Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Viral! Pria Ini Putuskan Pindah ke Sepeda Listrik di Rodalink Serpong, Ungkap Alasan Tak Mau Lagi Capek Kayuh Sepeda Konvensional

Cholifatun Nisak • Selasa, 19 Mei 2026 | 18:52 WIB
Sepeda listrik pemula di Rodalink Serpong jadi pilihan baru pengguna konvensional, hemat tenaga dan cocok untuk harian.
Sepeda listrik pemula di Rodalink Serpong jadi pilihan baru pengguna konvensional, hemat tenaga dan cocok untuk harian.

 

RADAR TULUNGAGUNG- Tren penggunaan sepeda listrik atau e-bike semakin meningkat di Indonesia seiring kebutuhan masyarakat akan transportasi yang lebih praktis dan hemat tenaga. Hal ini terlihat dari pengalaman seorang pengguna yang memutuskan beralih dari sepeda konvensional ke sepeda listrik di Rodalink Serpong. Dalam kunjungannya, ia mencari referensi sepeda listrik pemula yang cocok untuk aktivitas harian maupun perjalanan jarak jauh tanpa harus menguras tenaga.

 

Niat Beralih ke Sepeda Listrik Pemula

Dalam video yang direkam di Rodalink Serpong, pria tersebut mengaku ingin mulai menggunakan sepeda listrik di awal tahun 2026. Ia menilai sepeda konvensional sudah tidak lagi mendukung kebutuhan mobilitasnya yang semakin jauh dan intens. Keinginan utamanya adalah tetap bisa bersepeda namun tanpa cepat lelah.

“Pengin main jauh tapi tenaga tidak habis,” ungkapnya dalam video. Karena itu, ia mulai mencari informasi mengenai sepeda listrik pemula yang mudah digunakan, tidak rumit dalam perawatan, dan cocok untuk penggunaan sehari-hari di perkotaan.

Kunjungan ke Rodalink Serpong menjadi langkah awalnya untuk melihat langsung berbagai pilihan sepeda listrik serta berkonsultasi dengan mekanik dan sales yang ada di toko tersebut.

Rodalink Serpong Jadi Pusat Edukasi E-Bike

Rodalink Serpong tidak hanya menjadi tempat penjualan, tetapi juga dikenal sebagai pusat service sepeda listrik. Di lokasi ini, pengunjung dapat berkonsultasi langsung mengenai jenis sepeda listrik, perawatan, hingga garansi produk.

Dalam perbincangan dengan salah satu staf, dijelaskan bahwa sepeda listrik untuk pemula biasanya direkomendasikan dari seri Kalosi, yang memiliki beberapa varian seperti Miles dan Lens. Pemilihan ini disesuaikan dengan kebutuhan dan budget pengguna.

Menurut pihak teknisi, sepeda listrik tidak membutuhkan perawatan rumit. Komponen utama seperti baterai, motor, dan display umumnya sudah dilindungi garansi hingga dua tahun. Jika terjadi masalah, pengguna dapat membawa unit ke service center Rodalink, termasuk di wilayah Tangerang.

Baca Juga: Harga Sepeda Listrik Terbaru di Rodalink Serpong Bikin Heboh! Koleksi Premium dari Polygon hingga United Bikin Konsumen Tergoda

Kalosi Miles Jadi Rekomendasi Pemula

Dalam sesi konsultasi, seri Kalosi Miles menjadi salah satu yang paling direkomendasikan untuk pengguna baru. Sepeda ini menggunakan motor rear hub Bafang yang terletak di roda belakang, berbeda dengan sistem mid drive yang berada di area pedal.

Tersedia dua varian, yaitu low step dan high step, yang membedakan kemudahan naik turun sepeda. Menurut mekanik, model low step lebih praktis karena memudahkan pengguna saat naik sepeda, tanpa membedakan gender.

Dari sisi performa, Kalosi Miles memiliki kecepatan yang cukup stabil di kisaran 25–32 km/jam, serta dilengkapi beberapa mode bantuan seperti eco, normal, hingga sport. Sistem pedal assist juga membuat pengendara tetap bisa mengayuh dengan ringan meskipun dibantu motor listrik.

Uji Coba dan Pengalaman Berkendara

Setelah memutuskan membeli, pengguna langsung melakukan uji coba perjalanan dari kawasan Tangerang Selatan menuju Tangerang Kota. Dalam perjalanan tersebut, ia merasakan perbedaan signifikan dibanding sepeda konvensional.

Meski bobot sepeda mencapai sekitar 25 kilogram, sepeda listrik tetap terasa nyaman digunakan. Saat mode sport diaktifkan, kecepatan dapat mencapai sekitar 30 km/jam sebelum dibatasi sistem cut-off demi keamanan.

Pengguna juga menyoroti kenyamanan saat menghadapi kemacetan. Dengan bantuan motor listrik, perjalanan tetap lancar tanpa harus mengeluarkan banyak tenaga. Namun demikian, ia menegaskan bahwa sepeda listrik tetap membutuhkan kayuhan, sehingga tetap memberikan aktivitas fisik yang sehat.

Kesimpulan: Solusi Mobilitas Perkotaan

Pengalaman ini menunjukkan bahwa sepeda listrik semakin menjadi solusi mobilitas perkotaan yang efisien. Selain menghemat tenaga, e-bike juga cocok untuk perjalanan harian maupun rekreasi jarak jauh.

Dengan dukungan toko seperti Rodalink Serpong yang menyediakan konsultasi, service center, serta garansi resmi, minat masyarakat terhadap sepeda listrik diprediksi akan terus meningkat.

Baca Juga: Harga Sepeda Listrik Rodalink Serpong Bikin Kaget! Deretan Polygon Colossus TLE hingga United Bike Bikin Geger Pengunjung

Editor : Cholifatun Nisak
#sepeda listrik 2026 #sepeda listrik pemula #e-bike Indonesia #Rodalink Serpong #Kalosi Miles