BLITAR – Gebrakan besar kembali terjadi di pasar smartphone kelas entry-level tanah air pada tahun 2026 ini. Di saat produsen ponsel lain terpaksa menaikkan harga jual akibat isu kelangkaan komponen memori global, sebuah merek pendatang baru bernama Inoi justru melakukan langkah ekstrem yang berani melawan arus. Produsen tersebut secara resmi merilis Inoi A75 Elegance, gawai murah dengan kapasitas ruang penyimpanan yang sangat masif di kelas harganya.
Kehadiran produk Inoi A75 Elegance langsung memicu kehebohan di kalangan pencinta gadget karena dibanderol dengan harga yang sangat miring, yakni berkisar di angka Rp 1,7 jutaan saja. Nilai jual yang paling membuat geleng-geleng kepala adalah kepemilikan memori internal (storage) berkapasitas monster mencapai 512 GB. Kapasitas ruang penyimpanan seluas itu tentu menjadi fenomena langka yang hampir mustahil ditemukan pada jajaran ponsel pintar murah kelas satu jutaan merek lain.
Tidak sekadar menjual kapasitas ruang penyimpanan yang besar, daya pikat Inoi A75 Elegance ini kian lengkap berkat paket penjualan yang sangat royal di dalam boksnya. Konsumen dipastikan langsung mendapatkan unit pengisi daya cepat (fast charging) berkekuatan 33 Watt, kabel data berarsitektur tebal, pelindung bodi (hard case bening), hingga aksesori penunjang audio berupa headset kabel bawaan yang posisinya tersembunyi rapi di dalam kemasan penjualan.
Spesifikasi Mewah Layar Punch Hole 120Hz dan Chipset Helio G99
Menengok pada aspek eksterior, gawai tangguh ini membawa panel visual yang sangat lapang berukuran 6,8 inci. Area depan ponsel pintar ini tampak sangat modern berkat adopsi kamera swafoto berdesain lubang dilayar (punch hole) beresolusi 24 megapiksel, meninggalkan desain poni konvensional. Layarnya pun sudah mengadopsi teknologi tingkat penyegaran tinggi mencapai 120Hz dengan resolusi tajam Full HD berpanel IPS LCD yang mendukung interaksi hingga 10 titik sentuhan sekaligus (multitouch).
Urusan dapur pacu, performa komputasi perangkat ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Ponsel pintar kelas ekonomis ini mempercayakan pasokan tenaganya pada prosesor MediaTek Helio G99 yang sangat populer berkat kestabilan kinerjanya. Chipset tangguh tersebut dikombinasikan dengan kapasitas RAM fisik sebesar 8 GB yang masih bisa diekspansi via fitur RAM virtual hingga total mencapai 16 GB, serta pengolahan grafis yang ditopang oleh GPU Mali-G57 MC2.
Komponen ruang penyimpanan internal 512 GB milik gawai ini juga sudah berbasis teknologi UFS 2.2 yang terkenal sangat ngebut. Berdasarkan hasil pengujian teknis, kecepatan proses baca dan tulis data pada memori internal ponsel ini mampu menembus kecepatan hingga 1 GB per detik. Pengujian performa sintetis menggunakan aplikasi benchmark AnTuTu versi 10 juga sukses menorehkan pencapaian skor yang cukup tinggi berada di kisaran angka 420 ribuan poin.
Sistem Android Ringan Tanpa Iklan dan Kamera Utama 50MP
Kelebihan lain yang ditawarkan oleh perangkat ini adalah adopsi sistem operasi Android 14 yang memiliki karakteristik sangat ringan karena mengusung antarmuka mendekati Stock Android. Alhasil, performa sistem harian terasa sangat saset, bersih, serta terbebas dari kustomisasi berat maupun gangguan iklan bawaan yang kerap dikeluhkan konsumen pada ponsel murah. Xiaomi pun memberikan dukungan sensor yang lengkap, mulai dari giroskop berbasis perangkat keras (hardware), sensor cahaya, hingga ketersediaan fitur konektivitas modern NFC.
Pada sektor dokumentasi, area punggung gawai ini dilengkapi konfigurasi tiga lensa kamera dengan sensor kamera utama beresolusi 50 megapiksel yang didampingi oleh lampu LED flash. Kemampuan rekam videografinya sudah mendukung resolusi 1080p pada kecepatan tinggi 60 fps lengkap dengan fitur stabilisasi video bawaan. Seluruh performa tangguh tersebut disuplai oleh baterai berkapasitas 5.000 mAh yang mampu menghasilkan catatan waktu aktif (Screen on Time) hingga 7 jam pemakaian harian secara beruntun.
Editor : Vicky Permana Saputra