RADAR TULUNGAGUNG - Persaingan HP 2 jutaan terbaik Mei 2026 makin panas dan sulit dipercaya.
Jika dulu smartphone murah identik dengan performa lambat, layar seadanya, hingga baterai boros, kini kondisinya berubah total.
Bahkan di harga Rp 2 jutaan kecil, pengguna sudah bisa menikmati layar 120 Hz, baterai jumbo, NFC, hingga desain premium yang sebelumnya hanya ada di kelas menengah.
Tren ini membuat pasar entry level semakin menarik, terutama bagi pelajar, mahasiswa, hingga pekerja yang membutuhkan smartphone murah dengan fitur lengkap.
Beberapa merek seperti Redmi, Vivo, Poco, Infinix, dan Tecno mulai saling sikut menghadirkan spesifikasi agresif demi menarik perhatian konsumen.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Redmi 15C. Smartphone ini disebut-sebut bakal jadi favorit di kelas entry level karena menawarkan kombinasi fitur lengkap dan harga kompetitif.
Baca Juga: Oppo A5 Pro 5G Kini Turun Harga Rp3,5 Jutaan, HP Tahan Banting dengan Baterai Awet Ini Jadi Buruan
Redmi 15C Tawarkan Value Tinggi
Redmi 15C hadir dengan layar 6,9 inci HD Plus ber-refresh rate 120 Hz. Pengalaman scrolling media sosial, menonton video, hingga bermain game ringan terasa lebih mulus dibanding generasi HP murah sebelumnya.
Tidak hanya itu, tingkat kecerahan mencapai 810 nits membuat layar masih nyaman dipakai di luar ruangan. Untuk performa, Redmi 15C mengandalkan chipset Helio G81 Ultra yang dinilai cukup kuat untuk game populer seperti Mobile Legends, Free Fire, hingga PUBG Mobile setting ringan.
Pilihan RAM hingga 8 GB dan storage 256 GB menjadi nilai tambah tersendiri. Kamera utama 50 MP juga dianggap cukup mumpuni untuk kebutuhan fotografi harian selama kondisi cahaya mendukung.
Yang paling menarik justru sektor baterai. Redmi 15C dibekali kapasitas 6.000 mAh dengan fast charging 33W. Fitur tambahan seperti NFC, sertifikasi IP64, dan dukungan upgrade Android hingga empat generasi membuat HP ini terasa sangat kompetitif di kelas harga Rp 2 jutaan.
Vivo Y11D Andalkan Baterai Monster
Di posisi berikutnya ada Vivo Y11D yang lebih fokus pada ketahanan baterai dan daya tahan bodi. Smartphone ini mengusung layar IPS LCD 6,74 inci 120 Hz dengan tingkat brightness hingga 1.200 nits.
Meski performanya tidak terlalu difokuskan untuk gaming berat karena memakai chipset Unisoc T7225, Vivo Y11D tetap dinilai nyaman untuk aktivitas harian seperti WhatsApp, TikTok, YouTube, hingga browsing.
Kekuatan utama Vivo Y11D ada pada baterai 6.500 mAh yang dipadukan fast charging 44W. Kombinasi ini cukup jarang ditemukan di kelas entry level. Sertifikasi IP65 dan shock resistance ala militer juga membuatnya cocok untuk pengguna aktif yang sering bekerja di lapangan.
Poco C85 dan Infinix Smart 20 Jadi Alternatif Menarik
Bagi pengguna yang menyukai desain lebih agresif dan nuansa gaming, Poco C85 menjadi pilihan menarik. HP ini membawa layar 6,9 inci 120 Hz, chipset Helio G81 Ultra, serta baterai 6.000 mAh dengan charging 33W.
Poco juga dikenal memiliki tuning performa yang terasa lebih responsif dibanding saudara satu keluarganya. Kamera 50 MP dan storage hingga 256 GB semakin memperkuat daya tarik smartphone ini.
Sementara itu, Infinix Smart 20 hadir sebagai opsi paling ekonomis dengan fitur cukup ramai. Layarnya sudah 120 Hz dengan desain tipis 7,7 mm yang membuat tampilannya tetap modern.
Fitur seperti NFC, IR blaster, DTS Audio, hingga dukungan AI menjadi keunggulan tersendiri. Meski kameranya hanya 8 MP, smartphone ini sudah mendukung perekaman video 2K 30 fps yang cukup menarik di kelas murah.
Tecno Spark 50 Unggul di Multimedia
Tecno Spark 50 menjadi salah satu HP paling ekstrem soal daya tahan baterai. Smartphone ini membawa baterai jumbo 7.000 mAh yang diklaim mampu dipakai maraton YouTube, TikTok, hingga gaming dalam waktu panjang.
Layarnya berukuran 6,78 inci IPS LCD 120 Hz dan didukung stereo speaker DTS yang membuat pengalaman multimedia terasa lebih imersif.
Kamera utama 50 MP dengan autofocus PDAF juga cukup solid untuk kebutuhan dokumentasi harian. Ditambah RAM hingga 8 GB, Tecno Spark 50 menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang memprioritaskan hiburan dan baterai super awet.
Persaingan HP murah pada Mei 2026 memang semakin brutal. Kini konsumen tinggal menentukan prioritas, apakah ingin performa gaming, baterai monster, fitur lengkap, atau dukungan software panjang.
Baca Juga: Oppo A5 Pro 5G Kini Turun Harga Rp3,5 Jutaan, HP Tahan Banting dengan Baterai Awet Ini Jadi Buruan
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan