BLITAR – XOS 16 menjadi sistem operasi terbaru dari Infinix yang mulai mencuri perhatian setelah hadir pertama kali di Infinix Note Edge. Pembaruan ini membawa perubahan besar dibandingkan XOS 15, mulai dari tampilan antarmuka (UI), peningkatan performa, fitur kecerdasan buatan (AI), hingga sistem keamanan yang lebih modern.
Berdasarkan ulasan dalam sebuah video YouTube, XOS 16 menawarkan pengalaman penggunaan yang terasa lebih mulus dengan desain antarmuka yang lebih bersih. Bahkan, banyak bagian UI disebut memiliki kemiripan dengan iOS milik Apple, terutama pada Control Center, panel notifikasi, animasi transisi, hingga desain widget.
Pembaruan XOS 16 juga diklaim bukan sekadar perubahan kosmetik. Infinix turut meningkatkan efisiensi sistem sehingga aktivitas multitasking, membuka aplikasi, hingga bermain gim terasa lebih stabil dibandingkan generasi sebelumnya.
Tampilan Baru Lebih Modern dan Terlihat Premium
Perubahan paling mencolok pada XOS 16 ada di sektor desain. Jika XOS 15 masih menghadirkan ikon bergaya datar dengan tampilan yang cukup ramai, kini seluruh elemen UI tampil lebih minimalis.
Ikon aplikasi memperoleh sentuhan efek tiga dimensi ringan, sementara desain antarmuka mengusung konsep menyerupai liquid glass yang belakangan populer di iOS. Perubahan juga terlihat pada lock screen, menu Settings, panel notifikasi, hingga Control Center yang kini tampil lebih intuitif.
Animasi perpindahan aplikasi juga dibuat lebih halus sehingga memberikan kesan menggunakan smartphone kelas premium.
Performa Lebih Stabil untuk Multitasking dan Gaming
Selain perubahan visual, peningkatan performa menjadi salah satu nilai jual utama XOS 16.
Dalam pengujian penggunaan sehari-hari, perpindahan antar aplikasi terasa lebih cepat dengan respons yang lebih ringan. Infinix juga mengklaim sistem manajemen sumber daya telah diperbarui sehingga mampu mengurangi frame drop ketika menjalankan aplikasi berat maupun bermain gim.
Bagi pengguna yang gemar bermain game, pembaruan X Arena 3.0 menjadi salah satu fitur yang paling menarik.
Game booster terbaru ini mampu mengoptimalkan performa perangkat, menjaga frame rate tetap stabil, mengurangi lag, serta menghadirkan fitur anti gangguan agar pengguna dapat bermain lebih fokus.
Fitur AI Semakin Lengkap
Salah satu peningkatan terbesar pada XOS 16 adalah hadirnya berbagai fitur berbasis Artificial Intelligence (AI).
AI Gallery kini mampu mengelompokkan foto berdasarkan objek, lokasi, maupun wajah secara otomatis. Pengguna cukup mengetik kata kunci seperti "pantai" atau "baju biru", maka sistem akan langsung menampilkan foto yang sesuai.
Selain itu tersedia fitur AI Wallpaper yang memungkinkan wallpaper berubah sesuai preferensi pengguna sehingga tampilan smartphone terasa lebih personal.
Fitur editing foto juga memperoleh peningkatan dengan kemampuan memperbaiki kualitas gambar secara otomatis tanpa harus melakukan proses edit secara manual.
Smart Panel 2.0 Permudah Produktivitas
XOS 16 juga memperkenalkan Smart Panel 2.0 yang kini tidak lagi sekadar menjadi tempat shortcut aplikasi.
Fitur ini dapat digunakan untuk mengakses kontak penting, perangkat smart home, hingga menyimpan file sementara sebelum dikirim ke aplikasi lain. Kemampuan tersebut membuat proses multitasking menjadi jauh lebih praktis.
Sementara itu, Floating Window 2.0 juga memperoleh penyempurnaan. Pengguna dapat menjalankan beberapa aplikasi sekaligus dalam jendela kecil yang lebih fleksibel dan animasinya terasa lebih halus dibandingkan sebelumnya.
Privasi Lebih Ketat dan Personalisasi Semakin Bebas
Pada sektor keamanan, XOS 16 menghadirkan Private Safe yang lebih canggih untuk menyimpan file pribadi.
Selain itu, sistem kini memberikan indikator ketika kamera maupun mikrofon sedang digunakan oleh aplikasi tertentu sehingga pengguna dapat lebih mudah mengetahui aktivitas perangkat.
Di sisi personalisasi, pengguna memperoleh lebih banyak pilihan tema, font, icon pack, hingga animasi transisi. Theme Store juga diperbarui dengan koleksi yang lebih beragam, meski sebagian masih berbayar.
Pengguna juga dapat mengubah tampilan lock screen hingga Always On Display agar sesuai dengan selera masing-masing.
Masih Ada Kekurangan yang Perlu Diperhatikan
Meski membawa banyak peningkatan, XOS 16 belum sepenuhnya sempurna.
Masalah bloatware masih menjadi keluhan karena masih terdapat sejumlah aplikasi bawaan yang dianggap tidak terlalu dibutuhkan.
Selain itu, versi yang beredar saat ini masih berada pada tahap early access atau beta sehingga kemungkinan masih terdapat bug pada beberapa perangkat.
Sebagian fitur AI juga masih memerlukan koneksi internet agar dapat berjalan maksimal, termasuk AI Eraser dan beberapa fitur pengeditan gambar.
Perubahan tata letak menu juga membuat pengguna XOS 15 membutuhkan waktu untuk beradaptasi, terutama pada posisi Control Center dan pengaturan sistem.
Secara keseluruhan, XOS 16 menghadirkan lompatan yang cukup besar dibandingkan pendahulunya. Kombinasi desain yang lebih modern, performa lebih stabil, fitur AI yang semakin lengkap, serta sistem keamanan yang ditingkatkan menjadikan pembaruan ini layak dinantikan oleh pengguna smartphone Infinix yang memperoleh jadwal update resmi.
Editor : Maylanni Diana Fitri