TULUNGAGUNG - Oppo A98 5G gaming semakin banyak dicari pengguna smartphone kelas menengah setelah performanya dianggap mampu menjalankan berbagai game populer dengan lancar. Smartphone ini hadir membawa kombinasi chipset Snapdragon 695, layar 120Hz, serta teknologi fast charging 67W yang menjadi nilai jual utama di pasar Indonesia.
Dalam beberapa bulan terakhir, Oppo A98 5G mulai sering muncul dalam rekomendasi smartphone gaming terjangkau. Banyak pengguna menilai perangkat ini menawarkan keseimbangan antara performa, daya tahan baterai, dan desain premium untuk kebutuhan harian maupun hiburan.
Oppo A98 5G Gaming Mampu Jalankan Game Populer dengan Lancar
Performa Oppo A98 5G ditopang chipset Snapdragon 695 5G yang cukup dikenal stabil di kelas menengah. Prosesor tersebut dipadukan dengan RAM 8GB serta memori internal besar sehingga mampu menjalankan aplikasi dan game dengan responsif.
Game seperti Mobile Legends, Free Fire, hingga PUBG Mobile disebut masih berjalan lancar dengan pengaturan grafis menengah hingga tinggi. Pengalaman bermain terasa lebih nyaman berkat layar 6,72 inci Full HD Plus yang sudah mendukung refresh rate 120Hz.
Refresh rate tinggi membuat animasi dan gerakan dalam game terlihat lebih halus. Hal tersebut penting terutama bagi pemain game kompetitif yang membutuhkan respons layar cepat saat bermain.
Oppo juga menghadirkan fitur RAM Expansion untuk meningkatkan performa multitasking. Teknologi ini memungkinkan kapasitas RAM bertambah secara virtual sehingga smartphone tetap stabil ketika membuka banyak aplikasi sekaligus.
“Buat gaming harian sudah lebih dari cukup, apalagi baterainya juga awet,” ujar salah satu pengguna dalam ulasan komunitas gadget.
Selain itu, sistem pendingin yang disematkan Oppo membantu menjaga suhu perangkat tetap stabil. Banyak pengguna mengaku smartphone tidak mudah panas meski digunakan bermain game dalam waktu cukup lama.
Teknologi SuperVOOC 67W Jadi Kelebihan Oppo A98 5G
Salah satu fitur yang paling banyak mendapat perhatian adalah teknologi pengisian cepat SuperVOOC 67W. Oppo mengklaim fitur tersebut mampu mengisi daya baterai dalam waktu relatif singkat dibanding banyak smartphone lain di kelas harga serupa.
Kapasitas baterai 5.000 mAh membuat Oppo A98 5G mampu digunakan seharian untuk aktivitas normal maupun gaming. Kombinasi baterai besar dan fast charging cepat menjadi keunggulan penting karena banyak gamer membutuhkan perangkat yang tidak sering kehabisan daya.
Di sektor desain, Oppo tetap mempertahankan tampilan premium dengan finishing mengilap pada bagian belakang. Modul kamera dibuat modern sehingga perangkat terlihat elegan meski berada di segmen menengah.
Smartphone ini juga dibekali speaker stereo yang menghasilkan suara lebih jernih dan lantang. Pengalaman bermain game maupun menonton video terasa lebih imersif karena kualitas audio yang cukup baik.
Selain gaming, Oppo A98 5G tetap mendukung kebutuhan fotografi harian lewat kamera utama 64MP. Kamera tersebut mampu menghasilkan foto detail di kondisi pencahayaan cukup dan cocok digunakan untuk kebutuhan media sosial.
Harga Oppo A98 5G Dinilai Kompetitif untuk Pasar Indonesia
Di pasar Indonesia, Oppo A98 5G gaming dinilai memiliki harga yang masih kompetitif dibanding beberapa pesaing dengan spesifikasi serupa. Faktor tersebut membuat perangkat ini mulai banyak dilirik kalangan anak muda maupun gamer kasual.
Dukungan jaringan 5G menjadi nilai tambah lain yang membuat smartphone ini lebih siap digunakan dalam jangka panjang. Kecepatan internet yang lebih stabil membantu meningkatkan pengalaman bermain game online dengan latensi lebih rendah.
Pengamat teknologi menilai Oppo berhasil menghadirkan smartphone yang tidak hanya fokus pada gaming, tetapi juga tetap nyaman digunakan untuk kebutuhan kerja dan hiburan sehari-hari. Strategi tersebut membuat Oppo A98 5G memiliki pasar yang cukup luas di segmen kelas menengah.
Dengan kombinasi performa stabil, baterai besar, dan desain premium, Oppo A98 5G gaming diprediksi masih akan menjadi salah satu smartphone favorit bagi pengguna yang mencari perangkat gaming murah namun tetap bertenaga sepanjang 2026.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina