RADAR TULUNGAGUNG– Indomobil eMotor Cutie Pro menjadi salah satu motor listrik yang mencuri perhatian pengunjung Indonesia International Motor Show (IMS) 2026. Hadir dengan desain bergaya skuter klasik ala Italia, motor listrik ini menawarkan kombinasi tampilan stylish, fitur modern, dan harga yang sangat terjangkau.
Kehadiran Indomobil eMotor Cutie Pro semakin memperkuat persaingan di segmen motor listrik entry level di Indonesia. Dengan banderol mulai Rp15 jutaan untuk varian standar dan sekitar Rp18 jutaan untuk versi Pro, produk terbaru dari Indomobil eMotor ini menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Tak hanya mengandalkan harga murah, Indomobil eMotor Cutie Pro juga menawarkan desain yang unik serta sejumlah fitur yang biasanya ditemukan pada motor listrik dengan harga lebih tinggi. Karena itu, motor ini langsung menjadi salah satu sorotan utama selama pameran berlangsung.
Desain Klasik dengan Sentuhan Modern
Sekilas, tampilan Cutie Pro mengingatkan pada skuter-skuter asal Italia yang identik dengan desain elegan dan timeless. Karakter tersebut terlihat dari posisi lampu yang berada di bagian stang, dek kaki yang rata, serta lekukan bodi yang membulat.
Meski mengusung nuansa klasik, teknologi pencahayaan yang digunakan sudah modern. Lampu utama menggunakan LED projector yang dikombinasikan dengan daytime running light (DRL) untuk meningkatkan visibilitas sekaligus memperkuat kesan premium.
Lampu sein depan dan belakang juga memiliki desain unik yang disebut mengusung konsep "starburst". Selain itu, terdapat lampu LED tambahan pada beberapa bagian bodi yang semakin mempertegas identitas motor listrik ini.
Di bagian belakang, Cutie Pro dibekali lampu rem berukuran besar dengan desain futuristis. Sementara itu, pelek berukuran 12 inci dipadukan dengan sistem pengereman cakram yang menggunakan kaliper dua piston.
Dilengkapi NFC dan Panel Digital
Salah satu fitur unggulan yang ditawarkan Cutie Pro adalah sistem akses kendaraan yang cukup lengkap. Selain menggunakan anak kunci konvensional, motor ini juga dibekali remote keyless dan kartu NFC.
Pengguna cukup menempelkan kartu NFC ke area panel instrumen untuk mengaktifkan kendaraan. Teknologi tersebut memberikan kemudahan sekaligus menambah kesan modern pada motor listrik yang menyasar pengguna perkotaan ini.
Panel instrumen digital berwarna juga sudah menjadi perlengkapan standar. Layar tersebut menampilkan berbagai informasi penting seperti kecepatan, kapasitas baterai, odometer, hingga status kendaraan.
Jarak Tempuh hingga 135 Kilometer
Dari sisi performa, Cutie Pro menggunakan motor listrik bertenaga 2 kW yang ditempatkan di roda belakang. Meski tidak dirancang untuk kebutuhan performa tinggi, tenaga tersebut dinilai cukup untuk mobilitas harian di lingkungan perkotaan.
Varian Pro menggunakan dua baterai dengan kapasitas masing-masing 1,44 kWh. Total kapasitas baterai mencapai 2,88 kWh yang memungkinkan motor ini menempuh jarak hingga 135 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh.
Kecepatan maksimal yang dapat dicapai mencapai sekitar 70 km/jam.
Sementara itu, varian Cutie standar menggunakan satu baterai berkapasitas 1,44 kWh. Jarak tempuhnya mencapai sekitar 70 kilometer dengan kecepatan maksimum 60 km/jam.
Spesifikasi tersebut dinilai sudah cukup untuk kebutuhan perjalanan sehari-hari seperti berangkat kerja, kuliah, hingga aktivitas dalam kota.
Harga Jadi Daya Tarik Utama
Selain desain dan fitur, faktor yang paling menarik perhatian adalah harga jualnya. Cutie standar dipasarkan mulai Rp15 juta, sedangkan Cutie Pro dibanderol sekitar Rp18 jutaan atau hanya selisih sekitar Rp3 juta.
Dengan harga di bawah Rp20 juta, konsumen sudah mendapatkan motor listrik dengan desain premium, teknologi NFC, panel instrumen digital, lampu LED, serta jarak tempuh yang cukup kompetitif.
Kombinasi harga terjangkau dan fitur modern membuat Indomobil eMotor Cutie Pro berpotensi menjadi salah satu motor listrik yang paling diminati masyarakat Indonesia sepanjang 2026, terutama bagi pengguna yang mencari kendaraan ramah lingkungan dengan biaya operasional rendah.
Editor : Cholifatun Nisak