JAKARTA - Vivo Y28 menjadi salah satu smartphone terbaru Vivo di kelas Rp2 jutaan yang cukup menarik perhatian. Mengusung desain premium, baterai jumbo 6000 mAh, hingga fitur dual stereo speaker, HP ini disebut cocok untuk penggunaan harian dan kasual. Namun di balik kelebihannya, ada beberapa kekurangan yang cukup terasa terutama di sektor performa.
Selama penggunaan sehari-hari, Vivo Y28 memberikan pengalaman yang cukup nyaman untuk aktivitas ringan seperti media sosial, chatting, streaming video, hingga gaming santai. Smartphone ini dijual di kisaran harga Rp2,6 jutaan dengan membawa desain modern yang terlihat lebih mewah dibanding beberapa rival di kelas harga serupa.
Bagian bodinya tampil solid dengan kombinasi warna yang elegan serta modul kamera yang terlihat premium. Ketebalan bodinya hanya sekitar 8,09 mm sehingga masih nyaman digenggam meski membawa baterai berkapasitas besar.
Desain Premium dan Audio Stereo
Vivo Y28 hadir dengan desain punch hole display yang membuat tampilannya terlihat lebih modern dibanding generasi sebelumnya. Selain itu, smartphone ini juga sudah dibekali sertifikasi IP64 yang membuatnya tahan debu dan cipratan air.
Untuk urusan audio, Vivo menyematkan dual stereo speaker yang menghasilkan suara lebih lantang dibanding speaker mono biasa. Meski kualitas bass-nya tidak terlalu kuat, pengalaman mendengarkan musik dan menonton video tetap terasa lebih nyaman di kelas harganya.
Secara keseluruhan, desain dan tampilan menjadi salah satu nilai jual utama Vivo Y28. Kombinasi desain kekinian, bodi tipis, dan build quality solid membuat HP ini terasa lebih premium dari banderol harganya.
Layar IPS 90 Hz dengan Brightness 1000 Nits
Pada sektor layar, Vivo Y28 menggunakan panel IPS LCD beresolusi HD Plus dengan refresh rate 90 Hz. Meski belum memakai resolusi Full HD Plus seperti beberapa kompetitor, kualitas tampilannya ternyata tetap memuaskan.
Warna yang dihasilkan terlihat cukup tajam dengan saturasi yang tergolong hidup. Layarnya juga responsif untuk scrolling media sosial maupun bermain game ringan.
Salah satu keunggulan terbesar ada pada tingkat kecerahan layar yang mencapai 1000 nits. Dengan brightness setinggi itu, layar tetap nyaman digunakan di bawah sinar matahari langsung atau aktivitas outdoor.
Performa Masih Jadi Kekurangan
Di sektor dapur pacu, Vivo Y28 ditenagai chipset MediaTek Helio G85 fabrikasi 12 nm. Chipset ini dipadukan dengan RAM 8 GB dan penyimpanan internal 128 GB yang masih dapat diperluas menggunakan microSD.
Sayangnya, jenis storage yang digunakan masih eMMC, bukan UFS seperti beberapa kompetitor di harga yang sama. Selain itu, slot SIM tray yang digunakan juga masih hybrid sehingga pengguna harus memilih antara dual SIM atau tambahan microSD.
Skor AnTuTu Vivo Y28 berada di kisaran 267 ribuan poin. Untuk penggunaan sehari-hari performanya memang masih cukup lancar, tetapi untuk gaming berat terasa kurang maksimal.
Game Mobile Legends masih dapat dimainkan dengan cukup mulus di setting Ultra dan frame rate High. Namun saat digunakan bermain PUBG Mobile, performanya terasa biasa saja dengan pengalaman gaming yang kurang nyaman.
Kekurangan lain ada pada sensor gyroscope yang masih menggunakan software atau virtual gyro sehingga responsnya terasa delay saat bermain game FPS.
Baterai Jumbo dan Fast Charging 44 Watt
Sektor baterai menjadi salah satu keunggulan utama Vivo Y28. Smartphone ini dibekali baterai 6000 mAh yang mampu bertahan seharian untuk penggunaan normal.
Dalam pengujian harian, baterainya hanya berkurang 13 persen setelah digunakan menonton YouTube selama dua jam. Sedangkan bermain Mobile Legends selama 40 menit hanya menghabiskan sekitar 8 persen daya.
Vivo juga melengkapi Y28 dengan teknologi 44W Flash Charging. Pengisian daya dari 10 persen hingga penuh hanya membutuhkan waktu sekitar 1 jam 26 menit.
Kamera 50 MP dan Video Full HD
Untuk sektor fotografi, Vivo Y28 membawa kamera utama 50 MP, kamera depth 2 MP, dan kamera selfie 8 MP. Hasil fotonya dinilai cukup memuaskan dengan detail yang baik serta warna yang kontras khas Vivo.
Baik kamera depan maupun belakang mampu menghasilkan foto yang tajam di kondisi indoor maupun outdoor. Namun untuk video, HP ini masih memiliki kekurangan karena belum mendukung stabilisasi EIS.
Perekaman video maksimal hanya mencapai resolusi Full HD 30 FPS sehingga hasil rekaman masih terlihat cukup goyang saat digunakan sambil berjalan.
Secara keseluruhan, Vivo Y28 lebih cocok untuk pengguna kasual yang mencari HP dengan desain mewah, baterai awet, dan sistem operasi nyaman. Namun bagi pengguna yang fokus pada gaming berat, performa Vivo Y28 mungkin terasa kurang memuaskan di kelas harga Rp2 jutaan.
Editor : Novica Satya Nadianti