sebagai versi downgrade dari seri Pova 6.
Meski begitu, review Tecno Pova 7 setelah 2 bulan pemakaian justru memperlihatkan sisi menarik yang membuat HP ini tetap layak dilirik, terutama bagi pengguna yang membutuhkan baterai super awet dan performa gaming stabil.
Tecno Pova 7 hadir dengan RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB yang dibanderol sekitar Rp2,2 jutaan saat awal rilis. Smartphone ini juga tersedia dalam varian 8/128 GB yang lebih murah sekitar Rp200 ribuan dan masih mendukung slot microSD karena memakai triple slot dual SIM plus memory card.
Baterai 7.000 mAh Jadi Senjata Utama
Salah satu daya tarik terbesar Tecno Pova 7 adalah kapasitas baterainya yang mencapai 7.000 mAh. Dalam penggunaan harian, HP ini mampu bertahan sangat lama tanpa perlu sering mengisi daya.
Untuk bermain Mobile Legends selama 2 jam 35 menit, baterainya hanya berkurang sekitar 31 persen. Sementara dipakai menonton YouTube selama lebih dari 2 jam, konsumsi baterainya hanya sekitar 14 persen.
Screen on time atau SOT yang dihasilkan bahkan mampu mencapai 12 jam untuk penggunaan campuran. Jika tanpa bermain game berat, daya tahannya bisa menembus 17 jam.
Bahkan untuk gaming nonstop, Tecno Pova 7 diklaim hampir mampu bertahan hingga 10 jam. Smartphone ini juga mendukung fitur bypass charging sehingga pengguna bisa bermain sambil mengisi daya tanpa membuat suhu perangkat cepat panas.
Fast Charging Turun Jadi 45 Watt
Meski unggul di baterai, Tecno Pova 7 mengalami penurunan pada sektor pengisian daya. Jika Tecno Pova 6 mendukung fast charging 70 watt, seri terbaru ini hanya dibekali pengisian cepat 45 watt.
Namun dalam penggunaan nyata, pengisian baterai dari 5 persen hingga penuh tetap tergolong cepat karena hanya membutuhkan waktu sekitar 80 menit.
Dengan ukuran bodi besar dan baterai jumbo, Tecno Pova 7 lebih cocok digunakan pengguna dewasa atau mereka yang sering bekerja di lapangan.
Layar IPS LCD Jadi Sorotan
Tecno Pova 7 menggunakan layar IPS LCD Full HD Plus dengan refresh rate 120Hz dan kerapatan 396 ppi. Meski cukup tajam di atas kertas, kualitas layarnya justru menjadi salah satu keluhan utama pengguna.
Pada pengaturan bawaan, tampilan layar terasa terlalu terang dan warna terlihat kurang tajam. Selain itu, smartphone ini tidak memiliki opsi pengaturan skema warna seperti beberapa kompetitor di kelas harga serupa.
Namun masalah tersebut bisa sedikit diatasi dengan mengubah temperatur layar ke mode warm serta mengaktifkan mode extra.
Tecno Pova 7 juga memakai rasio layar 20,5:9 yang membuat pengalaman menonton video terasa lebih sinematik, meski sudut pandangnya menjadi kurang luas.
Fitur Lengkap dan Tahan Dipakai Harian
Meski memiliki beberapa kekurangan, Tecno Pova 7 tetap membawa fitur yang cukup lengkap di kelasnya. Smartphone ini sudah mendukung NFC, infrared blaster, dual speaker, dual aplikasi, AI tools, hingga navigasi lengkap.
Sertifikasi IP64 juga membuat perangkat lebih tahan terhadap debu dan cipratan air ringan.
Menariknya lagi, HP ini memiliki fitur FreeLink yang memungkinkan komunikasi seperti walkie talkie menggunakan Bluetooth tanpa kuota internet maupun pulsa.
Dalam pemakaian selama dua bulan, kualitas hardware Tecno Pova 7 juga dinilai cukup baik. Tombol fisik, port USB, hingga speaker masih berfungsi normal tanpa kendala.
Kamera 108 MP Masih Layak
Tecno Pova 7 membawa kamera utama 108 MP yang hasilnya dinilai cukup baik untuk smartphone Rp2 jutaan. Dynamic range foto masih bagus dan performa di kondisi minim cahaya masih dapat diterima.
Sayangnya, HP ini tidak memiliki kamera ultrawide dan hanya dibekali lensa makro tambahan.
Kamera depan justru mengalami penurunan dibanding generasi sebelumnya. Jika Tecno Pova 6 memiliki kamera selfie 32 MP, Tecno Pova 7 hanya memakai sensor 8 MP.
Meski begitu, fitur AI bawaan membantu meningkatkan kualitas foto dengan kemampuan menghapus objek, memperjelas gambar, hingga memperluas hasil foto.
Untuk perekaman video, kamera belakang mendukung hingga 4K 30 FPS dengan stabilizer aktif di Full HD 30 FPS.
Performa Gaming Masih Kuat
Di sektor dapur pacu, Tecno Pova 7 memakai chipset MediaTek Helio G100 dengan RAM 8 GB dan penyimpanan UFS yang membuat perpindahan aplikasi terasa cepat.
Untuk game MOBA seperti Mobile Legends, rata-rata frame rate mencapai 88 FPS. Sementara PUBG Mobile bisa berjalan di kisaran 56 FPS dan COD Mobile sekitar 53 FPS.
Suhu perangkat saat bermain game juga cukup stabil dan jarang menyentuh 45 derajat Celsius.
Kesimpulan
Tecno Pova 7 memang bukan HP sempurna. Layarnya masih punya kekurangan dan kamera depannya mengalami downgrade. Namun untuk urusan baterai, performa gaming, dan fitur harian, smartphone ini tetap sangat menarik di kelas Rp2 jutaan.
HP ini cocok untuk gamer, pekerja lapangan, admin kantor, hingga pengemudi ojek online yang membutuhkan smartphone tahan lama dengan sinyal stabil.
Editor : Maylanni Diana Fitri