Radar Tulungagung - Pasar smartphone tanah air terus digempur oleh lini produk baru yang rilis secara masif, mulai dari Infinix Note 50 yang meluncur tahun lalu hingga seri Note 60 yang merajai pasar saat ini. Di tengah gempuran teknologi terbaru tersebut, sebuah pertanyaan menarik muncul: apakah Infinix Note 40 keluaran tahun 2024 masih layak diandalkan? Nyatanya, ponsel pintar ini terbukti masih kokoh berdiri sebagai perangkat harian utama (daily driver) bagi banyak pengguna setianya.
Menjaga performa ponsel lama agar tetap prima di tahun 2026 tentu membutuhkan kombinasi yang seimbang antara perawatan fisik dan dukungan perangkat lunak. Eksistensi Infinix Note 40 di tahun ini menjadi bukti nyata bahwa racikan spesifikasi yang tepat mampu bertahan melintasi waktu. Keandalan performanya pun kian diperhitungkan berkat komitmen pabrikan yang tidak menelantarkan basis pengguna lama mereka.
Kabar baiknya, Infinix Note 40 baru saja mendapatkan pembaruan sistem operasi krusial di awal tahun ini. Langkah ini seolah menegaskan janji produsen untuk memberikan dukungan jangka panjang bagi penggunanya. Pembaruan ini tidak sekadar membawa peningkatan minor, melainkan sebuah lompatan stabilitas yang membuat aspek visual layar tampak lebih segar serta mempersiapkan jeroan ponsel untuk menyambut ekosistem Android generasi berikutnya.
Proteksi Total Casing Rp 25 Ribu untuk Ketahanan Jangka Panjang
Mempertahankan performa perangkat keras tentu harus dibarengi dengan proteksi fisik yang mumpuni agar ponsel terhindar dari kerusakan akibat benturan. Pengalaman di lapangan menunjukkan bahwa penggunaan pelindung standar jenis softcase bening kerap kali gagal melindungi layar dari retakan mikro saat terjadi benturan yang tidak disengaja. Oleh karena itu, peningkatan ke jenis casing yang lebih tangguh sangat disarankan.
Casing pelindung seperti Rajet Amor yang dijual di kisaran harga Rp 25.000 menjadi opsi terbaik untuk perlindungan maksimal. Desainnya dirancang sangat presisi pada setiap lubang konektor dan speaker di sisi atas maupun bawah. Materialnya mengandalkan kombinasi karet elastis dan plastik keras yang tebal, memberikan rasa aman ekstra saat ponsel digenggam.
Bagian paling krusial dari casing ini adalah rancangan bingkai samping layar dan cincin kamera belakang yang dibuat lebih menonjol ke atas. Struktur ini memastikan komponen kaca sensitif tidak langsung bergesekan dengan permukaan datar. Meski konsekuensinya membuat profil bodi ponsel menjadi lebih tebal, keberadaan plat mika bermotif robot dan modul magnetik di bagian belakang memberikan jaminan keamanan yang sepadan.
Bedah Pembaruan XOS 15: Jembatan Menuju Android 16
Beralih ke sektor perangkat lunak, sistem operasi ponsel ini baru saja mendapat penyegaran lewat pembaruan firmware berkode XOS 15.1.2.145 SP10. Menariknya, pembaruan berbasis Android 15 ini hanya berukuran 367 MB dan sudah mengemas patch keamanan terbaru untuk awal tahun 2026. Di balik ukurannya yang ringkas, pembaruan ini membawa pembaruan masif pada versi Generic Kernel Image (GKI).
Teknologi GKI merupakan standarisasi arsitektur kernel Android yang diinisiasi oleh Google untuk menyelaraskan sistem, meminimalkan fragmentasi software, serta mempercepat distribusi patch keamanan. Peningkatan versi GKI pada ponsel ini memegang peran vital karena berfungsi sebagai fondasi awal. Sistem kernel baru ini sengaja dipersiapkan agar perangkat keras dapat mengadopsi pembaruan besar Android 16 dan XOS 16 secara lebih cepat dan optimal di masa mendatang.
Uji Fitur dan Perbaikan Bug Hasil Update
Dampak instan yang langsung dirasakan setelah instalasi selesai adalah reproduksi warna pada panel layar yang terlihat jauh lebih kontras dan tajam, khususnya saat mengaktifkan mode warna cerah. Selain optimalisasi visual, pembaruan ini juga sukses memberantas berbagai kendala teknis (bug) yang sebelumnya dirasa cukup mengganggu kenyamanan pengguna.
Berikut adalah detail perbaikan performa yang dihadirkan dalam pembaruan XOS terbaru:
-
Transisi Rasio Layar: Masalah lag atau hilangnya responsivitas layar saat berputar dari posisi lanskap ke potret kini sudah diatasi, sehingga navigasi saat menonton video streaming berjalan sangat lancar.
-
Stabilitas Mirroring PC: Konektivitas cross-device untuk kebutuhan transfer file maupun pencerminan layar ke perangkat komputer kini menjadi jauh lebih stabil tanpa putus sambung.
-
Keandalan Perekam Layar: Fitur screen recording bawaan kini terbebas dari masalah glitch visual dengan tetap mempertahankan opsi perekaman kualitas Full HD pada frame rate hingga 60 fps.
-
Akurasi Sensor Biometrik: Masalah kegagalan pemindaian sidik jari pada beberapa kondisi mendesak telah diperbaiki, membuat proses pembukaan kunci layar menjadi lebih aman dan instan.
Meskipun terdapat folder rekomendasi aplikasi baru dari Palm Store pasca-update, hal tersebut bukan masalah besar karena statusnya belum terunduh dan folder iklan tersebut bisa langsung dihapus secara manual. Secara menyeluruh, pembaruan sistem di tahun 2026 ini membuktikan bahwa ponsel pintar yang dirawat dengan baik tetap mampu menyuguhkan performa puncaknya untuk kebutuhan jangka panjang.
Editor : Maylanni Diana Fitri