JAKARTA – Persaingan di kelas smartphone menengah kembali memanas dengan kehadiran dua jagoan terbaru dari Infinix Hot Series, yakni Infinix Hot 50 Pro+ dan Infinix Hot 50 5G. Bagi para gamers yang sedang bimbang menentukan pilihan, pengujian performa mendalam menjadi kunci sebelum memutuskan untuk membeli salah satu perangkat tersebut.
Meskipun Infinix Hot 50 5G mengunggulkan konektivitas jaringan masa depan dengan chipset Dimensity 6300, kenyataan di lapangan menunjukkan hasil yang berbeda. Infinix Hot 50 Pro+ dengan chipset Helio G100 justru tampil lebih dominan dalam berbagai pengujian gim berat, membuktikan bahwa spesifikasi di atas kertas bukan satu-satunya tolok ukur performa gaming.
Uji Performa Game Berat: Keunggulan Helio G100
Dalam serangkaian pengujian gaming yang dilakukan, kedua smartphone diadu pada gim populer seperti eFootball 2025, Modern Warship, dan Genshin Impact. Hasilnya cukup mengejutkan; Infinix Hot 50 Pro+ consistently menunjukkan stabilitas frame rate yang lebih tinggi. Pada gim eFootball 2025 dengan grafis High, Hot 50 Pro+ mampu meraih rata-rata 55,2 FPS, sementara Hot 50 5G tertinggal di angka 45,1 FPS.
Perbedaan performa yang signifikan sekitar 10 FPS ini juga terlihat saat memainkan Genshin Impact pada pengaturan Lowest 60 FPS. Hot 50 Pro+ unggul dengan rata-rata 40,9 FPS, sedangkan Hot 50 5G bermain di kisaran 30 FPS. Keunggulan ini membuat pengalaman bermain di Hot 50 Pro+ terasa jauh lebih lancar dan playable bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan visual dan responsivitas kontrol.
Pengalaman Visual dan Kualitas Layar
Selain performa chipset, faktor visual menjadi pembeda utama antara kedua perangkat ini. Infinix Hot 50 Pro+ hadir dengan layar full HD+ AMOLED berteknologi 3D Curve yang menghasilkan warna lebih jernih dan tajam. Layar ini memberikan pengalaman imersif yang jauh lebih unggul dibandingkan layar IPS 120 Hz pada Hot 50 5G yang masih berada di resolusi HD+.
Tidak hanya itu, kualitas audio menjadi nilai tambah besar bagi Hot 50 Pro+. Perangkat ini dilengkapi dengan dua speaker yang telah di-tuning oleh JBL, memberikan efek suara yang jauh lebih mantap saat bermain gim. Dukungan giroskop berbasis hardware pada model Pro+ juga memberikan akurasi yang lebih presisi saat membidik sasaran, fitur yang sangat krusial bagi para pemain gim bergenre shooter atau battle royale.
Manajemen Suhu dan Daya Tahan Baterai
Dari sisi manajemen termal dan efisiensi daya, keduanya menunjukkan hasil yang kompetitif. Selama pengujian Genshin Impact selama 30 menit, kedua smartphone mencatatkan penurunan baterai yang sama sebesar 10 persen. Namun, dalam skenario gim lain seperti eFootball 2025, konsumsi daya Hot 50 Pro+ sedikit lebih tinggi di angka 7 persen dibandingkan Hot 50 5G yang hanya 6 persen, dikarenakan beban kerja GPU yang lebih berat untuk mempertahankan frame rate tinggi.
Suhu operasional pun tergolong adem untuk penggunaan durasi panjang, yakni berada di kisaran 40–42 derajat Celcius. Bagi calon pembeli, Infinix Hot 50 Pro+ sangat direkomendasikan jika prioritas utama Anda adalah performa gaming maksimal dan kualitas layar premium. Sementara itu, Infinix Hot 50 5G tetap menjadi opsi menarik bagi pengguna dengan anggaran lebih terbatas yang membutuhkan fitur jaringan 5G dan lebih menyukai desain layar flat yang konvensional.
Editor : Vicky Permana Saputra