Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Tecno Pova Curve 5G Disebut Salah Strategi, HP Gaming Rp2 Jutaan Ini Punya Layar Curve dan Performa Kencang

Cholifatun Nisak • Jumat, 8 Mei 2026 | 19:57 WIB
Tecno Pova Curve 5G hadir dengan layar AMOLED 144Hz, Dimensity 7300 Ultimate, dan harga Rp2,8 jutaan. Cocok buat gaming?
Tecno Pova Curve 5G hadir dengan layar AMOLED 144Hz, Dimensity 7300 Ultimate, dan harga Rp2,8 jutaan. Cocok buat gaming?

 
RADAR TULUNGAGUNG- Tecno Pova Curve 5G kembali jadi perbincangan setelah harganya turun ke kisaran Rp2,8 jutaan. Smartphone yang awalnya diposisikan sebagai HP gaming ini justru dinilai punya strategi yang berbeda dibanding rival lain di kelasnya.

Alih-alih memakai desain flat khas smartphone gaming, Tecno Pova Curve 5G hadir dengan layar melengkung atau curved display. Desain tersebut memunculkan pro dan kontra di kalangan pengguna, terutama gamer mobile yang biasanya lebih nyaman memakai layar datar.

Meski begitu, Tecno Pova Curve 5G tetap menawarkan spesifikasi yang cukup menarik untuk harga di bawah Rp3 jutaan. Smartphone ini menggunakan chipset MediaTek Dimensity 7300 Ultimate dengan skor AnTuTu mencapai 815 ribuan poin pada versi terbaru.

RAM yang dibawa sebesar 8 GB LPDDR4X dengan fitur extended RAM hingga 8 GB tambahan. Sementara penyimpanan internalnya sudah memakai kapasitas 256 GB UFS 2.2.

Baca Juga: Review Tecno Pova 7 Setelah 2 Bulan Pemakaian, HP Gaming Baterai 7.000 mAh Ini Ternyata Punya Kekurangan Mengejutkan

Performa Harian dan Emulator Jadi Nilai Plus

Untuk penggunaan sehari-hari seperti chatting, scrolling media sosial, hingga multitasking, performa Tecno Pova Curve 5G disebut sudah lebih dari cukup.

Menariknya, smartphone ini juga cukup mumpuni untuk menjalankan berbagai game emulator. Emulator PS1 dengan render 1080p mampu berjalan stabil di 60 FPS dengan suhu sekitar 34 derajat Celsius.

Sementara emulator PSP pada render 4x atau setara Full HD masih mampu menghasilkan frame rate stabil di kisaran 58 sampai 59 FPS.

Untuk emulator PS2, performanya tergantung game yang dimainkan. Need for Speed Most Wanted misalnya masih nyaman dimainkan di setting default, sedangkan God of War bisa berjalan pada render 1,5x hingga 1,75x dengan frame rate sekitar 45 sampai 50 FPS.

Namun untuk game Android, performanya dinilai sedikit unik. Roblox yang tergolong game ringan justru hanya berjalan di kisaran 38 sampai 40 FPS.

Sebaliknya, Mobile Legends mampu berjalan hingga rata-rata 109 FPS pada setting grafis HD dan frame rate ultra. Suhunya juga masih cukup aman di angka 38 derajat Celsius.

Sedangkan Genshin Impact pada setting low 60 FPS menghasilkan frame rate rata-rata sekitar 45 FPS.

Baca Juga: Renault Triber 2025 Facelift Bikin Geger! MPV 7-Seater Murah Ini Makin Modern, Fitur Naik Kelas, Harga Cuma Setara Gadget Premium

Layar AMOLED 144Hz Jadi Sorotan

Sektor layar menjadi salah satu keunggulan utama Tecno Pova Curve 5G. Smartphone ini memakai panel AMOLED Full HD+ dengan refresh rate hingga 144Hz.

Meski begitu, refresh rate 144Hz disebut belum benar-benar maksimal karena hanya aktif di beberapa aplikasi tertentu seperti telepon, pesan, hingga Facebook. Mayoritas aplikasi dan game masih mentok di 120Hz.

Kualitas tampilannya sendiri tetap dianggap memanjakan mata berkat warna tajam dan saturasi yang baik. Layarnya juga sudah mendukung Widevine L1 sehingga nyaman dipakai menonton Netflix resolusi HD.

Fingerprint under display yang digunakan masih bertipe optical. Kecepatannya tergolong standar, tidak terlalu cepat namun juga tidak lambat.

Kamera 64 MP dan Video 4K Stabil

Tecno Pova Curve 5G dibekali kamera utama 64 MP dengan sensor Sony IMX682 dan bukaan f/1.7. Sementara kamera kedua hanya berfungsi sebagai depth sensor.

Untuk kamera depan, smartphone ini menggunakan sensor 13 MP dengan bukaan f/2.2.

Meski belum dilengkapi OIS, Tecno menyematkan fitur EIS yang membuat hasil video tetap stabil. Perekaman video sudah mendukung resolusi hingga 4K 30 FPS untuk kamera depan maupun belakang.

Hasil rekaman video disebut cukup memuaskan untuk kelas harganya, terutama saat dipakai berjalan sambil merekam tanpa gimbal.

Selain itu, tersedia pula fitur dual video, slow motion, mode pro, hingga fitur AI generatif bawaan.

Baterai Awet, Speaker Jadi Catatan

Tecno Pova Curve 5G membawa baterai 5.500 mAh dengan daya tahan yang tergolong irit. Pengisian dayanya menggunakan charger 45 watt dan mampu terisi penuh dalam waktu sekitar 1 jam 30 menit dari kondisi 20 persen.

Sayangnya, sektor audio menjadi salah satu kekurangan perangkat ini. Dual stereo speaker yang dibawa dinilai kurang memuaskan karena suara terdengar cempreng dengan bass minim.

Di sisi konektivitas, smartphone ini sudah mendukung dual 5G, WiFi 6, Bluetooth 5, NFC multifungsi, serta fitur bypass charging untuk gaming.

Meski memiliki performa dan fitur yang cukup lengkap, desain curved display pada Tecno Pova Curve 5G justru dianggap kurang ideal untuk gamer. Beberapa pengguna mengeluhkan grip yang kurang nyaman hingga area layar melengkung yang rawan salah sentuh saat bermain game.

Namun dengan harga yang kini hanya Rp2,8 jutaan, Tecno Pova Curve 5G tetap menjadi salah satu smartphone underrated yang layak dipertimbangkan di kelas menengah.

Baca Juga: Review Tecno Pova 7 4G: HP Gaming Rp2 Jutaan dengan Baterai 7000 mAh, Tapi Masih Kalah dari Camon 40?

Editor : Cholifatun Nisak
#layar amoled 144Hz #HP gaming Rp2 jutaan #Tecno Pova Curve 5G #spesifikasi Tecno Pova Curve 5G #Dimensity 7300 Ultimate