Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Review Oppo A6 Bongkar Kelebihan dan Kekurangan, HP Oppo 1 Jutaan 2026 dengan Snapdragon 685 dan Baterai 6500 mAh

Gita Dwi Nuraini • Jumat, 29 Mei 2026 | 18:50 WIB
Review Oppo A6 2026, HP Oppo 1 jutaan dengan Snapdragon 685, layar 120 Hz, storage UFS 2.2, dan baterai 6500 mAh.(Gemini AI)
Review Oppo A6 2026, HP Oppo 1 jutaan dengan Snapdragon 685, layar 120 Hz, storage UFS 2.2, dan baterai 6500 mAh.(Gemini AI)

 

RADAR TULUNGAGUNG - Oppo A6 menjadi salah satu HP Oppo 1 jutaan 2026 yang mulai mencuri perhatian karena menawarkan spesifikasi cukup menarik di kelas entry level. Dibanderol mulai Rp1,6 jutaan, smartphone ini hadir dengan chipset Snapdragon 685, storage UFS 2.2, layar 120 Hz, hingga baterai jumbo 6.500 mAh.

Biasanya lini entry level Oppo identik dengan branding kuat tetapi spesifikasi standar. Namun pada Oppo A6, sejumlah fitur yang dibawa justru membuat perangkat ini terasa lebih kompetitif dibanding beberapa rival di kelas harga serupa.

Meski begitu, Oppo A6 tetap memiliki sejumlah kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli. Terutama pada sektor kamera, absennya NFC, hingga pengisian daya yang masih tergolong lambat.

Baca Juga: Nissan Serena Mewah 2026 Resmi Jadi Sorotan, MPV Premium Ini Disebut Paling Nyaman untuk Keluarga Sultan

Oppo A6 Tawarkan Storage UFS dan Snapdragon 685 di Harga Rp1 Jutaan

Salah satu daya tarik utama Oppo A6 terletak pada penggunaan storage UFS 2.2 yang masih cukup jarang ditemukan di HP Rp1 jutaan. Teknologi penyimpanan ini diklaim memiliki kecepatan baca dan tulis dua hingga tiga kali lebih cepat dibanding eMMC yang umum dipakai di smartphone entry level.

Perangkat ini juga menggunakan chipset Snapdragon 685 yang masih dipakai beberapa HP kelas Rp2 jutaan. Untuk penggunaan harian seperti media sosial, browsing, hingga multitasking ringan, performanya tergolong stabil dan responsif.

Varian yang diuji menggunakan RAM 4 GB dengan opsi memori internal 64 GB dan 128 GB. Dalam pengujian gaming Mobile Legends, Oppo A6 mampu menjalankan grafis high dengan frame rate rata-rata 60 fps. Namun saat terjadi team fight atau scene berat, frame rate turun ke kisaran 40 fps.

“Kalau main happy-happy sih sudah cukup, tapi buat gamer kompetitif bakal terasa kurang maksimal,” ujar reviewer dalam video tersebut.

Layar Oppo A6 juga menjadi nilai plus tersendiri. Smartphone ini memakai panel LCD 6,75 inci HD Plus dengan refresh rate 120 Hz. Saat digunakan untuk scrolling di menu maupun aplikasi seperti Instagram dan YouTube, tampilan terasa lebih mulus dibanding HP 60 Hz biasa.

Tingkat kecerahannya bahkan bisa mencapai 1.125 nits dalam mode high brightness sehingga masih nyaman digunakan di bawah sinar matahari.

Baca Juga: Samsung Galaxy A16 Terbaru Disebut Siap Menguasai Pasar, Fitur Naik Kelas tapi Harga Diprediksi Tetap Ramah Kantong

Baterai 6500 mAh Jadi Andalan Utama Oppo A6

Selain performa, sektor baterai menjadi kekuatan terbesar Oppo A6. Smartphone ini dibekali kapasitas jumbo 6.500 mAh yang diklaim mampu bertahan seharian penuh bahkan lebih untuk penggunaan normal.

Dalam pengujian gaming, bermain Mobile Legends selama 30 menit hanya mengurangi baterai sekitar 3 persen. Sedangkan untuk menonton YouTube selama satu jam, konsumsi dayanya hanya berkisar 5 hingga 6 persen.

Oppo juga menyematkan fitur reverse wired charging 5 watt yang memungkinkan perangkat digunakan untuk mengisi daya gadget lain menggunakan kabel.

Sayangnya, kapasitas baterai besar tersebut belum diimbangi teknologi pengisian cepat yang memadai. Charger bawaan Oppo A6 hanya mendukung 15 watt sehingga waktu pengisian penuh dari 0 hingga 100 persen mencapai sekitar 2 jam 40 menit.

Meski demikian, Oppo A6 tetap dibekali sejumlah fitur menarik seperti sertifikasi IP64 tahan debu dan percikan air, jack audio 3,5 mm, serta port USB Type-C.

Baca Juga: Samsung Galaxy A16 Terbaru Disebut Siap Menguasai Pasar, Fitur Naik Kelas tapi Harga Diprediksi Tetap Ramah Kantong

Kamera Oppo A6 Jadi Titik Lemah, Tidak Ada NFC dan Gyro

Di sektor fotografi, Oppo A6 membawa kamera utama 13 MP dan kamera depan 8 MP. Namun kualitas hasil fotonya dinilai masih standar untuk kelas HP Rp1 jutaan.

Dalam kondisi cahaya cukup, hasil foto masih terlihat agak kusam dengan dynamic range sempit dan noise mulai muncul. Saat digunakan di kondisi indoor atau malam hari, kualitas kamera menurun cukup signifikan meski tersedia mode malam untuk membantu pencahayaan.

Video recording juga terbatas di resolusi 1080p 30 fps tanpa dukungan stabilisasi. Akibatnya hasil rekaman akan terlihat goyang saat digunakan sambil berjalan.

Selain itu, Oppo A6 juga belum memiliki fitur NFC dan gyro yang mulai dianggap penting oleh sebagian pengguna. Absennya NFC membuat pengguna tidak bisa melakukan top up uang elektronik langsung dari smartphone.

Reviewer juga menilai varian RAM 4/64 GB dan 4/128 GB masih cukup worth it di harga Rp1,6 jutaan hingga Rp1,8 jutaan. Namun untuk varian RAM 6 GB yang harganya sudah menembus Rp2 jutaan, Oppo A6 dianggap mulai kurang menarik dibanding kompetitor lain di kelas harga serupa.

Dengan kombinasi Snapdragon 685, storage UFS 2.2, layar 120 Hz, dan baterai jumbo 6.500 mAh, Oppo A6 tetap menjadi salah satu HP Oppo 1 jutaan 2026 yang layak dipertimbangkan untuk pengguna kasual yang lebih mengutamakan daya tahan baterai dan penggunaan harian.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#OPPO A6 #review OPPO A6 #HP OPPO 1 Jutaan 2026 #Oppo A6 Snapdragon 685 #Oppo A6 baterai 6500 mAh