Radar Tulungagung - Sistem Online Single Submission (OSS) kembali mengalami pembaruan pada 2026. Perubahan antarmuka atau interface baru membuat banyak pelaku usaha kebingungan saat ingin melakukan penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) pada Nomor Induk Berusaha (NIB).
Padahal, penambahan KBLI di OSS 2026 menjadi langkah penting bagi pelaku usaha yang melakukan pengembangan bisnis. Misalnya, dari usaha pakaian kemudian menambah usaha kuliner, atau dari jasa desain berkembang menjadi konsultan bisnis. Seluruh perubahan jenis usaha tersebut wajib diperbarui melalui sistem OSS.
Dengan tampilan baru yang berbeda dari tahun sebelumnya, proses tambah KBLI di OSS 2026 memang membutuhkan beberapa tahapan tambahan, termasuk pengisian data lokasi dan dokumen administrasi.
Siapkan Dokumen Lokasi Usaha
Sebelum masuk ke laman OSS, pelaku usaha perlu menyiapkan dokumen lokasi administratif terlebih dahulu.
Caranya dengan membuka Google Maps dan menentukan titik lokasi usaha. Setelah itu, koordinat lokasi disalin dan dicetak menjadi file PDF lengkap dengan nama usaha, alamat, dan koordinat.
Selain dokumen lokasi, pelaku usaha juga perlu menyiapkan foto tampak depan tempat usaha yang disimpan dalam format PDF.
Masuk ke Website OSS dan Tambah Lokasi
Setelah seluruh dokumen siap, pengguna dapat masuk ke situs OSS menggunakan akun masing-masing.
Pada menu "Perizinan Berusaha", pilih "Kelola Usaha", kemudian masuk ke menu "Lokasi Usaha". Selanjutnya pilih "Tambah Lokasi" dan masukkan data sesuai alamat usaha.
Pengguna juga diminta mengisi koordinat lokasi, luas lahan, provinsi, kabupaten, kecamatan, dan kelurahan. Dokumen lokasi administratif serta foto tempat usaha yang telah dibuat sebelumnya kemudian diunggah ke sistem.
Setelah seluruh data lengkap, lokasi usaha dapat disimpan.
Menambahkan KBLI Baru
Tahap berikutnya adalah menambahkan kegiatan usaha baru.
Melalui menu "Perizinan Berusaha", pilih "Kelola Usaha", lalu masuk ke "Kegiatan Usaha". Selanjutnya pilih "Tambah Kegiatan Usaha".
Pelaku usaha dapat mencari kode KBLI yang sesuai melalui pencarian di internet. Misalnya KBLI untuk toko pakaian, usaha makanan, jasa desain, maupun industri lainnya.
Setelah menemukan kode yang sesuai, pengguna dapat memasukkan nama usaha dan melanjutkan pengisian data investasi, jumlah tenaga kerja, serta perkiraan hasil penjualan tahunan.
Wajib Melalui Sistem AMDALNet
Berbeda dengan OSS versi sebelumnya, sistem OSS 2026 kini terhubung dengan AMDALNet untuk proses perizinan lingkungan.
Pengguna harus melakukan proses penapisan melalui laman AMDALNet sebelum izin dapat diterbitkan. Pada tahap ini, pelaku usaha diminta mengisi sektor usaha, jenis kegiatan, nama usaha, hingga luas bangunan.
Apabila seluruh tahapan berhasil diselesaikan, status perizinan akan berubah menjadi selesai dan pengguna dapat kembali ke OSS.
NIB Baru Bisa Langsung Diunduh
Setelah seluruh persyaratan dipenuhi, pengguna tinggal memilih menu "Perlu Tindakan", kemudian melanjutkan proses hingga muncul tombol "Terbitkan".
Jika berhasil, Nomor Induk Berusaha (NIB) yang telah diperbarui dengan KBLI baru dapat langsung diunduh dalam format PDF.
Meski proses tambah KBLI di OSS 2026 dinilai lebih panjang dibanding versi sebelumnya, seluruh tahapan tersebut pada dasarnya dapat diselesaikan dalam satu hari apabila seluruh dokumen sudah disiapkan dengan lengkap.
Editor : M. Helmi Nurhisam