JAKARTA - iQOO Z10 5G menjadi salah satu smartphone kelas menengah yang paling banyak dibicarakan pada awal 2026. Kombinasi performa kencang, baterai besar, dan harga yang masih masuk akal membuat HP ini dianggap sebagai salah satu paket paling lengkap di kelasnya.
Namun dominasi iQOO Z10 5G ternyata tidak sepenuhnya aman. Sejumlah brand mulai menghadirkan pesaing dengan spesifikasi yang tak kalah menarik, bahkan beberapa di antaranya menawarkan keunggulan di sektor layar, kamera, hingga daya tahan baterai.
Dalam video terbaru kanal YouTube Denzo Pro, setidaknya ada tujuh HP yang disebut sebagai pesaing berat iQOO Z10 5G di segmen harga Rp3 jutaan hingga Rp4 jutaan.
Tecno Pova 7 5G Andalkan Baterai dan Wireless Charging
Posisi pertama ditempati Tecno Pova 7 5G yang dianggap sebagai alternatif paling masuk akal untuk pengguna yang mengutamakan baterai besar dan fitur harian lengkap.
Smartphone ini membawa baterai 6000 mAh, sama seperti iQOO Z10 5G. Bedanya, Tecno Pova 7 sudah mendukung fast charging 45W dan wireless charging 30W yang masih cukup jarang ditemukan di kelas mid-range.
Chipset yang digunakan adalah Dimensity 7300 Ultimate fabrikasi 4nm yang dikenal efisien untuk penggunaan harian maupun gaming ringan. Layarnya memakai panel IPS LCD 144Hz dengan tingkat kecerahan mencapai 1300 nits.
Meski kualitas visual AMOLED milik iQOO masih lebih unggul, Tecno Pova 7 tetap dianggap menarik karena dibanderol mulai Rp3 jutaan.
Infinix Note 50 Pro Tawarkan Layar Curve dan Kamera OIS
Pesaing berikutnya adalah Infinix Note 50 Pro yang mengandalkan desain premium dan fitur kamera.
HP ini dibekali layar AMOLED 6,78 inci 144Hz dengan desain curve yang memberi kesan flagship. Tingkat kecerahannya mencapai 1300 nits sehingga nyaman dipakai di luar ruangan.
Di sektor kamera, Infinix menyematkan kamera utama 50MP dengan OIS dan kamera ultrawide 8MP. Kamera selfie 32MP juga menjadi nilai tambah untuk pengguna yang gemar membuat konten.
Meski belum mendukung jaringan 5G karena masih memakai chipset Helio G100 Ultimate, performanya disebut tetap stabil untuk aktivitas harian dan game populer dengan setting menengah.
Realme C85 Pro Punya Baterai 7000 mAh
Realme C85 Pro hadir dengan strategi berbeda. Smartphone ini fokus pada kapasitas baterai jumbo dan layar super terang.
Baterainya mencapai 7000 mAh, lebih besar dibanding iQOO Z10 5G. Fast charging 45W juga masih cukup kompetitif untuk pengisian daya harian.
Layarnya sudah AMOLED 120Hz dengan klaim peak brightness hingga 4000 nits. Angka tersebut jauh melampaui rata-rata HP di kelas harga Rp3 jutaan.
Namun untuk performa, Snapdragon 685 yang digunakan memang tidak dirancang untuk gaming berat. Smartphone ini lebih cocok untuk penggunaan ringan dan multimedia.
Redmi Note 14 5G Unggul di Kamera
Redmi Note 14 5G menjadi salah satu rival serius iQOO Z10 5G karena menawarkan keseimbangan spesifikasi.
HP ini memakai layar AMOLED 120Hz dengan dukungan HDR10 Plus, tingkat kecerahan 2100 nits, dan perlindungan Gorilla Glass 5.
Performanya ditopang Dimensity 7025 Ultra yang cukup stabil untuk multitasking. Walau masih berada di bawah Snapdragon 7s Gen 3 milik iQOO Z10, performanya tetap dianggap aman untuk penggunaan sehari-hari.
Keunggulan utama Redmi Note 14 5G ada di sektor kamera. Sensor utama 108MP dengan OIS dan kamera ultrawide 8MP memberikan fleksibilitas lebih untuk fotografi.
Infinix GT30 5G Cocok untuk Gamer
Untuk pengguna yang fokus gaming, Infinix GT30 5G menjadi alternatif menarik.
Smartphone ini menggunakan chipset Dimensity 7400 fabrikasi 4nm yang diklaim kencang namun tetap adem saat dipakai bermain game dalam waktu lama.
Layarnya memakai panel AMOLED 144Hz beresolusi 1,5K dengan tingkat kecerahan hingga 4500 nits.
Kamera utama 64MP ditemani lensa ultrawide 8MP autofocus, sedangkan baterai 5500 mAh dinilai masih cukup untuk penggunaan berat seharian.
Moto G67 Power 5G dan Poco X7 Ikut Mengancam
Moto G67 Power 5G hadir membawa baterai jumbo 7000 mAh dan Snapdragon 7s Gen 2. Smartphone ini cocok untuk pengguna yang mencari daya tahan baterai ekstrem.
Selain itu, Moto juga menawarkan kamera ultrawide 8MP dan kamera depan 32MP yang cukup menarik di kelasnya.
Sementara itu, Poco X7 disebut sebagai “raja value for money” karena membawa layar AMOLED 1,5K 120Hz dengan dukungan Dolby Vision dan Gorilla Glass Victus 2.
Chipset Dimensity 7300 Ultra yang digunakan memiliki performa kompetitif dengan kamera utama 50MP OIS dan kamera ultrawide 8MP.
Meski kapasitas baterainya hanya 5110 mAh, Poco X7 tetap dianggap sangat menarik berkat kualitas layar dan kamera yang lebih premium dibanding sebagian rivalnya.
Dengan banyaknya pilihan tersebut, persaingan smartphone kelas menengah pada 2026 diprediksi bakal semakin panas. iQOO Z10 5G memang masih kuat di sektor performa dan efisiensi, tetapi rival-rivalnya kini hadir dengan keunggulan yang lebih beragam sesuai kebutuhan pengguna.
Editor : Novica Satya Nadianti