RADAR TULUNGAGUNG- Tren sepeda listrik di Indonesia terus meningkat seiring kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan hemat biaya dan praktis untuk mobilitas harian. Sejumlah brand seperti Overo, Uwinfly, hingga Tailing mulai menghadirkan sepeda listrik dengan jarak tempuh jauh, fitur modern, dan performa yang diklaim mampu menyaingi motor konvensional.
Dalam beberapa ulasan YouTube otomotif dan teknologi, sepeda listrik kini tak lagi hanya dipakai untuk perjalanan jarak pendek. Bahkan, ada pengujian yang menunjukkan kendaraan listrik roda dua mampu menempuh hingga 130 kilometer dalam sekali perjalanan dengan kombinasi dua baterai.
Kehadiran fitur seperti baterai lithium swap, traction control system (TCS), ABS, hingga fast charging membuat pasar sepeda listrik semakin diminati masyarakat perkotaan.
Overo Sterrato 5 Lit Jadi Sorotan karena Fitur Premium dan Jarak Tempuh 130 Km
Salah satu produk yang paling banyak dibicarakan adalah Overo Sterrato 5 Lit. Sepeda listrik flagship ini hadir dengan desain futuristik bergaya motor listrik premium lengkap dengan lampu LED berbentuk X dan fitur TCS yang jarang ditemukan di kelas sepeda listrik.
Dalam ulasan kanal otomotif, Overo Sterrato 5 Lit dibekali motor listrik 1.200 watt dengan torsi mencapai 87 Nm. Kecepatan maksimalnya diklaim mampu mencapai 60 km/jam pada mode tertinggi.
Menariknya, kendaraan ini menggunakan baterai lithium 60V 24Ah dari Vilion yang mendukung sistem dual battery. Dengan satu baterai, jarak tempuhnya mencapai sekitar 65 kilometer. Sedangkan penggunaan dua baterai diklaim mampu menempuh hingga 130 kilometer.
“Ini sepeda listrik paling lengkap yang pernah saya coba. Tanjakan aman, hujan aman, handling nyaman,” ungkap salah satu reviewer otomotif dalam pengujian jalan raya.
Overo juga menyematkan fitur premium seperti ABS, reverse gear, NFC keyless, layar LCD 7,8 inci, lampu hazard, USB charging, hingga bagasi 22 liter. Harga varian satu baterai dibanderol mulai Rp19,9 juta untuk wilayah Pulau Jawa.
Uwinfly hingga Tailing Hadirkan Sepeda Listrik Murah dengan Performa Tinggi
Selain Overo, sejumlah brand lain juga mulai agresif menawarkan sepeda listrik dengan harga lebih terjangkau. Uwinfly T78B misalnya, hadir dengan konsep “fast speed, fast charge, dan fast swap”.
Mini motor listrik ini menggunakan motor 800 watt dengan kecepatan maksimum 45 km/jam dan jarak tempuh hingga 48 kilometer sekali cas. Keunggulan utamanya ada pada sistem swap battery yang memungkinkan baterai dilepas pasang hanya dalam waktu 10 detik.
Uwinfly juga mengklaim baterainya mampu bertahan hingga 2.000 siklus pengisian atau sekitar lima tahun pemakaian. Proses pengisian daya diklaim hanya membutuhkan waktu 1,5 jam untuk mencapai 50 persen kapasitas baterai.
Dengan harga sekitar Rp5,5 juta, Uwinfly T78B menjadi salah satu pilihan favorit pengguna kendaraan listrik harian.
Sementara itu, Tailing GF52 membuktikan kemampuan jarak tempuh sepeda listrik melalui pengujian perjalanan dari Tangerang Selatan menuju PIK 2 pulang-pergi.
Dalam pengujian tersebut, sepeda listrik Tailing berhasil menempuh total perjalanan hingga 102 kilometer dalam satu kali pengisian penuh. Perjalanan memakan waktu sekitar lima jam dengan kondisi lalu lintas padat dan penggunaan kecepatan rata-rata 30 hingga 40 km/jam.
“Badan masih enggak terlalu capek karena jok, suspensi, dan pengeremannya nyaman banget,” ujar penguji setelah menyelesaikan perjalanan.
Pasar Sepeda Listrik Diprediksi Terus Tumbuh di Indonesia
Popularitas sepeda listrik juga didorong oleh biaya operasional yang jauh lebih murah dibanding kendaraan berbahan bakar bensin. Dalam salah satu pengujian Overo Star 3 Lit dari Tangerang menuju Bogor pulang-pergi sejauh sekitar 130 kilometer, biaya listrik yang dikeluarkan disebut hanya sekitar Rp5.000.
Selain hemat, kendaraan listrik roda dua dinilai cocok digunakan di perkotaan karena lebih praktis untuk bermanuver di tengah kemacetan.
Beberapa brand seperti Goda, Exotic, Pacific, United, hingga NUV juga mulai menawarkan sepeda listrik dengan harga Rp2 jutaan hingga Rp6 jutaan. Mayoritas produk sudah dibekali fitur modern seperti speedometer digital, alarm anti maling, mode berkendara, dan daya angkut hingga 150 kilogram.
Dengan semakin banyaknya pilihan produk serta perkembangan teknologi baterai lithium, pasar sepeda listrik di Indonesia diprediksi terus berkembang dalam beberapa tahun mendatang.
Masyarakat kini tidak hanya mencari kendaraan hemat energi, tetapi juga mengutamakan fitur keamanan, desain modern, dan kemampuan jarak tempuh jauh untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari.
Editor : Cholifatun Nisak