HP Chromebook 11 G8 EE Rp1,7 Juta, Spek Celeron tapi Bisa Lancar Buka Banyak Tab

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:00 WIB
HP Chromebook 11 G8 EE Rp1,7 juta punya Celeron N4020 dan RAM 4 GB. Simak alasan laptop murah ini tetap lancar untuk kerja berbasis internet.(SC Youtube)
HP Chromebook 11 G8 EE Rp1,7 juta punya Celeron N4020 dan RAM 4 GB. Simak alasan laptop murah ini tetap lancar untuk kerja berbasis internet.(SC Youtube)

JAKARTA - HP Chromebook 11 G8 EE mencuri perhatian karena harganya hanya sekitar Rp1,7 juta. Laptop keluaran HP ini menawarkan spesifikasi sederhana, tetapi mampu menjalankan berbagai aktivitas harian dengan cukup lancar berkat penggunaan sistem operasi Chrome OS.

HP Chromebook 11 G8 EE bukan perangkat baru karena pertama kali diperkenalkan pada 2021. Harga awalnya disebut berada di kisaran Rp2,9 juta, lalu turun hingga hampir setengahnya. Penurunan harga tersebut membuat Chromebook ini menarik bagi pengguna dengan anggaran terbatas.

Dalam ulasan GadgetIn, laptop tersebut bahkan mampu digunakan untuk berpindah-pindah tab Google Chrome tanpa terasa terlalu berat. Rahasianya bukan pada spesifikasi tinggi, melainkan sistem operasi yang lebih ringan dibandingkan Windows.

Intel Celeron N4020 dan RAM 4 GB

Dari sisi hardware, HP Chromebook 11 G8 EE memang tidak menawarkan spesifikasi tinggi. Laptop ini menggunakan Intel Celeron N4020 dual-core dengan kecepatan 1,1 GHz.

Baca Juga: Upacara HUT Ke-81 RI di Rejotangan Khidmat, Camat Didi Tekankan Pentingnya Kerukunan dan Kekompakan Warga

RAM yang digunakan berkapasitas 4 GB dengan tipe low power dan kecepatan 2400 MHz. Sementara itu, penyimpanan internal hanya 32 GB menggunakan eMMC.

Kapasitas tersebut terbilang sangat kecil untuk ukuran laptop masa kini. Namun, pengguna masih dapat menambah penyimpanan menggunakan MicroSD, flashdisk, maupun perangkat penyimpanan eksternal lainnya.

Untuk konektivitas, tersedia dua port USB-C yang salah satunya digunakan untuk mengisi daya. Ada pula dua USB-A yang dapat dimanfaatkan untuk perangkat seperti mouse.

Laptop ini tidak memiliki HDMI dan port Ethernet. Jika ingin menghubungkan monitor atau menggunakan koneksi jaringan kabel, pengguna perlu menambahkan dongle.

Chrome OS Bikin Laptop Terasa Ringan

Spesifikasi rendah menjadi lebih masuk akal karena HP Chromebook 11 G8 EE tidak menggunakan Windows. Perangkat ini menjalankan Chrome OS yang dirancang untuk bekerja dengan kebutuhan sistem lebih ringan.

Baca Juga: Resep Es Krim Rumahan Super Lembut, Cuma Pakai Bahan Sederhana dan Bisa Jadi Ide Jualan

Aktivitas yang dilakukan melalui browser juga banyak mengandalkan layanan berbasis cloud. Karena itu, pengguna tidak selalu membutuhkan prosesor dan RAM besar untuk pekerjaan sehari-hari.

Google Docs, Google Slides, Google Drive, Gmail, Google Meet, Zoom, Microsoft Teams hingga berbagai layanan komunikasi dapat digunakan melalui browser.

Bahkan pekerjaan yang membutuhkan komputasi tertentu dapat dilakukan melalui layanan cloud. Pengguna cukup memiliki koneksi internet yang stabil untuk mendapatkan pengalaman yang lebih optimal.

Chrome OS juga memiliki akses ke Play Store. Beberapa aplikasi Android dapat dipasang langsung tanpa emulator, termasuk aplikasi seperti Adobe Lightroom dan CapCut.

Meski demikian, tidak semua aplikasi Android tersedia dalam versi Chromebook. Pengalaman bermain game juga tidak selalu ideal karena banyak game dirancang untuk perangkat dengan layar sentuh.

Layar dan Penyimpanan Jadi Kekurangan

Salah satu bagian yang paling sederhana dari laptop ini adalah layar. HP Chromebook 11 G8 EE menggunakan panel TN berukuran 11,6 inci dengan resolusi HD.

Kecerahannya berada di angka 220 nits dan cakupan warnanya sekitar 45 persen NTSC. Karena itu, kualitas visualnya tidak menjadi nilai jual utama.

Pengguna yang membutuhkan tampilan lebih luas dapat menghubungkannya ke monitor eksternal. Namun, karena tidak tersedia port HDMI, diperlukan adaptor tambahan.

Kapasitas penyimpanan 32 GB juga perlu diperhatikan. Chromebook memang dirancang agar pengguna banyak memanfaatkan penyimpanan cloud, tetapi penggunaan secara offline akan lebih terbatas.

Baterai Bisa Bertahan Sekitar 10 Jam

Meski memiliki baterai 47 Wh, daya tahan perangkat ini cukup mengesankan. Dalam pengujian memutar video YouTube 1080p dengan brightness 75 persen dan Wi-Fi aktif, laptop mampu bertahan sekitar 10 jam.

Bobotnya juga hanya sekitar 1,3 kilogram. Bentuk yang ringkas membuatnya mudah dibawa untuk aktivitas sehari-hari.

Build quality laptop disebut cukup baik untuk kelas harganya. Bodi memiliki tekstur yang membuat perangkat tidak mudah terasa licin. Keyboard juga dinilai nyaman untuk digunakan mengetik.

Namun, touchpad menjadi salah satu bagian yang terasa kurang kokoh dibandingkan laptop pada umumnya.

Siapa yang Cocok Membelinya?

HP Chromebook 11 G8 EE bukan laptop untuk semua pengguna. Perangkat ini tidak cocok bagi mereka yang membutuhkan aplikasi Windows, game berat, editing profesional, atau software enterprise tertentu.

Sebaliknya, Chromebook ini lebih sesuai untuk pengguna yang membutuhkan perangkat murah untuk browsing, mengetik dokumen, mengikuti rapat online, mengirim email, chatting, menonton video, hingga pekerjaan ringan lainnya.

Dengan harga sekitar Rp1,7 juta, perangkat ini menawarkan pendekatan berbeda. Spesifikasinya memang rendah, tetapi Chrome OS membuat kemampuan tersebut tetap relevan untuk aktivitas berbasis internet.

Bagi pengguna yang memiliki anggaran sangat terbatas dan tidak membutuhkan software berat, HP Chromebook 11 G8 EE bisa menjadi alternatif menarik. Namun, sebelum membeli, pastikan seluruh aplikasi yang dibutuhkan tersedia dan dapat berjalan di Chrome OS.

Editor : Maylanni Diana Fitri
HP Chromebook 11 G8 EE laptop Rp1 7 juta Intel Celeron N4020 Chromebook