JAKARTA - Poco X7 Pro kembali menjadi bahan pembahasan setelah digunakan selama sekitar lima bulan oleh pengguna aktif. Perangkat ini dinilai masih menawarkan performa kelas atas di segmen harga Rp4–5 jutaan, meski tetap menyisakan sejumlah catatan yang tidak bisa diabaikan.
Di sisi lain, Poco X6 Pro yang menjadi generasi sebelumnya masih sering dijadikan pembanding karena karakter performanya yang serupa, terutama di sektor gaming dan efisiensi harga.
Berdasarkan pengalaman penggunaan jangka menengah, Poco X7 Pro disebut sebagai salah satu smartphone dengan rasio harga dan performa paling agresif di kelasnya, namun tetap memiliki kompromi di beberapa aspek penting.
Desain dan Build Quality Lebih Solid
Salah satu peningkatan paling terasa ada pada desain dan kualitas material. Poco X7 Pro hadir dengan tampilan lebih minimalis dan modern dibanding generasi sebelumnya. Build quality juga disebut lebih solid, terutama pada bagian frame yang tidak lagi terasa ringkih seperti pendahulunya.
Meski begitu, bagian back cover masih dinilai sedikit kopong dan cembung, terutama pada unit tertentu. Hal ini dianggap masih wajar mengingat versi Indonesia membawa penyesuaian kapasitas baterai.
Performa Dimensity 8400 Ultra Masih Jadi Senjata Utama
Dari sisi performa, Poco X7 Pro masih menjadi salah satu yang paling kuat di kelasnya. Dengan chipset Dimensity 8400 Ultra, perangkat ini mampu mencetak skor AnTuTu di kisaran 1,5 juta lebih.
Kombinasi RAM 12GB dan storage 512GB UFS 4.0 membuatnya sangat mumpuni untuk multitasking, gaming berat, hingga editing video. Dalam penggunaan harian, performa disebut sangat lancar tanpa hambatan berarti.
Bahkan dibandingkan kompetitor di kelas harga yang sama, Poco X7 Pro masih unggul dalam hal tenaga mentah, menjadikannya salah satu perangkat paling agresif di segmen mid-range.
Suhu Lebih Terkontrol Saat Gaming
Salah satu peningkatan dibanding generasi sebelumnya adalah manajemen suhu. Dalam pemakaian normal, suhu perangkat cenderung stabil dan hanya terasa hangat.
Saat bermain game berat seperti Genshin Impact atau Honkai: Star Rail, suhu berkisar di 45–46 derajat Celsius. Meski tetap panas, kondisi ini masih lebih baik dibanding Poco X6 Pro yang bisa mencapai suhu lebih tinggi.
Baca Juga: Realme Narzo 80 Lite Kuat Main Free Fire? Ini Hasil Gaming Test, BGMI Masih Ada Lag
Namun, pada titik suhu tertentu, sistem akan menurunkan performa untuk menjaga stabilitas perangkat.
Layar AMOLED Masih Jadi Nilai Jual Kuat
Poco X7 Pro menggunakan panel AMOLED 1.5K yang tetap menjadi salah satu yang terbaik di kelasnya. Tingkat kecerahan yang mencapai 3.200 nits serta proteksi Gorilla Glass 7i menjadi peningkatan signifikan.
Kualitas visual tetap menjadi salah satu keunggulan utama, terutama untuk konsumsi media dan gaming.
Baca Juga: Vivo Y28 Bikin Kaget! HP Rp2 Jutaan dengan Baterai 6000 mAh, Desain Mewah dan Stereo Speaker
Kamera Video Lebih Stabil, Foto Masih Kontras
Sektor kamera menjadi bagian dengan hasil campuran. Untuk video, Poco X7 Pro dinilai cukup baik dengan dukungan perekaman hingga 4K 60fps pada kamera belakang serta stabilisasi yang solid.
Namun untuk foto, hasilnya sering dianggap terlalu kontras dengan proses warna yang kurang natural. Kondisi ini tidak banyak berubah meski sudah menerima beberapa pembaruan software.
Baterai 6000 mAh: Cukup, Tapi Bukan Terbaik
Meski membawa kapasitas besar 6000 mAh, daya tahan Poco X7 Pro dinilai hanya cukup standar. Rata-rata Screen On Time berkisar 6–7 jam dalam penggunaan campuran.
Jika dibandingkan dengan beberapa kompetitor di kelas yang sama, daya tahannya masih bisa dikalahkan oleh perangkat lain dengan optimasi baterai lebih baik.
Speaker, Bluetooth, dan HyperOS Jadi Catatan
Untuk audio, speaker stereo Poco X7 Pro dinilai kurang bertenaga. Bass terasa tipis dan getaran bodi cukup terasa pada volume tinggi.
Sistem operasi HyperOS juga masih menyisakan masalah stabilitas seperti bug ringan dan lag pada beberapa kondisi penggunaan. Meski mendapatkan dukungan update jangka panjang, optimalisasi software dinilai masih perlu ditingkatkan.
Selain itu, beberapa pengguna melaporkan masalah pada koneksi Bluetooth berupa distorsi audio yang belum sepenuhnya terselesaikan.
Kesimpulan: Masih Raja Value di Kelasnya
Secara keseluruhan, Poco X7 Pro tetap menjadi salah satu smartphone dengan value terbaik di kelas Rp4–5 jutaan. Performa tinggi, layar berkualitas, dan kamera video yang stabil menjadi kekuatan utama perangkat ini.
Namun, beberapa kompromi seperti baterai yang hanya standar, speaker kurang bertenaga, serta software yang belum sepenuhnya stabil membuatnya belum bisa disebut sempurna.
Meski begitu, di segmen harga yang sama, Poco X7 Pro masih sulit disaingi dalam hal performa murni, menjadikannya tetap relevan untuk penggunaan jangka menengah hingga panjang.
Editor : Novica Satya Nadianti