RADAR TULUNGAGUNG - Kehadiran Redmi Note 15 4G di Indonesia pada awal 2026 tidak disambut semeriah generasi-generasi Redmi Note sebelumnya. Berbeda dengan seri terdahulu yang selalu menciptakan antusiasme tinggi di pasar smartphone kelas menengah, Redmi Note 15 4G justru terkesan datang tanpa gebrakan besar.
Meski demikian, perangkat ini tetap menarik perhatian sebagian konsumen berkat desain baru dengan layar melengkung dan sejumlah peningkatan fitur. Setelah digunakan selama tiga bulan, sejumlah kelebihan dan kekurangan Redmi Note 15 4G mulai terlihat lebih jelas.
Desain Premium dan Nyaman Digenggam
Salah satu perubahan paling terasa pada Redmi Note 15 4G adalah desainnya. Xiaomi menghadirkan layar melengkung yang membuat bodi ponsel terasa lebih tipis dan nyaman digenggam. Dengan bobot sekitar 183 gram, perangkat ini juga cukup ringan untuk penggunaan dalam waktu lama.
Desain curve display bukan sekadar pemanis visual. Saat digunakan sehari-hari, bentuk bodinya memang terasa ergonomis dan lebih nyaman dibanding generasi sebelumnya yang cenderung kaku.
Namun, pengguna tetap disarankan menggunakan casing tambahan. Meski Xiaomi mengklaim teknologi Titan Talk mampu memberikan perlindungan terhadap benturan hingga 1,7 meter, bagian belakang ponsel masih menggunakan material plastik yang rentan terhadap goresan.
Selain itu, Redmi Note 15 4G hanya mengantongi sertifikasi IP64 yang berarti tahan terhadap debu dan percikan air, tetapi belum aman untuk penggunaan ekstrem di lingkungan basah.
Layar AMOLED Jadi Salah Satu Nilai Jual Utama
Redmi Note 15 4G dibekali panel AMOLED berukuran 6,77 inci dengan refresh rate 120 Hz dan tingkat kecerahan hingga 3.200 nits. Kombinasi tersebut membuat tampilan layar tetap jelas meski digunakan di bawah terik matahari.
Bezel yang tipis dan simetris turut meningkatkan pengalaman saat menonton film maupun menikmati konten multimedia. Visual terasa lebih luas dan modern dibanding generasi sebelumnya.
Namun, layar melengkung ini juga memiliki kekurangan. Dalam penggunaan sehari-hari, terutama saat mengoperasikan ponsel dengan satu tangan, sesekali muncul masalah ghost touch akibat telapak tangan menyentuh area lengkungan layar.
Meski HyperOS telah menyediakan pengaturan sensitivitas sentuhan, masalah tersebut masih sesekali muncul saat penggunaan tertentu.
Kamera Tajam untuk Foto, Kurang Maksimal untuk Video
Di sektor fotografi, Redmi Note 15 4G mengandalkan kamera utama 108 MP. Hasil foto siang hari tergolong memuaskan dengan warna yang cukup natural dan detail yang tajam.
Manajemen dynamic range juga bekerja baik sehingga area terang dan gelap tetap terlihat seimbang. Untuk kebutuhan media sosial maupun dokumentasi harian, kualitas kameranya masih tergolong kompetitif di kelas harga Rp2 jutaan hingga Rp3 jutaan.
Sayangnya, Xiaomi menghilangkan kamera ultrawide yang sebelumnya tersedia di beberapa generasi Redmi Note. Akibatnya, pengguna harus mundur lebih jauh saat ingin mengambil foto pemandangan atau foto kelompok.
Kekurangan terbesar justru muncul pada perekaman video. Redmi Note 15 4G tidak dibekali Optical Image Stabilization (OIS) maupun Electronic Image Stabilization (EIS). Saat digunakan sambil berjalan, hasil video terlihat sangat berguncang sehingga kurang nyaman untuk kebutuhan konten kreator.
Pada kondisi malam hari, kualitas foto juga mengalami penurunan. Detail gambar berkurang dan noise mulai terlihat karena tidak tersedia mode malam manual seperti yang pernah hadir pada beberapa generasi sebelumnya.
Performa Masih Jadi Andalan
Meski menggunakan chipset MediaTek Helio G100 Ultra, performa Redmi Note 15 4G masih tergolong stabil untuk aktivitas harian. Membuka aplikasi, multitasking ringan, hingga scrolling media sosial berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Namun, pada varian RAM 6 GB, manajemen memorinya terasa cukup ketat. Pengguna bisa menemukan aplikasi yang harus memuat ulang ketika berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain dalam waktu tertentu.
Untuk audio, Redmi Note 15 4G tampil cukup baik berkat dukungan speaker stereo dan Dolby Atmos. Suaranya terdengar lantang, seimbang, dan tetap nyaman didengar meski volume dinaikkan hingga maksimal.
Baterai Jadi Salah Satu Kelebihan Terbesar
Kapasitas baterai 6.000 mAh menjadi salah satu daya tarik utama Redmi Note 15 4G. Dalam penggunaan intensif, perangkat ini mampu bertahan hingga sekitar 19 sampai 20 jam.
Pengisian dayanya menggunakan charger bawaan 33 watt yang membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam hingga penuh. Meski bukan yang tercepat di kelasnya, performa baterai yang awet membuat proses pengisian tidak perlu dilakukan terlalu sering.
Secara keseluruhan, Redmi Note 15 4G merupakan smartphone yang menawarkan paket lengkap untuk kebutuhan harian. Desain premium, layar AMOLED berkualitas, baterai besar, serta harga yang kini berada di kisaran Rp2,5 jutaan membuatnya masih menjadi pilihan menarik di tengah tren kenaikan harga smartphone pada 2026.
Editor : Fadhilah Salsa Bella