Radar Tulungagung - Polygon kembali menghadirkan sepeda gunung premium untuk pecinta cross country (XC) melalui kehadiran Polygon Syncline DR6 2026. Sepeda yang dibanderol sekitar Rp40 jutaan ini langsung menarik perhatian para penggemar MTB karena menawarkan spesifikasi balap dengan bobot yang sangat ringan.
Syncline DR6 dirancang khusus untuk kebutuhan XC dan trail modern. Tidak mengusung banyak gimmick, Polygon fokus menghadirkan performa, efisiensi, dan handling yang dibutuhkan para pesepeda yang gemar melibas jalur cepat maupun trek menantang.
Salah satu hal yang paling mencuri perhatian adalah penggunaan frame karbon ACX yang membuat bobot sepeda ini hanya berada di kisaran 10 kilogram. Bobot tersebut tergolong sangat ringan untuk kategori mountain bike full suspension.
Frame Carbon dan Desain Lebih Modern
Secara tampilan, Polygon Syncline DR6 hadir dengan warna biru navy yang dipadukan aksen silver metallic pada logo dan grafis frame.
Polygon juga mulai mengadopsi desain yang lebih modern melalui sistem internal cable routing yang masuk melalui area headset. Desain ini membuat tampilan sepeda terlihat lebih rapi dan premium dibanding model dengan jalur kabel konvensional.
Frame karbon ACX yang digunakan juga telah menyediakan dua dudukan botol minum sehingga lebih praktis untuk kebutuhan balap maupun touring jarak jauh.
Dibekali Suspensi Fox untuk Jalur XC dan Trail
Di sektor suspensi, Syncline DR6 menggunakan fork Fox 34 berukuran 29 inci dengan travel 120 mm.
Spesifikasi tersebut menunjukkan bahwa sepeda ini tidak hanya ditujukan untuk balapan XC murni, tetapi juga mampu menghadapi jalur trail ringan hingga menengah.
Pada bagian belakang, Polygon menyematkan rear shock Fox Float dengan ukuran eye-to-eye 165 mm. Kombinasi ini membantu meredam benturan sekaligus menjaga stabilitas saat melaju di medan yang tidak rata.
Menariknya, pengaturan suspensi depan dapat dilakukan langsung dari kokpit melalui sistem remote lockout sehingga pengendara tidak perlu berhenti untuk mengubah karakter suspensi.
Andalkan Shimano Deore 1x12 Speed
Untuk sistem penggerak, Polygon Syncline DR6 menggunakan groupset Shimano Deore M6100 1x12 speed.
Crankset dibekali chainring 32T yang dipadukan dengan kaset belakang 10-51T. Kombinasi tersebut dinilai ideal untuk kebutuhan tanjakan curam maupun kecepatan tinggi di jalur datar.
Rear derailleur Shimano Deore M6100 juga sudah dilengkapi teknologi Shadow Plus yang membuat rantai lebih stabil saat melintasi jalur bergelombang.
Sementara itu, handlebar flat dipadukan stem Entity Expert sepanjang 70 mm dengan sudut minus 7 derajat untuk mendukung posisi berkendara yang lebih agresif dan efisien saat balapan.
Gunakan Ban Maxxis Recon Skinwall
Polygon melengkapi Syncline DR6 dengan ban Maxxis Recon Skinwall berukuran 29 inci.
Selain memberikan tampilan premium, ban ini juga dikenal memiliki rolling resistance yang rendah sehingga membantu meningkatkan kecepatan saat digunakan di trek XC.
Velg yang digunakan pun sudah mendukung sistem tubeless sehingga pengguna dapat langsung melakukan upgrade tanpa perlu mengganti wheelset.
Bobot Ringan Jadi Nilai Jual Utama
Saat diuji coba, salah satu kesan yang paling terasa adalah bobotnya yang sangat ringan. Dengan berat sekitar 10 kilogram, Syncline DR6 memberikan sensasi handling yang lincah dan responsif.
Untuk pengendara dengan tinggi badan sekitar 175 cm, ukuran frame M dinilai cukup ideal dan menawarkan posisi berkendara yang nyaman baik saat menanjak maupun menuruni trek.
Tak heran jika banyak penggemar MTB menilai Polygon Syncline DR6 sebagai salah satu sepeda cross country paling menarik yang dirilis Polygon pada 2026.
Dengan kombinasi frame karbon, suspensi Fox, groupset Shimano Deore 12 speed, serta bobot yang ringan, Polygon Syncline DR6 menjadi pilihan bagi pesepeda yang menginginkan performa balap tanpa harus beralih ke merek luar negeri yang umumnya dibanderol lebih mahal.
Editor : Maylanni Diana Fitri