JAKARTA - Poco X7 Pro langsung mencuri perhatian sebagai penerus sukses Poco X6 Pro yang selama ini dikenal mendominasi pasar smartphone gaming kelas Rp5 jutaan. Lewat berbagai peningkatan signifikan, Poco X7 Pro disebut hadir bukan sekadar penyegaran biasa, tetapi menjadi ancaman baru bagi kompetitor di segmen menengah premium.
Dalam ulasan terbaru kanal YouTube GadgetIn, Poco X7 Pro disebut membawa banyak upgrade penting yang membuat posisinya semakin sulit disaingi. Mulai dari desain, performa, layar, baterai, hingga kamera, semuanya mengalami peningkatan dibanding generasi sebelumnya.
Keyword utama Poco X7 Pro bahkan diprediksi bakal menjadi salah satu smartphone paling dicari tahun ini, terutama oleh pengguna yang mengincar performa flagship dengan harga lebih terjangkau.
Desain Poco X7 Pro Kini Lebih Dewasa
Salah satu perubahan paling mencolok dari Poco X7 Pro ada di sisi desain. Jika Poco X6 Pro tampil lebih agresif dengan modul kamera besar, kini Poco memilih pendekatan yang lebih minimalis dan elegan.
Modul kamera belakang hanya menggunakan dua lingkaran utama sehingga tampil lebih bersih. Smartphone ini juga sudah mengantongi sertifikasi tahan air yang membuatnya lebih aman terkena hujan maupun cipratan air.
Poco juga menghadirkan beberapa pilihan warna baru, termasuk edisi spesial Iron Man yang tampil mencolok untuk penggemar Marvel. Sementara versi reguler hadir dengan nuansa lebih kalem dan premium.
Baca Juga: Realme Narzo 80 Pro dan Narzo 80X Resmi Meluncur, Sama-sama Baterai 6000 mAh tapi Speknya Beda Jauh
Fitur-fitur unggulan seperti stereo speaker, NFC, IR Blaster, fingerprint in-display, gyro hardware, hingga dual SIM tetap dipertahankan sebagai nilai jual utama.
Layar Lebih Cerah dan Tangguh
Poco X7 Pro menggunakan panel AMOLED 6,67 inci dengan resolusi 1.5K serta refresh rate adaptif hingga 120Hz. Namun peningkatan paling terasa ada pada tingkat kecerahan dan perlindungan layarnya.
Kini perangkat menggunakan Corning Gorilla Glass 7i yang diklaim dua kali lebih tahan benturan dan goresan dibanding generasi sebelumnya. Peak brightness juga melonjak hingga 3200 nits.
Dalam penggunaan outdoor, layar Poco X7 Pro disebut lebih nyaman dipakai saat berada di bawah sinar matahari langsung dibanding Poco X6 Pro.
Performa Dimensity 8400 Makin Buas
Di sektor dapur pacu, Poco X7 Pro ditenagai chipset MediaTek Dimensity 8400 yang menjadi penerus Dimensity 8300 pada Poco X6 Pro.
RAM 12GB LPDDR5X dan memori internal 512GB UFS 4.0 membuat performanya sangat kencang untuk multitasking maupun gaming berat.
Game seperti Mobile Legends dan PUBG Mobile disebut mampu berjalan stabil hingga 120 fps tanpa kendala berarti. Namun saat memainkan game berat seperti Genshin Impact, perangkat masih mengalami throttling ketika suhu mulai tinggi.
Reviewer menyebut suhu perangkat bisa menyentuh 45 derajat Celsius saat performa dipaksa maksimal. Meski sudah dibekali vapor chamber cooling, Poco X7 Pro tetap terasa panas ketika digunakan bermain game dalam waktu lama.
Baterai 6000 mAh Jadi Senjata Baru
Peningkatan lain yang paling mencuri perhatian ada di sektor baterai. Poco X7 Pro kini menggunakan baterai 6000 mAh berbasis teknologi silikon karbon.
Kapasitas besar tersebut tetap hadir tanpa membuat bodi menjadi lebih tebal. Untuk gaming, konsumsi baterainya tergolong irit.
Bermain Mobile Legends 120 fps selama 30 menit hanya menghabiskan sekitar 10 persen baterai. Sedangkan Genshin Impact di setting tertinggi menguras sekitar 13 persen.
Kecepatan pengisian daya juga meningkat dari 67W menjadi 90W. Pengisian 10 menit bisa mencapai 32 persen, sedangkan baterai penuh hanya membutuhkan waktu sekitar 42 menit.
Kamera Lebih Matang untuk Foto Malam
Meski resolusi kamera utama turun menjadi 50MP, hasil foto Poco X7 Pro justru dinilai lebih matang dibanding pendahulunya.
Kamera menghasilkan warna lebih kontras dengan detail malam yang lebih rapi dan minim noise. Foto malam terlihat lebih natural dengan pencahayaan yang tidak berlebihan.
Namun sektor video selfie masih menjadi kelemahan. Kamera depan hanya mampu merekam hingga 1080p 30fps, kalah dibanding beberapa rival yang sudah mendukung 4K atau 60fps.
Selain itu, iklan bawaan di sistem HyperOS juga masih menjadi kekurangan klasik yang belum hilang dari perangkat Xiaomi dan Poco.
Meski begitu, dengan sederet peningkatan yang dibawa, Poco X7 Pro tetap disebut sebagai salah satu smartphone paling worth it di kelas harga Rp5 jutaan, terutama bagi pengguna yang mencari performa tinggi dan baterai awet.
Editor : Novica Satya Nadianti