Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Motorola Edge 70 Fusion Resmi Rilis di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Layar 144Hz Jadi Andalan, Tapi Performanya Disorot

Cholifatun Nisak • Jumat, 8 Mei 2026 | 19:25 WIB
Motorola Edge 70 Fusion resmi hadir di Indonesia dengan baterai 7.000 mAh, layar 144Hz, dan kamera Sony LYTIA 710.
Motorola Edge 70 Fusion resmi hadir di Indonesia dengan baterai 7.000 mAh, layar 144Hz, dan kamera Sony LYTIA 710.

 
RADAR TULUNGAGUNG- Motorola Edge 70 Fusion akhirnya resmi hadir di Indonesia dan langsung menarik perhatian pecinta gadget Tanah Air. Smartphone terbaru Motorola ini membawa sejumlah peningkatan dibanding generasi sebelumnya, mulai dari desain, baterai jumbo 7.000 mAh, hingga layar AMOLED 144Hz.

Namun di balik berbagai upgrade tersebut, performa chipset Snapdragon 7s Gen 4 yang dipakai Motorola Edge 70 Fusion justru menjadi sorotan. Dalam ulasan kanal YouTube Trit Fun Review, performanya dinilai belum memenuhi ekspektasi jika dibandingkan rival di kelas harga yang sama.

Motorola Edge 70 Fusion saat ini dijual di kisaran Rp5,5 jutaan. Saat promo flash sale, harga smartphone ini bahkan bisa lebih murah tergantung voucher yang tersedia.

Desain Lebih Premium dan Baterai Lebih Besar

Secara desain, Motorola Edge 70 Fusion tampil lebih elegan dibanding Edge 60 Fusion. Bagian bodinya kini terasa lebih boxy dengan build quality yang lebih solid.

Perubahan paling terasa ada pada sektor kamera belakang yang kini memiliki aksen tambahan di ring kamera sehingga terlihat lebih premium. Smartphone ini juga terasa sedikit lebih berat karena membawa baterai berkapasitas besar 7.000 mAh.

Dalam paket penjualannya, pengguna mendapatkan charger 68 watt USB-C to USB-C, casing bening, kartu garansi, hingga buku panduan.

Meski begitu, ada satu penurunan yang cukup disayangkan. Slot SIM Motorola Edge 70 Fusion kini tidak lagi mendukung kartu microSD. Pengguna hanya bisa memakai dual SIM tanpa opsi ekspansi memori tambahan.

Layar AMOLED 144Hz dan Brightness Tinggi

Motorola Edge 70 Fusion hadir dengan layar AMOLED 6,78 inci beresolusi 1,5K. Refresh rate yang dibawa mencapai 144Hz meski hanya aktif di beberapa aplikasi tertentu. Untuk penggunaan normal, refresh rate berjalan di 120Hz.

Keunggulan lain ada pada tingkat kecerahan layar yang mencapai 5.200 nits. Hal ini membuat tampilan layar tetap jelas meski digunakan di bawah sinar matahari.

Pengalaman multimedia juga semakin maksimal berkat stereo speaker yang disebut punya kualitas audio lebih jernih dibanding generasi sebelumnya. Bass terasa lebih mantap dan balance suara dinilai lebih baik.

Baca Juga: Review Tecno Pova 7 Setelah 2 Bulan Pemakaian, HP Gaming Baterai 7.000 mAh Ini Ternyata Punya Kekurangan Mengejutkan

Kamera Motorola Edge 70 Fusion Alami Upgrade

Sektor kamera menjadi salah satu fokus utama Motorola Edge 70 Fusion. Smartphone ini memakai sensor utama Sony LYTIA 710 beresolusi 50 MP yang sudah dilengkapi OIS.

Selain itu tersedia kamera ultrawide 13 MP dan kamera depan 32 MP untuk kebutuhan selfie maupun video call.

Hasil foto kamera utama dinilai detail dengan warna yang menarik untuk media sosial. Namun tuning warnanya dianggap terlalu pop-up sehingga kurang natural dibanding Edge 60 Fusion.

Pada kamera ultrawide, warna sudah cukup konsisten dengan kamera utama. Sayangnya detail langit di beberapa kondisi terlihat kurang maksimal dan cenderung berkabut.

Sementara kamera depan menghasilkan detail wajah yang baik meski efek beautify masih cukup terasa.

Untuk perekaman video, Motorola Edge 70 Fusion mendukung hingga resolusi 4K 30 FPS. Stabilisasi video dan autofocus disebut sudah sangat baik. Pengguna juga bisa berpindah dari kamera utama ke ultrawide saat merekam video.

Namun animasi perpindahan lensa masih terasa kasar dan kurang mulus, mirip dengan generasi sebelumnya.

Snapdragon 7s Gen 4 Dinilai Kurang Maksimal

Meski membawa banyak peningkatan, sektor performa justru menjadi bagian yang paling disorot.

Motorola Edge 70 Fusion memakai chipset Snapdragon 7s Gen 4 dengan RAM 8 GB. Secara penggunaan harian seperti multitasking, scrolling, dan gaming, performanya masih cukup kompetitif.

Saat diuji membuka aplikasi hingga bermain game Mobile Legends, performanya tergolong lancar dan tidak jauh berbeda dari Edge 60 Fusion.

Namun masalah mulai terasa saat melakukan rendering video menggunakan aplikasi CapCut. Dalam pengujian tersebut, Motorola Edge 70 Fusion justru tertinggal cukup jauh dibanding Edge 60 Fusion yang memakai RAM lebih besar.

Hal ini membuat banyak pengguna mempertanyakan optimalisasi Snapdragon 7s Gen 4 pada smartphone terbaru Motorola tersebut.

Layak Dibeli atau Tidak?

Secara keseluruhan, Motorola Edge 70 Fusion tetap menjadi smartphone menarik di kelas menengah premium. Desain baru, baterai 7.000 mAh, layar AMOLED 144Hz, dan kualitas audio menjadi nilai jual utama perangkat ini.

Namun jika pengguna sudah memiliki Motorola Edge 60 Fusion, peningkatan yang dibawa Edge 70 Fusion dinilai belum terlalu signifikan, terutama dari sisi performa dan kamera.

Smartphone ini lebih cocok untuk pengguna yang menginginkan baterai besar, layar luas, dan desain premium tanpa terlalu fokus pada performa rendering berat.

Baca Juga: Review Tecno Pova 7 4G: HP Gaming Rp2 Jutaan dengan Baterai 7000 mAh, Tapi Masih Kalah dari Camon 40?

Editor : Cholifatun Nisak
#layar amoled 144Hz #Motorola Edge 70 Fusion #HP Motorola terbaru #Snapdragon 7S Gen 4 #baterai 7000 mAh