JAKARTA - Pasar smartphone kelas menengah kembali diguncang dengan kehadiran Tecno Pova Curve 5G, yang hadir dengan kombinasi desain futuristik, layar lengkung AMOLED 144Hz, serta performa yang diklaim kencang di harga sekitar Rp3 jutaan. Smartphone ini menjadi sorotan karena menawarkan fitur yang biasanya hanya ditemukan di kelas yang lebih mahal.
Tecno Pova Curve 5G langsung mencuri perhatian berkat desainnya yang tipis dan ringan. Dengan ketebalan sekitar 7,5 mm dan bobot di kisaran 176–188 gram, perangkat ini terasa nyaman digenggam. Material kaca di bagian depan yang sudah dilapisi Gorilla Glass 7i menambah kesan premium, meski frame masih berbahan plastik. Konsep desain melengkung di sisi layar membuatnya terlihat modern dan futuristik, meskipun tetap menuai pro dan kontra di kalangan pengguna.
Layar AMOLED Lengkung Jadi Daya Tarik Utama
Salah satu nilai jual utama Tecno Pova Curve 5G adalah layar AMOLED 6,78 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 144Hz. Panel ini menawarkan pengalaman visual yang halus, terutama saat scrolling maupun bermain game. Tingkat kecerahan yang tinggi juga membuat layar tetap nyaman digunakan di bawah sinar matahari langsung.
Meski begitu, karakter layar lengkung masih menjadi perdebatan. Sebagian pengguna menganggapnya memberikan kesan mewah dan imersif, sementara sebagian lain menilai kurang praktis karena rawan sentuhan tidak sengaja. Namun secara keseluruhan, kualitas tampilan dinilai solid untuk kelas harganya.
Performa Dimensity 7300 Ultimate untuk Gaming
Dari sisi performa, Tecno Pova Curve 5G dibekali chipset MediaTek Dimensity 7300 Ultimate yang dipadukan dengan RAM 8 GB dan penyimpanan hingga 256 GB. Skor AnTuTu yang mendekati 700 ribu menunjukkan kemampuan yang cukup mumpuni untuk kebutuhan harian hingga gaming.
Untuk game populer seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, hingga beberapa game berat lain, perangkat ini masih mampu berjalan dengan lancar di setting menengah. Meski demikian, untuk pengaturan grafis tertinggi, pengguna perlu menurunkan kualitas agar tetap stabil. Menariknya, suhu perangkat tetap relatif terjaga bahkan saat digunakan bermain game dalam durasi panjang.
Baca Juga: 7 HP Oppo Terbaik Harga Rp1-2 Jutaan 2026, Baterai Jumbo hingga 6.500 mAh dan Fitur Makin Premium
Software HighOS 15 Lebih Matang
Perubahan signifikan juga terlihat pada sistem operasi HighOS 15. Antarmuka kini lebih rapi, modern, dan tidak lagi terasa “norak” seperti generasi sebelumnya. Fitur manajemen aplikasi, grouping shortcut, hingga opsi personalisasi membuat pengalaman pengguna terasa lebih fleksibel.
Meski masih terdapat beberapa bloatware, semuanya dapat dihapus dengan mudah. Tecno juga memberikan jaminan update Android hingga versi berikutnya serta patch keamanan selama dua tahun.
Kamera dan Baterai Cukup Kompetitif
Di sektor kamera, Tecno Pova Curve 5G membawa kamera utama 64 MP dan kamera depan 13 MP. Hasil foto di kondisi cahaya cukup terlihat tajam dengan warna yang natural, meski pada kondisi low light detail masih kurang konsisten. Tidak adanya kamera ultrawide menjadi salah satu kekurangan yang cukup terasa di kelasnya.
Untuk daya tahan, baterai 5.500 mAh dengan fast charging 45W mampu bertahan seharian penuh. Pengisian daya dari hampir habis hingga penuh dapat dicapai sekitar 1 jam lebih, menjadikannya cukup efisien untuk penggunaan harian.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Tecno Pova Curve 5G hadir sebagai smartphone all-rounder di kelas Rp3 jutaan. Kombinasi desain premium, layar AMOLED 144Hz, performa stabil, serta fitur lengkap menjadikannya salah satu opsi menarik di segmen menengah. Meski masih memiliki kekurangan seperti absennya kamera ultrawide dan kualitas kamera yang belum konsisten, perangkat ini tetap menawarkan value tinggi bagi pengguna yang menginginkan HP stylish sekaligus bertenaga.
Editor : Divka Vance Yandriana