RADAR TULUNGAGUNG - Infinix kembali menggulirkan pembaruan sistem terbaru untuk pengguna Infinix Note 40. Update terbaru bertajuk XOS 15.1.2 ini mulai diterima sejumlah pengguna dan membawa banyak peningkatan fitur, optimalisasi sistem, hingga patch keamanan terbaru.
Kehadiran update Infinix Note 40 ini langsung menarik perhatian pengguna, terutama karena perangkat tersebut disebut-sebut sedang dipersiapkan menuju Android 16 dan XOS 16. Tak sedikit pengguna yang penasaran apakah HP rilisan 2024 itu masih layak digunakan pada 2026.
Berdasarkan ulasan pengguna di YouTube, update XOS 15.1.2 untuk Infinix Note 40 hadir dengan ukuran sekitar 0,96 GB. Meski cukup besar, proses pemasangan pembaruan disebut hanya memakan waktu sekitar dua menit hingga perangkat kembali normal digunakan.
Bawa 11 Peningkatan dan Perbaikan Sistem
Dalam changelog resminya, pembaruan terbaru ini membawa 11 poin utama yang mencakup fitur baru, peningkatan performa, dan optimalisasi tampilan sistem.
Salah satu fitur baru yang cukup menarik adalah Phone Cast. Fitur ini memungkinkan layar ponsel ditampilkan ke tablet Infinix dengan koneksi lintas perangkat yang lebih mulus. Pengguna bahkan bisa melakukan copy-paste teks antar perangkat secara langsung.
Selain itu, Infinix juga menghadirkan peningkatan pada fitur AI Writing yang diklaim mampu mengenali konteks email secara lebih cerdas. Fitur screenshot pun mendapat pembaruan dengan kemampuan pemindaian QR code langsung dari hasil tangkapan layar.
“Sekarang scan QR enggak perlu HP kedua lagi. Cukup dari screenshot saja sudah bisa,” ujar kreator dalam videonya.
Tampilan Penghemat Baterai Berubah
Perubahan lain terlihat pada menu baterai dan penghemat daya. Setelah update, tampilan visual menu tersebut berubah lebih modern dan informatif.
Kini pengguna dapat melihat screen on time secara langsung di halaman utama pengaturan baterai. Selain itu tersedia mode baru seperti Power Saving dan Ultra Battery Saver dengan tampilan yang lebih rapi.
Tak hanya itu, fitur bypass charging masih tersedia untuk membantu menjaga suhu perangkat saat digunakan bermain game sambil mengisi daya.
Animasi dan Transisi Disebut Lebih Smooth
Pengguna juga mengaku merasakan peningkatan kelancaran animasi setelah update XOS 15.1.2 terpasang di Infinix Note 40.
Peralihan layar dari mode landscape ke portrait disebut lebih halus dibanding sebelumnya. Sebelumnya, beberapa pengguna mengeluhkan adanya glitch atau lag kecil saat rotasi layar terjadi otomatis.
Selain itu, sistem juga memperbaiki bug pada screen recording dan masalah fingerprint yang terkadang gagal membaca sidik jari dalam kondisi tertentu.
“Setelah update warna layar terasa lebih tajam dan transisinya lebih smooth,” ungkap pengguna dalam video tersebut.
Dukungan Android 16 Mulai Terlihat
Hal yang paling menarik dari update kali ini adalah munculnya indikasi bahwa Infinix Note 40 sedang dipersiapkan untuk menerima Android 16 dan XOS 16.
Pada update sebelumnya, Infinix diketahui mulai membawa pembaruan Generic Kernel Image atau GKI. Teknologi ini merupakan standar kernel Android dari Google yang bertujuan mempercepat update keamanan dan mempermudah adopsi versi Android terbaru.
Dengan hadirnya GKI, banyak pengguna yakin Infinix Note 40 masih akan mendapat dukungan software lebih panjang.
Sesuai janji perusahaan, Infinix memang memberikan dua kali pembaruan mayor Android untuk seri Note 40. Artinya, perangkat ini berpotensi menerima Android 16 dalam waktu mendatang.
Masih Layak Dipakai pada 2026
Meski sudah hadir seri lebih baru seperti Note 50 dan Note 60, banyak pengguna menilai Infinix Note 40 masih sangat layak digunakan pada 2026.
Selain performanya yang masih mumpuni, HP ini juga tetap rutin mendapatkan pembaruan sistem dan keamanan. Dukungan fitur seperti wireless charging, layar AMOLED 120Hz, hingga fast charging membuatnya tetap kompetitif di kelas harga menengah.
Bahkan sejumlah pengguna masih menjadikan Infinix Note 40 sebagai daily driver utama mereka hingga sekarang.
Dengan update terbaru XOS 15.1.2 ini, pengalaman penggunaan disebut semakin stabil, lebih mulus, dan terasa lebih modern dibanding versi sebelumnya.
Editor : Gita Dwi Nuraini