JAKARTA, RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Modifikasi Alpha One motor listrik kembali menjadi sorotan setelah bengkel spesialis EV Story di Bekasi memperkenalkan solusi sederhana namun efektif untuk mengatasi masalah drop tenaga saat tanjakan panjang. Teknologi pendingin tambahan berbasis kipas otomatis ini disebut mampu menjaga performa motor tetap stabil di kondisi ekstrem.
Alpha One motor listrik selama ini dikenal sebagai salah satu skutik listrik yang cukup andal, namun memiliki kelemahan pada sektor temperatur controller yang mudah meningkat ketika dipakai menanjak secara terus-menerus. Kondisi ini membuat sistem proteksi aktif dan menurunkan tenaga secara otomatis demi menjaga komponen tetap aman.
Di bengkel EV Story yang berlokasi di kawasan Galaxy, Bekasi, masalah tersebut diatasi dengan pemasangan cooling fan berkecepatan tinggi yang bekerja otomatis menggunakan sensor suhu. Sistem ini membuat Alpha One motor listrik tidak lagi bergantung pada saklar manual, melainkan aktif berdasarkan suhu aktual pada controller.
Masalah Overheat pada Controller Alpha One
Dalam penjelasan teknisnya, teknisi EV Story menyebut bahwa bukan motor listrik atau BLDC yang menjadi sumber masalah utama, melainkan controller yang mengalami kenaikan suhu saat beban tinggi. Ketika motor dipaksa menanjak dengan gas penuh dalam waktu lama, suhu controller dapat naik drastis hingga memicu mode proteksi.
Kondisi ini menyebabkan tenaga motor turun secara tiba-tiba. Pada kasus tertentu, pengendara harus berhenti sejenak agar sistem kembali dingin sebelum bisa melanjutkan perjalanan. Inilah yang sering dikeluhkan pengguna Alpha One motor listrik saat melintasi jalur tanjakan panjang seperti pegunungan.
Baca Juga: Tips Lolos Beasiswa LPDP Ala Mahasiswi Harvard, Ini 7 Strategi yang Sering Diabaikan Pendaftar
Solusi Cooling Fan Otomatis Berbasis Thermosensor
EV Story menghadirkan solusi berupa dua kipas high speed berkapasitas total sekitar 6 ampere dengan putaran hingga 16.000 rpm. Kipas ini dipasang langsung pada ruang bagasi yang dimodifikasi agar aliran udara bisa mengenai heatsink controller secara optimal.
Keunggulan utama sistem ini adalah penggunaan thermosensor otomatis. Sensor akan membaca suhu controller dan mengaktifkan kipas saat mencapai batas tertentu, misalnya 45 hingga 70 derajat Celsius tergantung pengaturan. Dengan cara ini, Alpha One motor listrik tetap berada pada suhu kerja ideal tanpa intervensi manual.
Cara Kerja Sistem Pendingin Otomatis
Sensor ditempel langsung pada bagian heatsink controller untuk membaca suhu aktual. Saat temperatur meningkat, sistem akan memicu kipas untuk bekerja. Setelah suhu turun ke batas aman, kipas akan mati secara otomatis.
Sistem ini menciptakan siklus pendinginan yang stabil, sehingga controller tidak sempat mencapai suhu kritis. EV Story bahkan menyebut bahwa pengaturan ini membuat motor tetap mampu menanjak tanpa penurunan performa signifikan.
Dampak pada Performa dan Kenyamanan
Setelah pemasangan, pengguna melaporkan perubahan signifikan pada kestabilan tenaga. Motor tidak lagi mengalami drop mendadak saat menanjak panjang. Bahkan dalam pengujian perjalanan luar kota, sistem ini mampu menjaga performa tetap konsisten.
Selain itu, konsumsi daya kipas yang hanya sekitar 30 watt dinilai sangat kecil dibandingkan manfaat yang diberikan. Sistem ini juga membantu memperpanjang usia controller karena suhu kerja lebih terkontrol.
Biaya dan Penerapan di Bengkel
Untuk pemasangan cooling fan otomatis ini, EV Story Bekasi mematok biaya sekitar Rp400.000 untuk satu paket dua kipas lengkap dengan sensor dan instalasi. Paket ini sudah termasuk pemasangan dan setting temperatur sesuai kebutuhan pengguna.
Dengan biaya yang relatif terjangkau, modifikasi ini dinilai menjadi solusi praktis bagi pengguna Alpha One motor listrik yang sering melakukan perjalanan jauh atau melewati medan tanjakan ekstrem.
Inovasi sederhana ini menunjukkan bahwa masalah performa pada motor listrik tidak selalu harus diselesaikan dengan penggantian besar-besaran, tetapi bisa melalui optimasi sistem pendinginan yang tepat.
Editor : Cholifatun Nisak