JAKARTA - Samsung Galaxy A57 5G menjadi salah satu smartphone kelas menengah yang paling banyak dibicarakan dalam beberapa bulan terakhir. Meski mendapat banyak pujian berkat desain premium, kamera berkualitas, dan pengalaman penggunaan yang nyaman, tidak sedikit pengulas yang mengaku masih kesulitan merekomendasikan perangkat ini secara mutlak.
Menariknya, harga Samsung Galaxy A57 5G kini sudah turun cukup drastis dibanding saat awal peluncuran. Jika sebelumnya dibanderol di kisaran Rp7 jutaan, saat ini smartphone tersebut sudah bisa ditemukan dengan harga mulai Rp5,8 juta hingga Rp6 jutaan pada sejumlah marketplace dan promo tanggal kembar.
Turunnya harga membuat Samsung Galaxy A57 5G semakin menarik bagi konsumen yang mencari smartphone midrange premium. Namun, apakah perangkat ini benar-benar layak dibeli?
Kamera Video Jadi Senjata Utama
Salah satu peningkatan terbesar Samsung Galaxy A57 5G dibanding generasi sebelumnya ternyata hadir pada sektor videografi.
Fitur transisi antar lensa kini tampil jauh lebih halus saat berpindah dari kamera ultrawide, kamera utama, hingga zoom. Perubahan kecil ini memberikan pengalaman perekaman video yang terasa lebih profesional dan premium.
Baca Juga: Daftar 8 HP 5G Snapdragon Murah Terbaik Juni 2026, Performa Kencang dengan Harga Terjangkau
Kemampuan video malam hari juga mendapat banyak pujian. Dalam sejumlah pengujian, hasil video Samsung Galaxy A57 5G disebut mampu bersaing dengan smartphone flagship yang memiliki harga jauh lebih mahal.
Tingkat noise berhasil ditekan dengan baik, detail masih terjaga, dan rentang dinamis tetap luas meski berada dalam kondisi pencahayaan minim. Meski demikian, masih terdapat beberapa catatan seperti highlight yang belum sebaik smartphone flagship serta noise yang masih terlihat pada kondisi tertentu.
One UI 8.5 Jadi Nilai Jual Terbesar
Selain kamera, pengalaman penggunaan sehari-hari menjadi salah satu alasan utama mengapa banyak pengguna menyukai Samsung Galaxy A57 5G.
Smartphone ini menggunakan chipset Exynos 1680 yang dipadukan dengan RAM 8 GB serta antarmuka One UI 8.5 berbasis Android 16. Di atas kertas, spesifikasi tersebut memang tidak terlihat istimewa dibanding para pesaingnya.
Namun dalam penggunaan nyata, One UI 8.5 mampu menghadirkan pengalaman yang sangat mulus. Aktivitas multitasking, berpindah aplikasi, membuka media sosial, hingga penggunaan sehari-hari berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Samsung juga memberikan dukungan pembaruan sistem hingga enam tahun yang menjadi salah satu keunggulan terbesar dibanding banyak kompetitor di kelas yang sama.
Baca Juga: Rekomendasi 8 HP 2 Jutaan Terbaik Juni 2026: Performa Kencang, Baterai Jumbo, dan Fitur Lengkap
Gaming Masih Jadi Titik Lemah
Meski nyaman digunakan sehari-hari, performa gaming Samsung Galaxy A57 5G masih belum mampu memuaskan seluruh pengguna.
Pada Mobile Legends, frame rate masih terbatas hingga 90 fps dan sesekali mengalami penurunan saat terjadi team fight dengan efek visual yang ramai.
Baca Juga: 5 Rekomendasi HP 2 Jutaan Terbaik Juni 2026: Spek Gahar, Baterai Jumbo, dan Performa Ngebut
Sementara untuk Genshin Impact, performa tergolong cukup baik dengan rata-rata frame rate berada di kisaran 37 hingga 45 fps pada pengaturan medium 60 fps.
Kabar baiknya, suhu perangkat tetap relatif terkendali. Setelah digunakan bermain dalam waktu lama menggunakan jaringan 5G, suhu hanya berada di kisaran 40 hingga 42 derajat Celsius.
Baterai 5.000 mAh Ternyata Masih Bisa Diandalkan
Meski banyak pesaing mulai menggunakan baterai 6.000 hingga 7.000 mAh, Samsung Galaxy A57 5G masih bertahan dengan baterai 5.000 mAh.
Baca Juga: Siap Tumbangkan Avanza, Inilah Nissan Gravite 2026 Mobil 7 Seater Murah yang Dinanti
Namun hasil penggunaannya cukup mengejutkan. Dalam pemakaian sehari-hari yang mencakup media sosial, streaming, chatting, hingga bermain game, konsumsi daya berada di kisaran 7 hingga 10 persen per jam.
Efisiensi ini dinilai sangat terbantu oleh optimalisasi One UI 8.5 yang mampu mengelola konsumsi daya secara efektif.
Untuk pengisian daya, smartphone ini mendukung fast charging 45 watt. Pengisian dari 5 persen hingga penuh membutuhkan waktu sekitar 1 jam 15 menit.
Baca Juga: Gebrakan Nissan Grafit, Mobil Baru Murah Rp105 Jutaan dengan Fitur Mewah untuk Keluarga
Desain Premium yang Sulit Ditolak
Samsung Galaxy A57 5G hadir dengan ketebalan hanya 6,9 mm dan bobot sekitar 179 gram. Kombinasi tersebut membuatnya terasa ringan sekaligus nyaman digunakan dengan satu tangan.
Meski dimensinya cukup besar, perangkat tetap terasa premium berkat material yang digunakan. Panel belakang memang masih mudah meninggalkan sidik jari, namun secara keseluruhan kualitas bodinya mendapat banyak apresiasi.
Layarnya juga menjadi salah satu yang terbaik di kelasnya. Panel Super AMOLED Plus menawarkan warna cerah, kontras tinggi, serta respons sentuhan yang sangat baik untuk aktivitas harian maupun gaming.
Worth It Setelah Harga Turun?
Setelah digunakan selama satu bulan, banyak pengulas sepakat bahwa Samsung Galaxy A57 5G bukanlah smartphone yang menjual spesifikasi semata.
Baca Juga: Siap Jegal Dominasi Calya dan Sigra, Nissan Gravite 2026 Resmi Meluncur dengan Harga Rp105 Jutaan
Perangkat ini lebih mengutamakan pengalaman penggunaan, kualitas software, kamera video yang baik, desain premium, serta dukungan pembaruan jangka panjang.
Dengan harga terbaru yang sudah turun hingga kisaran Rp5,8 juta sampai Rp6 jutaan, Samsung Galaxy A57 5G kini dianggap jauh lebih menarik dibanding saat pertama kali dirilis.
Bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan penggunaan dan ekosistem Samsung, perangkat ini menjadi salah satu pilihan paling aman di kelas menengah. Namun bagi pencari performa gaming maksimal atau baterai berkapasitas besar, masih tersedia sejumlah alternatif lain yang menawarkan spesifikasi lebih agresif di harga serupa.
Editor : Dyah Wulandari