JAKARTA – Pasar smartphone kelas menengah di tanah air kembali dihebohkan oleh gebrakan teranyar dari Xiaomi. Kurang lebih setahun setelah kesuksesan seri Note 14, pabrikan teknologi raksasa asal Tiongkok ini resmi meluncurkan suksesor utamanya, yakni Redmi Note 15 Pro Plus. Ponsel pintar kelas midrange premium ini datang membawa predikat sebagai "HP Badak" yang tidak hanya mengandalkan kemewahan visual, melainkan performa durabilitas fisik yang sangat ekstrem di kelasnya.
Ketangguhan nilai jual Redmi Note 15 Pro Plus langsung dibuktikan secara riil melalui serangkaian pengujian ekstrem di alam terbuka. Berbeda dengan ponsel pintar rata-rata yang ringkih, gawai tempur besutan Xiaomi ini dibekali dengan paket sertifikasi ketahanan air dan debu paling lengkap, mulai dari IP66, IP68, IP69, hingga level tertinggi IP69K. Konfigurasi tangguh ini mengizinkan bodi perangkat terendam di dalam air pada kedalaman hingga 2 meter selama 24 jam penuh tanpa kendala.
Lompatan spesifikasi pada Redmi Note 15 Pro Plus ini menjadikannya sebagai gawai allrounder tangguh yang sangat ideal bagi konsumen urban berjiwa petualang. Untuk menguji ketahanan fisiknya, perangkat ini dibawa langsung menerjang medan ekstrem di kawasan Curug Wallet, Bogor. Mulai dari basah-basahan di bawah guyuran air terjun, terendam di aliran sungai, hingga berulang kali terjatuh di atas bebatuan, perangkat ini terbukti tetap bekerja secara andal dan reliable.
Desain Semi-Curve Kokoh Berlapis Gorilla Glass Victus 2
Menengok pada aspek eksterior, Xiaomi membawa penyegaran bahasa desain pada Redmi Note 15 Pro Plus. Berbeda dari generasi terdahulu yang mengadopsi layar lengkung air terjun (curve) ekstrem di sisi kanan dan kiri, generasi teranyar ini beralih menggunakan panel datar dengan sentuhan lengkungan tipis (semi-curve) di keempat sudut sisinya. Perubahan struktural ini menghasilkan impresi bodi yang terasa jauh lebih tegas, presisi, serta mantap saat digenggam tangan. Rangkanya mengandalkan material polikarbonat solid berdaya tahan tinggi terhadap benturan ekstrem.
Area visual depan ponsel pintar ini juga telah dilapisi oleh kaca proteksi premium Corning Gorilla Glass Victus 2 yang sangat tangguh dalam menahan goresan tajam. Sektor tampilannya sendiri mengandalkan kemewahan panel AMOLED beresolusi tinggi 1.5K dengan refresh rate 120 Hz, serta memiliki tingkat kecerahan puncak mencapai 1.800 nits HBM. Alhasil, layar tetap memanjakan pandangan mata secara optimal meskipun sedang dioperasikan di bawah terik matahari luar ruangan (outdoor).
Performa Snapdragon 7S Gen 4 dan Skor AnTuTu Satu Juta
Urusan dapur pacu, performa komputasi gawai tangguh ini dipersenjatai oleh prosesor berarsitektur muda, yakni Qualcomm Snapdragon 7S Gen 4. Chipset bertenaga gahar yang dibangun di atas proses fabrikasi 4 nanometer ini membawa peningkatan performa yang mumpuni dibandingkan suksesor terdahulunya. Dalam pengujian aplikasi benchmark sintetis AnTuTu versi 11, perolehan skor ruang pacu gawai ini sukses menembus angka yang sangat fantastis di kisaran 1 juta poin. Kestabilan sistemnya saat diuji via 3D Mark Wild Life Stress Test juga mencatatkan pencapaian hampir sempurna di angka 99 persen bebas lag.
Ponsel cerdas ini meluncur ke pasaran dengan opsi varian penyimpanan internal (storage) super lapang seluas 512 GB yang dipadukan bersama kapasitas RAM longgar bertipe LPDDR5X. Untuk sektor multimedia, Xiaomi menanamkan dual stereo speaker atas bawah yang sangat lantang dengan dukungan fitur extra loudness hingga 400 persen. Kehadiran speaker nyaring ini sangat krusial untuk menunjang aktivitas komunikasi di lingkungan outdoor yang bising tanpa perlu menggunakan bantuan aksesori TWS.
Ketahanan Baterai Badak SOT 8 Jam dan Kamera 200 Megapiksel OIS
Peningkatan paling radikal pada perangkat ini dirasakan pada sektor suplai daya tahan. Kapasitas baterainya melonjak drastis sebesar 27 persen menjadi 6.500 mAh, melesat jauh dari seri sebelumnya yang hanya dibekali tangki daya sebesar 5.110 mAh. Berdasarkan hasil pengujian riil penggunaan aktif harian untuk navigasi Google Maps berjam-jam, menonton video streaming, hingga proses penyuntingan video di aplikasi CapCut, baterai badak ini terbukti awet dari jam 6 pagi hingga jam 9 malam dengan menyisakan daya 38 persen serta mencatatkan waktu aktif layar (Screen on Time/SOT) selama 8 jam 17 menit beruntun.
Manajemen pengisian ulangnya didukung teknologi pengisian daya super cepat 100 Watt Hyper Charge. Hanya membutuhkan waktu setengah jam untuk mengisi daya baterai monster ini hingga kapasitas 50 persen, dan terisi penuh 100 persen dalam waktu kisaran 1 jam 3 menit saja. Sementara pada sektor dokumentasi, gawai tangguh ini dipersenjatai kamera utama beresolusi fantastis 200 megapiksel yang dilengkapi sistem stabilisasi gambar optik (OIS) berkemampuan rekam video beresolusi tinggi 4K pada kecepatan 30 fps, didampingi kamera swafoto depan beresolusi 1080p 30 fps yang stabil, serta lensa ultrawide beresolusi 8 megapiksel yang sangat fungsional untuk mengabadikan lanskap alam luas.
Editor : Vicky Permana Saputra