Radar Tulungagung - Persaingan pasar ponsel pintar kelas menengah (midrange) tampaknya akan kedatangan badai besar dalam waktu dekat. Infinix, brand yang dikenal gemar merusak harga pasar dengan spesifikasi agresif, dikabarkan sedang menyiapkan gebrakan baru yang terbilang nekat. Suksesor dari lini populer mereka, yakni Infinix Note 70 Pro, dirumorkan siap meluncur dengan membawa fitur-fitur mewah yang biasanya menjadi hak istimewa ponsel kelas flagship.
Kehadiran bocoran mengenai Infinix Note 70 Pro ini langsung menjadi buah bibir di jagat maya. Bagaimana tidak, brand ini tampaknya tidak lagi sekadar menjual spesifikasi perangkat keras di atas kertas, melainkan mulai berani menurunkan inovasi premium ke segmen harga yang lebih ramah kantong. Jika seluruh spekulasi ini akurat, dipastikan para kompetitor di kelasnya harus segera menyusun strategi baru agar tidak kehilangan pangsa pasar.
Sorotan utama dari rumor Infinix Note 70 Pro ini tertuju pada panel sekunder alias layar kecil aktif yang tersemat di bodi belakang. Berbeda dengan generasi terdahulu yang hanya mengandalkan efek visual lampu matriks, komponen baru ini merupakan layar sentuh fungsional. Melalui layar mini tersebut, pengguna diklaim bisa melihat notifikasi masuk, mengendalikan musik, hingga mengakses pintasan fitur esensial tanpa perlu mengaktifkan layar utama.
Sentuhan Premium Body Kaca dan Frame Metal
Secara estetika, perangkat ini diprediksi akan mengalami lompatan desain yang cukup radikal. Alih-alih menggunakan material plastik, bodi belakangnya dirumorkan telah menggunakan bahan kaca premium yang dipadukan dengan frame metal solid. Modul kameranya sengaja dirancang berukuran besar demi memberikan impresi visual layaknya ponsel mahal berharga belasan juta rupiah.
Meski dibekali komponen internal yang tergolong padat, rekayasa desain ponsel ini kabarnya berhasil menjaga ketebalan bodi tetap tipis di angka 7,4 milimeter. Sisi ergonomisnya pun tetap diperhatikan dengan bobot yang diperkirakan berada di bawah 200 gram. Menariknya lagi, ketahanan fisik ponsel ini akan diperkuat oleh sertifikasi IP68 yang membuatnya tangguh menghadapi cipratan air maupun debu.
Visual AMOLED Super Mulus 144 Hz
Melongok ke bagian depan, sektor visual ponsel ini masih mempertahankan spesifikasi superior dari pendahulunya. Panel AMOLED berukuran 6,78 inci siap memanjakan mata pengguna dengan resolusi tinggi 1,5K. Pergerakan layar juga dijamin akan terasa sangat mulus berkat dukungan refresh rate yang mencapai 144 Hz, sebuah standar yang tentu sangat dicari oleh para pencinta gim mobile.
Kualitas visualnya semakin disempurnakan dengan teknologi Ultra HDR untuk kontras warna yang lebih hidup. Di bawah terik matahari pun layar ini diklaim tetap terlihat jelas berkat tingkat kecerahan puncak yang menembus 4.500 nits. Sebagai pelindung utama, lapisan kaca tangguh Corning Gorilla Glass 7i dipasang berpadu dengan desain lengkungan di kedua sisinya.
Performa Snapdragon Baru dan Pengisian Daya Nirkabel
Urusan performa, ponsel cerdas ini dirumorkan akan menjadi salah satu yang pertama mengadopsi chipset Snapdragon 7 Gen 5. Walau prosesor ini belum resmi diumumkan ke publik, kekuatannya disinyalir mampu menyamai ketangguhan prosesor kelas atas dari MediaTek Dimensity seri 8.000. Kinerja dapur pacu tersebut nantinya disokong oleh pilihan memori yang besar, yakni varian RAM 8 GB atau 12 GB dengan penyimpanan internal 256 GB.
Sektor manajemen daya menjadi bagian yang paling mencengangkan dari bocoran ini. Ponsel ini diisukan menggendong baterai raksasa berkapasitas 7.000 mAh. Untuk mengisi daya sebesar itu, Infinix menyematkan teknologi fast charging 90 Watt lengkap dengan fitur bypass charging untuk menjaga suhu saat bermain gim. Tidak berhenti di situ, fitur premium berupa pengisian daya tanpa kabel (wireless charging) 30 Watt juga dikabarkan ikut dihadirkan.
Resolusi Kamera Monster 200 Megapiksel
Infinix tampaknya juga ingin merajai sektor fotografi kelas menengah lewat konfigurasi kamera monster. Kamera utama ponsel ini disebut-sebut akan menggunakan sensor beresolusi 200 megapiksel yang ditunjang oleh penstabil gambar berbasis perangkat keras (Optical Image Stabilization/OIS). Pengguna juga dibekali lensa ultrawide 8 megapiksel serta kamera swafoto berkekuatan 32 megapiksel di bagian depan.
Hebatnya, kemampuan perekaman video baik untuk kamera depan maupun belakang sudah mendukung format resolusi tinggi 4K pada kecepatan 30 fps. Di sektor perangkat lunak, sistem operasi Android 16 dengan balutan antarmuka XOS 16 dirumorkan siap langsung berjalan sejak ponsel ini dikeluarkan dari kotaknya, lengkap dengan komitmen pembaruan sistem operasi selama 3 tahun ke depan.
Editor : Maylanni Diana Fitri