JAKARTA - Nubia Neo 2 5G menjadi salah satu HP gaming Rp 3 jutaan yang cukup menarik perhatian di tahun 2026. Dengan harga mulai Rp 2.999.000, smartphone ini membawa identitas gaming yang sangat kuat, mulai dari desain futuristik, shoulder trigger, hingga fitur bypass charging yang biasanya hanya ditemukan di ponsel gaming kelas atas.
Nama Nubia sendiri sudah cukup dikenal lewat lini HP gaming premium seperti Red Magic yang dibanderol di atas Rp 10 juta. Kini, lewat Nubia Neo 2 5G, pengguna bisa merasakan sensasi gaming khas Nubia dengan harga seperempatnya.
Pertanyaannya, apakah Nubia Neo 2 5G benar-benar layak disebut HP gaming terbaik di kelas Rp 3 jutaan? Atau justru kalah menarik dibanding pesaing seperti TECNO POVA 6 dan Infinix yang juga agresif di segmen ini?
Desain Gaming yang Mencolok dan Shoulder Trigger Jadi Andalan
Secara desain, Nubia Neo 2 5G tampil sangat mencolok lewat warna Sunfire Yellow yang agresif dan penuh elemen visual ala robot futuristik. Bagian belakangnya dihiasi aksen seperti mata mekanikal, garis-garis gaming, serta detail yang membuat tampilannya sangat berbeda dari HP biasa.
Namun daya tarik utama bukan hanya desain, melainkan hadirnya Air Shoulder Trigger di sisi kanan bodi. Fitur ini sangat jarang ditemukan di kelas harga Rp 3 jutaan dan biasanya hanya tersedia di HP gaming flagship seperti ROG Phone atau Red Magic.
Shoulder trigger ini bisa dipakai untuk game FPS seperti PUBG Mobile, dengan fungsi tambahan seperti tombol scope, tembak, hingga rapid fire yang bisa diatur sesuai kebutuhan.
Performa Lebih Kencang dari Helio G99
Nubia Neo 2 5G ditenagai chipset Unisoc T820 yang sudah mendukung jaringan 5G. Ini menjadi keunggulan penting dibanding banyak pesaing di harga serupa yang masih memakai MediaTek Helio G99 dan belum mendukung 5G.
Selain itu, HP ini sudah menggunakan RAM 8GB dengan storage 256GB berteknologi UFS 3.1 serta LPDDR4X, yang membuat proses loading terasa lebih cepat dibanding HP gaming murah lain yang masih memakai UFS 2.2 atau bahkan eMMC.
Dalam pengujian benchmark AnTuTu, Nubia Neo 2 5G mencetak skor sekitar 560 ribu poin. Angka ini lebih tinggi sekitar 20 hingga 25 persen dibanding Helio G99 yang biasanya hanya berada di kisaran 450 ribuan.
Gaming Experience yang Benar-Benar Serius
Untuk Mobile Legends, Nubia Neo 2 5G sudah membuka opsi grafis Ultra dan frame rate Ultra hingga 120Hz. Namun dalam praktiknya, frame rate real-time hanya mentok di kisaran 80 fps.
Meski demikian, pengalaman bermain tetap terasa sangat nyaman berkat speaker stereo yang cukup solid, haptic feedback yang responsif, serta software Game Space yang lengkap seperti milik HP gaming flagship.
Ada juga fitur monitoring CPU, GPU, custom performance mode, screenshot cepat, screen recording, hingga brightness control langsung dari game panel.
Untuk PUBG Mobile, performanya lebih memuaskan. Game ini bisa berjalan stabil di setting Smooth Extreme 60 fps dan shoulder trigger bekerja sangat responsif tanpa delay.
Baca Juga: Update Harga Samsung Galaxy A17 5G Mei 2026: Masih Jadi Raja HP Menengah dengan Update OS 6 Tahun?
Sementara pada Genshin Impact, frame rate rata-rata berada di kisaran 40 fps, cukup baik untuk kelas harga ini. Namun suhu perangkat bisa menyentuh 45 hingga 47 derajat saat bermain lama, menandakan sistem pendinginnya belum terlalu optimal.
Baterai Besar dan Ada Bypass Charging
Nubia Neo 2 5G dibekali baterai 6000 mAh dengan fast charging 33W. Kapasitas besar ini cukup mendukung sesi gaming panjang tanpa khawatir cepat habis.
Menariknya, Nubia juga menghadirkan fitur Charge Separation atau bypass charging, yang memungkinkan daya langsung masuk ke sistem tanpa mengisi baterai saat bermain sambil charging.
Fitur ini sangat penting untuk menjaga suhu tetap stabil dan memperpanjang usia baterai, serta menjadi salah satu ciri khas HP gaming sejati.
Kamera Tidak Istimewa, Tapi Masih Layak
Sebagai HP gaming, kamera bukan fokus utama Nubia Neo 2 5G. Namun hasil fotonya ternyata masih cukup layak untuk penggunaan harian.
Foto siang hari mampu menghasilkan detail yang cukup baik dengan warna yang menarik, meski dynamic range masih lemah dan kadang hasil warnanya kurang konsisten.
Untuk foto malam, kualitasnya mulai menurun dengan hasil yang cenderung kusam dan kekuningan. Night mode wajib digunakan agar hasilnya lebih baik.
Secara keseluruhan, kualitas kameranya masih berada di bawah Infinix atau TECNO, tetapi tetap lebih baik dari ekspektasi awal untuk HP gaming berbasis Unisoc.
Kesimpulan
Nubia Neo 2 5G memang bukan HP all-rounder terbaik di harga Rp 3 jutaan. Namun untuk pengguna yang benar-benar mencari HP gaming dengan fitur spesifik seperti shoulder trigger, bypass charging, speaker stereo, dan performa kencang, ponsel ini menjadi salah satu pilihan paling menarik.
Jika prioritas utama adalah gaming serius, Nubia Neo 2 5G layak dilirik. Tapi jika menginginkan kamera lebih bagus dan performa yang lebih seimbang untuk semua kebutuhan, pilihan dari TECNO atau Infinix masih cukup kuat sebagai pesaing.
Editor : Dyah Wulandari