Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Bawa Baterai Monster 6000 mAh, Redmi 15C Resmi Meluncur Jadi HP Murah Paling Dicari Tahun 2026, Simak Kelebihan dan Kekurangannya!

Vicky Permana Saputra • Senin, 18 Mei 2026 | 16:18 WIB
Redmi 15C resmi meluncur dengan baterai monster 6000 mAh dan layar 6,9 inci. Simak ulasan lengkap kelebihan dan kekurangan HP murah terbaru ini!(Pinterest)
Redmi 15C resmi meluncur dengan baterai monster 6000 mAh dan layar 6,9 inci. Simak ulasan lengkap kelebihan dan kekurangan HP murah terbaru ini!(Pinterest)

JAKARTA – Tren pasar smartphone di tanah air sepanjang tahun 2025 ini tampaknya bakal menjadi panggung utama bagi ponsel pintar dengan kapasitas daya super jumbo. Mengawali persaingan ketat di kelas entry-level, Xiaomi secara resmi memperkenalkan Redmi 15C sebagai andalan terbarunya. Kehadiran gawai murah ini langsung menyita perhatian publik berkat lompatan spesifikasi yang terbilang berani, terutama pada sektor ketahanan daya yang kini disokong baterai berkapasitas monster sebesar 6.000 mAh.

Kapasitas daya yang dibawa oleh Redmi 15C ini tercatat jauh lebih besar ketimbang suksesor terdahulunya, Redmi 14C, yang kala itu hanya mentok di angka 5.160 mAh. Di atas kertas, peningkatan kapasitas baterai yang masif ini otomatis menjamin ketahanan operasional perangkat yang jauh lebih prima untuk menunjang segala aktivitas produktivitas maupun hiburan harian para penggunanya tanpa perlu sering mengisi daya.

Langkah penyegaran yang dilakukan Xiaomi pada Redmi 15C ini tidak sebatas pada urusan suplai daya semata. Ponsel cerdas kelas ekonomis ini juga datang membawa area visual atau layar yang jauh lebih lega, adopsi ekosistem perangkat lunak (software) paling mutakhir saat rilis, hingga kepemilikan sertifikasi ketahanan bodi (IP rating). Kendati demikian, calon konsumen tetap harus cermat lantaran sebagian besar detail spesifikasi intinya dinilai masih identik dengan generasi pendahulunya.

Baca Juga: Tulungagung Genjot Produksi Tebu Lewat Perluasan Lahan 3 Ribu Hektare, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Layar 6,9 Inci yang Super Lega dengan Refresh Rate 120Hz

Beralih pada aspek visual, salah satu kelebihan mencolok dari perangkat ini adalah bentang layarnya yang kini meluas hingga ukuran 6,9 inci. Dimensi panel yang luar biasa lapang tersebut memastikan pengalaman menikmati konten multimedia, menjelajahi lini masa media sosial, hingga bermain game akan terasa jauh lebih memuaskan. Ketahanan fisiknya juga tidak main-main karena area depan sudah dilapisi kaca proteksi Corning Gorilla Glass 3 yang kokoh dan tidak mudah tergores.

Sisi pergerakan animasi layar terasa sangat mulus dan responsif berkat dukungan teknologi refresh rate tinggi yang mencapai angka 120Hz. Sayangnya, aspek estetika layar depan agaknya masih menyisakan catatan tersendiri. Ketebalan bingkai (bezel) ponsel ini dinilai masih sama dengan rasio layar ke bodi yang berada di angka 84,3 persen, ditambah penggunaan desain poni konvensional bergaya water drop notch yang terkesan agak ketinggalan zaman untuk standar desain masa kini.

Panel yang digunakan sendiri masih berbasis IPS LCD dengan resolusi yang tertahan di tingkat HD Plus. Konfigurasi resolusi layar tersebut mungkin akan terasa kurang tajam bagi mata konsumen yang sudah terbiasa memandang panel beresolusi Full HD Plus. Meski begitu, pihak pabrikan mengklaim bahwa kualitas visual yang disajikan masih sangat mumpuni dan nyaman dinikmati untuk kebutuhan menonton film favorit ataupun aktivitas harian lainnya.

Baca Juga: Update Taspen Pensiunan 2026 Terbaru Hari Ini, Ada Sinyal Kenaikan Gaji dan Perubahan Sistem Pencairan Dana

Dapur Pacu Helio G81 Ultra dan OS HyperOS 2 Berbasis Android 15

Urusan performa, gawai pintar ini memercayakan pasokan dayanya pada dapur pacu bikinan MediaTek, yakni chipset Helio G81 Ultra. Pemilihan prosesor ini cukup memicu perdebatan karena merupakan jenis chipset yang sama persis dengan yang tertanam pada seri terdahulu, yang berarti tidak akan ada lompatan performa komputasi yang radikal. Chipset dengan fabrikasi 12 nanometer ini ditopang oleh 8 inti prosesor yang terdiri dari 2 core Cortex-A75 berkecepatan 2 GHz untuk performa, serta 6 core Cortex-A55 dengan kecepatan 1,8 GHz demi efisiensi daya. Pengolahan grafisnya sendiri dikerjakan oleh GPU Mali-G52 MP2.

Kabar baiknya, sisi manajemen perangkat lunak ponsel ini terbilang sangat segar. Saat pertama kali dibuka dari kotak penjualan, gawai ini dipastikan langsung menjalankan sistem operasi teranyar Android 15 yang dibalut antarmuka HyperOS 2. Integrasi sistem operasi baru ini membawa sejumlah keunggulan fitur modern, termasuk beberapa fitur pintar yang sudah berbasis kecerdasan buatan (AI). Kapasitas RAM yang disediakan juga terhitung longgar untuk kelas harganya, yakni berada di angka 8GB dengan tipe LPDDR4X.

Sementara untuk ruang penyimpanan internal, konsumen diberikan opsi kapasitas seluas 128 GB atau 256 GB. Pengguna yang memiliki kebutuhan penyimpanan file berukuran besar tidak perlu risau karena Xiaomi menyediakan slot kartu Micro SD khusus (dedicated slot) yang mampu menampung memori tambahan hingga kapasitas 1 TB. Dukungan ekspansi ini sangat krusial, sebab semakin longgar ruang penyimpanan yang tersisa, maka kestabilan performa ponsel pun akan terjaga secara optimal.

Baca Juga: Berita Pensiunan PNS Terbaru Hari Ini Indonesia, Kabar Soal Gaji, Tunjangan dan Nasib ASN Purnabakti Jadi Perhatian

Fitur Pengisian Daya 33 Watt dan Catatan Sektor Kamera

Sebagai penyeimbang kapasitas baterainya yang masif, sektor pengisian daya juga mengalami peningkatan signifikan menjadi 33 Watt. Pembaruan fitur pengisian daya ini menjadi solusi krusial agar proses pengisian ulang daya tidak memakan waktu terlalu lama. Dari segi konektivitas, perangkat ini membawa paket lengkap di kelas harganya, mulai dari Wi-Fi dual band, Bluetooth 5.4, hingga ketersediaan fitur NFC. Untuk urusan keamanan biometric, sensor sidik jari diletakkan secara ergonomis di bagian samping bodi (side-mounted fingerprint) sehingga mudah dijangkau oleh ibu jari.

Penampilan fisik bagian belakang pun dirombak total. Xiaomi menanggalkan modul lingkaran besar pada seri terdahulu yang sempat menuai kritik, dan menggantinya dengan modul persegi minimalis yang lebih bersih. Di dalam modul tersebut, tertanam konfigurasi kamera utama beresolusi 50 megapiksel (f/1.8) dengan dukungan PDAF serta teknologi Xiaomi Imaging Engine untuk mempercepat proses penangkapan gambar. Sedangkan untuk kebutuhan swafoto, tersemat kamera depan beresolusi 8 megapiksel.

Namun, keterbatasan tetap dijumpai pada sektor videografi dan multimedia. Kemampuan rekam video kamera depan maupun belakang ponsel ini dinilai biasa saja karena mentok di resolusi 1080p pada kecepatan 30 fps tanpa adanya fitur stabilisasi gyro-EIS, sehingga tangkapan video rentan berguncang. Sektor audio juga harus menerima pemangkasan karena hanya menggunakan sistem pengeras suara tunggal alias mono speaker, yang suaranya bisa tersumbat total jika lubang pengeras suara di bagian bawah bodi tidak sengaja tertutup oleh jari tangan saat digenggam.

Baca Juga: Update Taspen Pensiunan 2026 Terbaru Hari Ini, Kabar Gembira! Gaji dan Tunjangan Pensiunan Berpotensi Naik Lagi

Editor : Vicky Permana Saputra
#HP baterai 6000 mAh #Redmi 15C #HP Murah Xiaomi #Spesifikasi Redmi 15C #harga redmi 15c