JAKARTA - Rekomendasi laptop 7-10 juta kini semakin beragam. Di kelas harga ini, konsumen bisa menemukan perangkat dengan performa tinggi, layar berkualitas, hingga laptop lokal yang menawarkan spesifikasi di atas rata-rata.
Rentang laptop 7-10 juta juga menjadi salah satu segmen yang cukup menarik karena perbedaan harga tidak selalu menentukan kualitas. Ada laptop Rp7 jutaan yang justru mampu menandingi perangkat Rp8-9 jutaan.
Dalam ulasan GadgetIn, sejumlah laptop diuji secara langsung selama sekitar satu minggu. Performa, fitur, desain, harga, kemampuan gaming, hingga nilai keseluruhan dibandingkan sebelum menentukan perangkat yang layak direkomendasikan.
Advan Workplus, Laptop Lokal dengan Ryzen 5 6600H
Salah satu rekomendasi datang dari Advan Workplus. Laptop lokal ini dibanderol sekitar Rp7,1 juta dan menggunakan AMD Ryzen 5 6600H.
Prosesor tersebut menjadi daya tarik utama karena performanya dinilai mampu bersaing dengan laptop yang harganya lebih tinggi. Untuk bermain Genshin Impact, laptop ini masih mampu menjalankannya dengan lancar selama pengaturan grafis tidak terlalu tinggi.
Advan Workplus juga sudah menggunakan RAM LPDDR5. Fitur lainnya mencakup USB-C, sensor fingerprint, serta bobot sekitar 1,3 kilogram.
Laptop ini sebelumnya sempat diragukan karena Advan lebih dikenal sebagai merek ponsel. Namun, setelah lebih dari satu tahun beredar, perangkat tersebut dinilai masih kompetitif.
Axioo Hype 5 AMD Jadi Pesaing Serius
Pesaing langsung Advan Workplus datang dari Axioo Hype 5 AMD. Laptop lokal ini juga menawarkan spesifikasi yang menarik di kelas Rp7 jutaan.
Baca Juga: Resep Es Krim Rumahan Super Lembut, Cuma Pakai Bahan Sederhana dan Bisa Jadi Ide Jualan
Perbedaan utama terletak pada desain dan kemampuan upgrade. Axioo Hype 5 AMD dinilai memiliki desain yang lebih modern, meski bobotnya sekitar 110 gram lebih berat dibandingkan Advan.
RAM pada Axioo masih menggunakan tipe SODIMM sehingga dapat dilepas dan di-upgrade. Kapasitas bawaan keduanya sudah 16 GB, sehingga kebutuhan upgrade mungkin belum terlalu mendesak.
Dari sisi layar, Axioo disebut sedikit lebih terang. Sementara Advan memiliki keunggulan berupa fingerprint sensor.
Keduanya dinilai menawarkan value yang kuat. Axioo juga memiliki pengalaman panjang di pasar laptop serta jaringan service center yang cukup luas.
Asus Vivobook Go 15 OLED untuk Penggemar Layar
Bagi pengguna yang mengutamakan kualitas layar, Asus Vivobook Go 15 OLED menjadi pilihan menarik. Harganya berada di kisaran Rp7,2 juta.
Keunggulan utamanya adalah panel OLED berukuran 15,6 inci. Tingkat kecerahannya dapat mencapai 600 nits untuk peak HDR dan cakupan warna mencapai 100 persen DCI-P3.
Spesifikasi tersebut tergolong istimewa karena laptop di kelas harga ini umumnya masih menggunakan panel IPS dengan cakupan warna lebih terbatas.
Keyboard full-size dengan numpad, SSD 512 GB, serta fingerprint sensor turut menjadi nilai tambah.
Namun, performanya tidak sekuat beberapa laptop lain. RAM 8 GB tidak dapat di-upgrade dan prosesor yang digunakan bukan pilihan untuk pekerjaan multitasking berat atau gaming.
Karena itu, laptop ini lebih cocok untuk pengguna yang mengutamakan layar berkualitas untuk menonton, bekerja, mengedit foto ringan, dan aktivitas kantor sehari-hari.
Acer Aspire 14 Punya Performa Lebih Buas
Jika performa menjadi prioritas, Acer Aspire 14 layak dipertimbangkan. Laptop ini menggunakan prosesor Intel generasi ke-13 seri H dan GPU Nvidia RTX 2050.
Harganya berada di sekitar Rp9,7 juta untuk varian RAM 8 GB single channel. Agar performanya lebih maksimal, RAM tambahan disarankan untuk mendapatkan konfigurasi dual channel.
Dalam pengujian game AAA, perangkat tersebut mampu menghasilkan sekitar 70 FPS dengan pengaturan medium pada resolusi 1080p.
Acer Aspire 14 juga memiliki Thunderbolt 4 yang memungkinkan pengguna menghubungkan hingga dua monitor 4K. SSD-nya memiliki kecepatan baca hingga sekitar 5.000 MB per detik.
Dengan bobot sekitar 1,5 kilogram, laptop ini menawarkan kombinasi performa dan portabilitas yang cukup menarik.
Kekurangannya terletak pada layar. Cakupan warnanya hanya sekitar 60 persen sRGB sehingga tidak seistimewa Asus Vivobook Go OLED.
MSI Thin 15 untuk Gaming
Pilihan lain datang dari MSI Thin 15. Laptop gaming ini memiliki harga di bawah Rp10 juta dan menggunakan GPU RTX 3050.
Performanya berada di atas Acer Aspire 14 dalam urusan grafis. Layar 144 Hz juga menjadi nilai tambah bagi gamer.
Namun, konsekuensinya adalah bobot yang lebih berat dan desain yang lebih besar. Layar juga dinilai lebih redup dibandingkan Acer.
MSI Thin 15 juga tidak memiliki Thunderbolt sehingga pilihan konektivitasnya tidak selengkap Acer Aspire 14.
Pilih Berdasarkan Kebutuhan
Dari sejumlah rekomendasi laptop 7-10 juta tersebut, tidak ada satu perangkat yang otomatis menjadi pilihan terbaik untuk semua pengguna.
Advan Workplus dan Axioo Hype 5 AMD menarik untuk konsumen yang mencari value dari laptop lokal. Asus Vivobook Go 15 OLED lebih cocok bagi pengguna yang mengutamakan kualitas layar.
Sementara Acer Aspire 14 dan MSI Thin 15 dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang membutuhkan performa lebih tinggi untuk gaming maupun pekerjaan berat.
Dengan demikian, sebelum membeli laptop, konsumen perlu menentukan prioritas terlebih dahulu. Apakah membutuhkan layar berkualitas, performa gaming, kemampuan upgrade, bobot ringan, atau kombinasi semuanya.
Editor : Maylanni Diana Fitri