JAKARTA - iPhone 17e menjadi pilihan Apple yang menarik bagi pengguna yang ingin masuk ke ekosistem Apple dengan harga lebih terjangkau. Setelah dipakai selama tujuh hari, ponsel ini dinilai tetap nyaman untuk aktivitas harian, meski sejumlah fitur penting harus dikorbankan.
Pengalaman menggunakan iPhone 17e tersebut dibandingkan langsung dengan iPhone 17 Pro Max. Hasilnya, performa dan baterai menjadi bagian yang cukup memuaskan, sedangkan sektor kamera, layar 60 Hz, serta absennya Dynamic Island menjadi kompromi terbesar.
Dalam pengujian tersebut, iPhone 17e juga digunakan bersama perangkat Apple lain, seperti Apple Watch SE dan AirPods 4. Kombinasi tersebut memperlihatkan bagaimana ekosistem Apple tetap menjadi salah satu daya tarik utama meski menggunakan perangkat yang lebih murah.
Baterai iPhone 17e Bisa Bertahan Seharian
Salah satu pertanyaan terbesar adalah daya tahan baterai. iPhone 17e yang memiliki kapasitas baterai 4.005 mAh mampu menghasilkan screen-on time atau SOT sekitar enam hingga tujuh jam dalam penggunaan normal.
Saat digunakan bepergian ke Malaysia, ponsel dipakai untuk memesan transportasi, mengambil foto dan video, menonton YouTube, membuka media sosial, hingga berkirim pesan. Setelah digunakan sejak pagi hingga sekitar pukul 23.00, baterai tersisa sekitar 2 persen dengan SOT mencapai tujuh jam.
Untuk penggunaan lebih berat, termasuk bermain Mobile Legends selama sekitar 1,5 jam, SOT yang didapat hampir enam jam. Angka tersebut dinilai cukup baik untuk ukuran smartphone compact.
Dibandingkan iPhone 17 Pro Max yang mampu mencapai sedikitnya delapan jam SOT dalam penggunaan berat, memang terdapat perbedaan. Namun, kapasitas dan ukuran iPhone 17e membuat hasil tersebut masih tergolong memuaskan.
Performa Kencang, tetapi Layar Masih 60 Hz
Performa menjadi salah satu keunggulan iPhone 17e. Berkat chip A19, aktivitas seperti bermain Mobile Legends, menonton video, dan scrolling media sosial berjalan mulus tanpa frame drop yang terasa.
Ponsel ini juga sudah mendukung Apple Intelligence. Namun, fitur tersebut belum banyak digunakan dalam pengujian.
Kompromi paling terasa justru berada pada layar. iPhone 17e menggunakan panel 6,1 inci dengan refresh rate 60 Hz. Bagi pengguna yang terbiasa dengan layar 120 Hz, perbedaannya terasa sangat jelas pada awal pemakaian.
Meski begitu, mata disebut mulai terbiasa setelah dua hingga tiga hari. Ukurannya yang compact justru menjadi kelebihan karena mudah digunakan dengan satu tangan dan nyaman dibawa saat beraktivitas.
Kamera Jadi Kekurangan Paling Besar
Sektor kamera menjadi bagian yang paling banyak mendapat kritik. iPhone 17e hanya memiliki satu kamera utama sehingga tidak menyediakan ultra wide.
Ketiadaan kamera ultra wide membuat pengambilan gambar di ruang sempit atau lokasi wisata menjadi lebih terbatas. Bidang pandang tidak bisa dibuat seluas kamera ultra wide pada iPhone 17 Pro Max.
Ponsel ini juga tidak memiliki Cinematic Mode. Sementara itu, absennya kamera telefoto masih dianggap bisa ditoleransi karena pengguna tetap dapat melakukan zoom dan mengambil foto portrait dengan hasil yang dinilai baik.
Untuk video, kualitasnya tetap menjadi salah satu nilai jual. Dynamic range dinilai bagus, detail wajah tetap terlihat dalam kondisi backlight, dan efek bokeh dari kamera utama terlihat natural.
Ekosistem Apple Tetap Jadi Daya Tarik
Walaupun berada di kelas lebih terjangkau, iPhone 17e tetap menawarkan sejumlah fitur yang membuat pengalaman Apple terasa lengkap. Salah satunya dukungan MagSafe yang dapat digunakan bersama berbagai aksesori, termasuk power bank, tripod, dan mounting.
Penggunaan bersama Apple Watch SE dan AirPods 4 juga memperlihatkan integrasi antardevice. AirPods dapat berpindah koneksi secara otomatis ketika pengguna berganti perangkat, sedangkan Apple Watch dapat digunakan untuk pembayaran dan membantu membuka MacBook.
Setelah tujuh hari, iPhone 17e dinilai tidak membuat pengguna menyesal. Ponsel ini tetap nyaman, cepat, dan memiliki baterai yang cukup awet.
Namun, komprominya jelas. Kamera ultra wide, Dynamic Island, refresh rate 120 Hz, dan sejumlah fitur kamera menjadi pembeda dengan model flagship. Karena itu, iPhone 17e paling menarik bagi pengguna yang sudah berada dalam ekosistem Apple dan mengutamakan pengalaman penggunaan dibandingkan jumlah spesifikasi.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : youtuber cupu