Radar Tulungagung – Vivo X300 FE menjadi salah satu smartphone yang cukup menyita perhatian pecinta gadget meski hingga kini belum resmi masuk Indonesia. Kehadiran Vivo X300 FE menarik karena menawarkan kombinasi desain compact, performa flagship, serta dukungan aksesori telephoto kit yang jarang ditemukan pada smartphone di kelasnya.
Banyak penggemar teknologi mempertanyakan alasan Vivo Indonesia tidak memboyong Vivo X300 FE ke Tanah Air. Pasalnya, perangkat ini hadir dengan sejumlah keunggulan yang dinilai mampu bersaing di pasar smartphone premium, terutama bagi pengguna yang mengutamakan kemampuan fotografi.
Selain mengusung spesifikasi tinggi, Vivo X300 FE juga hadir dengan desain yang berbeda dibandingkan seri Vivo sebelumnya. Modul kamera dibuat memanjang ke samping sehingga memberikan tampilan yang lebih segar dan modern.
Unboxing Lengkap dengan Telephoto Kit
Dalam paket penjualannya, Vivo X300 FE hadir dengan kelengkapan yang cukup menarik. Selain unit smartphone, pengguna mendapatkan charger 90 watt, kabel USB Type-C, SIM ejector, serta soft case yang menyesuaikan warna perangkat.
Yang membuatnya berbeda adalah keberadaan telephoto kit generasi kedua yang dijual sebagai aksesori tambahan. Kit ini terdiri dari casing khusus dan telephoto extender yang dapat dipasang langsung pada modul kamera.
Pemasangannya cukup mudah. Pengguna hanya perlu memasang casing khusus, kemudian mengunci telephoto extender pada dudukan yang telah disediakan. Aksesori ini memungkinkan pengguna mendapatkan kemampuan zoom yang lebih jauh dibandingkan penggunaan kamera standar.
Desain Compact yang Nyaman Digenggam
Salah satu daya tarik utama Vivo X300 FE adalah desain compact yang semakin jarang ditemukan pada smartphone flagship saat ini.
Perangkat ini mengusung layar AMOLED datar berukuran 6,31 inci dengan resolusi 1,5K. Frame menggunakan material metal, sementara bagian belakang memakai kaca dengan finishing matte yang memberikan kesan premium.
Dengan ketebalan sekitar 7,99 mm dan bobot di bawah 200 gram, Vivo X300 FE terasa nyaman digunakan dengan satu tangan. Dimensi tersebut membuatnya cocok bagi pengguna yang menginginkan smartphone bertenaga tanpa harus membawa perangkat berukuran besar.
Snapdragon 8 Gen 5 dan Baterai 6.500 mAh
Di sektor performa, Vivo X300 FE mengalami peningkatan signifikan dibandingkan pendahulunya.
Smartphone ini ditenagai chipset Snapdragon 8 Gen 5 berfabrikasi 3 nanometer yang menawarkan performa jauh lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya. Hasil benchmark AnTuTu bahkan menembus angka sekitar 3 juta poin.
Kapasitas baterai yang diusung mencapai 6.500 mAh dengan dukungan pengisian cepat 90 watt. Menariknya, Vivo juga menambahkan fitur wireless charging 40 watt yang sebelumnya tidak tersedia pada seri FE terdahulu.
Selama pengujian penggunaan harian, daya tahan baterainya tergolong impresif. Penggunaan kamera secara intensif selama beberapa jam masih menyisakan daya yang cukup hingga malam hari.
Kamera Flagship Jadi Nilai Jual Utama
Sektor kamera menjadi salah satu keunggulan terbesar Vivo X300 FE.
Perangkat ini dibekali kamera utama 50 MP, kamera telefoto 50 MP, kamera ultrawide 8 MP, serta kamera depan 50 MP. Untuk perekaman video, kamera utama mampu menghasilkan video hingga resolusi 8K 30 fps dan 4K 120 fps.
Saat digunakan di siang hari, hasil foto dan video terlihat tajam dengan warna yang menarik. Dynamic range yang dihasilkan juga mampu menangani kondisi pencahayaan ekstrem dengan cukup baik.
Keunggulan lain hadir melalui telephoto kit yang memungkinkan pengguna melakukan zoom hingga jarak yang sangat jauh. Hasil foto tetap terlihat detail meski objek berada pada jarak yang sulit dijangkau kamera smartphone biasa.
Meski demikian, terdapat satu catatan pada kamera ultrawide. Dalam kondisi minim cahaya, kualitas foto dan video ultrawide terlihat mengalami penurunan dibandingkan lensa lainnya. Detail gambar menjadi lebih lembut dan tingkat kecerahan tidak sebaik kamera utama maupun telefoto.
Kenapa Tidak Masuk Indonesia?
Pertanyaan terbesar yang muncul adalah mengapa Vivo X300 FE belum hadir secara resmi di Indonesia.
Salah satu dugaan yang muncul adalah potensi benturan dengan Vivo X300 reguler yang memiliki spesifikasi lebih tinggi pada beberapa sektor. Vivo X300 reguler menawarkan chipset flagship MediaTek terbaru, kamera ultrawide 50 MP, serta dukungan USB 3.2 yang lebih cepat.
Selain itu, regulasi pasar Indonesia yang berkaitan dengan sertifikasi dan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) juga menjadi faktor yang kemungkinan dipertimbangkan oleh Vivo.
Meski belum tersedia secara resmi, Vivo X300 FE tetap menjadi perangkat yang menarik bagi pengguna yang menginginkan smartphone compact dengan performa flagship, baterai besar, dan kemampuan fotografi yang mumpuni.
Editor : Maylanni Diana Fitri