RADAR TULUNGAGUNG - Motorola resmi menghadirkan Moto G06 Power ke pasar Indonesia sebagai smartphone Rp1 jutaan yang mengandalkan baterai jumbo 7.000 mAh. Kehadiran HP ini cukup menarik perhatian karena menawarkan kombinasi daya tahan baterai besar, layar 120 Hz, hingga dual speaker Dolby Atmos di harga yang relatif terjangkau.
Namun pertanyaannya, apakah Moto G06 Power benar-benar seworth it untuk dibeli di 2026? Berdasarkan hasil review penggunaan harian hingga gaming, smartphone ini ternyata mampu tampil lebih baik dari ekspektasi awal.
Secara spesifikasi, Moto G06 Power dibekali chipset MediaTek Helio G81 Extreme, RAM 4 GB, dan penyimpanan internal 128 GB dengan tipe eMMC. Di atas kertas, konfigurasi tersebut memang terlihat biasa saja untuk kelas entry level. Apalagi RAM 4 GB sering dianggap kurang nyaman untuk multitasking modern.
Tetapi saat digunakan sehari-hari, performanya ternyata masih cukup mulus untuk kebutuhan harian seperti media sosial, browsing, streaming, hingga chatting. Walaupun sesekali muncul stutter ringan, pengalaman penggunaan secara keseluruhan masih terasa nyaman.
Skor AnTuTu yang diraih smartphone ini berada di angka 364 ribuan, tergolong standar untuk kelas harga Rp1,5 jutaan. Performanya juga disebut mirip dengan Redmi 15C atau Poco C85 yang memakai chipset serupa meski menawarkan RAM lebih besar.
Gaming Jadi Salah Satu Kejutan
Moto G06 Power ternyata masih cukup layak dipakai bermain game populer. Pengujian gaming dilakukan menggunakan koneksi WiFi untuk memastikan performa lebih stabil.
Pada game Mobile Legends dengan setting ultra dan frame rate high, HP ini mampu menghasilkan rata-rata 58,7 fps. Gameplay terasa mulus dan nyaman dimainkan untuk kebutuhan casual gaming.
PUBG Mobile dengan setting smooth ultra mendapatkan rata-rata 39,9 fps. Sementara Call of Duty Mobile berjalan di angka 58,3 fps menggunakan setting low dan frame rate high.
Free Fire menjadi salah satu game yang paling stabil dengan rata-rata 59,3 fps pada pengaturan ultra. Sedangkan Honor of Kings mencatat 52,1 fps meskipun terkadang kurang stabil ketika team fight ramai terjadi.
Untuk Genshin Impact, performanya berada di kisaran 25 sampai 30 fps menggunakan setting paling rendah. Walaupun masih bisa dimainkan, pengalaman gaming jelas tidak terlalu nyaman untuk game sekelas Genshin.
Menariknya, manajemen suhu Moto G06 Power tergolong cukup baik. Smartphone ini tidak mudah panas meski dipakai bermain game dalam durasi lama. Sayangnya, fitur bypass charging masih belum tersedia.
Kamera Cukup Oke di Kelasnya
Moto G06 Power dibekali kamera utama 50 MP dan kamera depan 8 MP. Hasil fotonya memang bukan yang terbaik, tetapi masih tergolong bagus untuk smartphone Rp1 jutaan.
Warna foto terlihat cukup natural dan detailnya masih memadai untuk kebutuhan media sosial. Kamera depannya juga dinilai cukup mengejutkan karena mampu menghasilkan kualitas video yang lumayan baik meskipun tanpa stabilisasi.
Perekaman video maksimal hanya mendukung resolusi 1080p 30 fps. Baik kamera depan maupun belakang sama-sama belum dilengkapi fitur stabilisasi video.
Saat digunakan dalam kondisi low light, hasil kamera masih cukup layak untuk kelas entry level walaupun noise mulai terlihat. Fokus kamera belakang terkadang sedikit kesulitan, tetapi secara keseluruhan kualitasnya masih bisa diapresiasi.
Layar 120 Hz dan Speaker Jadi Nilai Plus
Di sektor layar, Moto G06 Power menggunakan panel IPS 6,8 inci resolusi HD Plus dengan refresh rate 120 Hz. Pengalaman scrolling terasa lebih mulus dibanding smartphone entry level biasa.
Smartphone ini juga sudah mendukung Widevine L1 sehingga bisa digunakan streaming YouTube atau platform lain dengan kualitas tinggi. Perlindungan Corning Gorilla Glass 3 juga menjadi nilai tambah di kelas harga murah.
Salah satu keunggulan yang paling menarik justru ada pada sektor audio. Moto G06 Power dibekali dual speaker dengan dukungan Dolby Atmos yang menghasilkan suara cukup lantang dan jernih.
Kualitas speaker bahkan disebut menjadi salah satu yang terbaik di kelas harganya.
Baterai Jumbo Jadi Andalan
Nilai jual utama Moto G06 Power jelas ada pada kapasitas baterai 7.000 mAh. Dalam penggunaan normal, baterainya diklaim mampu bertahan hingga dua hari pemakaian.
Untuk pengisian daya, Motorola menyertakan charger 20 watt yang membutuhkan waktu sekitar dua jam hingga penuh.
Fitur lain yang tersedia antara lain NFC, USB OTG, jack audio 3,5 mm, FM Radio, dual SIM plus microSD, fingerprint samping, face unlock, hingga sertifikasi IP64.
Namun ada satu kekurangan yang cukup disorot, yakni navigasi Google Maps yang terkadang mengalami delay karena absennya sensor magnetik. Hal ini membuat Moto G06 Power kurang ideal dipakai driver ojek online meski punya baterai besar.
Secara keseluruhan, Moto G06 Power cocok untuk pengguna yang mencari smartphone murah dengan baterai awet, layar mulus, speaker bagus, dan performa harian yang stabil. Meski belum sempurna, HP ini tetap menjadi salah satu pilihan menarik di kelas Rp1 jutaan.
Baca Juga: Moto G06 Power Diuji Main Mobile Legends hingga PUBG, Baterai 7.000 mAh Ternyata Tahan Segini
Editor : Fadhilah Salsa Bella