MALANG - Laptop pelajar gaming kini tidak hanya dibutuhkan untuk bermain game. Perangkat di kelas harga Rp15 juta hingga Rp20 juta juga mulai dilirik pelajar dan mahasiswa yang membutuhkan performa tinggi untuk kuliah, mengedit video, membuat konten, hingga menjalankan aplikasi berat.
Dalam rekomendasi Laptop Pelajar Gaming pertengahan 2026, terdapat sejumlah model yang masih menawarkan harga menarik karena beberapa di antaranya disebut masih menggunakan kisaran harga yang mirip dengan tahun sebelumnya. Namun, pembeli tetap perlu memperhatikan spesifikasi agar tidak salah memilih.
Untuk kelas Laptop Pelajar Gaming Rp15 juta sampai Rp20 juta, terdapat sejumlah standar yang dinilai penting. Laptop di kisaran Rp15 juta-Rp17 juta setidaknya disarankan menggunakan GPU RTX 4050, sedangkan rentang Rp18 juta-Rp20 juta lebih menarik jika sudah membawa RTX 5050 atau lebih tinggi.
Selain kartu grafis, prosesor menjadi bagian penting. Laptop yang direkomendasikan sebaiknya menggunakan prosesor high performance, seperti Intel seri H atau HX maupun AMD seri HS dan HX.
Layar juga menjadi perhatian utama. Panel IPS dengan refresh rate di atas 120 Hz dan cakupan warna 100 persen sRGB menjadi salah satu standar yang ditekankan. Spesifikasi ini dinilai penting karena laptop di kelas tersebut seharusnya tidak hanya digunakan untuk bermain game, tetapi juga mendukung pekerjaan kreatif seperti editing foto dan video.
Untuk RAM, kapasitas minimal yang disarankan adalah 16 GB. Konfigurasi single channel masih bisa diterima apabila tersedia ruang untuk upgrade. Sementara penyimpanan setidaknya sudah menggunakan SSD, dengan kapasitas yang umumnya berada di 512 GB pada sejumlah model.
Salah satu model yang masuk rekomendasi adalah Acer Nitro V15. Laptop ini tersedia dalam beberapa varian prosesor, termasuk Core 5 210H, Core i5-13420H dan Core i7-13620H. Varian tertentu membawa RTX 5050 8 GB, layar IPS 180 Hz dengan cakupan 100 persen sRGB, serta SSD 512 GB.
Ada pula Acer Nitro Lite 16 yang dibanderol sekitar Rp16,499 juta. Keunggulan utamanya terletak pada desain yang lebih tipis dan ringan dengan bobot sekitar 1,88 kilogram. Laptop ini menggunakan RTX 4050, RAM 16 GB dual channel melalui kombinasi 8 GB onboard dan 8 GB SODIMM, layar 16 inci 180 Hz dengan 100 persen sRGB, serta dukungan USB Type-C 100 watt dan Thunderbolt 4.
Pilihan lain adalah Lenovo LOQ Essential 15 dengan harga sekitar Rp19 jutaan. Laptop ini menggunakan RTX 5050 8 GB dengan TGP 65 watt dan prosesor Core i5-13450HX. Layarnya IPS Full HD 144 Hz dengan cakupan 100 persen sRGB. Model ini juga menarik bagi mahasiswa karena tersedia garansi resmi serta perlindungan accidental damage protection yang dapat diperpanjang.
Baca Juga: Modal Rp44 Ribu Bisa Jadi 27 Es Krim Cokelat, Dijual Rp3.000 Sudah Cuan? Ini Hitungannya
Salah satu model paling menarik dalam daftar adalah MSI Cyborg 15 B2RW. Dengan harga sekitar Rp19,599 juta, laptop ini menjadi satu-satunya model yang disebut membawa RTX 5060 di rentang harga tersebut.
GPU tersebut membuat MSI Cyborg 15 menarik bagi pengguna yang mengutamakan performa, termasuk untuk game dan pekerjaan kreatif. Meski demikian, TGP GPU berada di kisaran 45 watt karena desain bodinya yang relatif tipis.
Beberapa model lain seperti ASUS Gaming V16, Axioo Pongo 750, Colorful P15 dan HP Victus 15 juga masih bisa dipertimbangkan. Namun, sejumlah model tersebut tidak masuk rekomendasi utama karena layarnya belum mencapai 100 persen sRGB.
Bagi pelajar dan mahasiswa, pilihan terbaik bukan sekadar laptop dengan GPU paling tinggi. Layar, kapasitas RAM, prosesor, bobot, kemampuan upgrade, garansi, dan kebutuhan penggunaan sehari-hari juga perlu diperhitungkan. Dengan pertimbangan tersebut, Laptop Pelajar Gaming di kisaran Rp15 juta-Rp20 juta bisa menjadi perangkat serbaguna untuk belajar, berkarya, sekaligus bermain game.
Editor : Carissa Emrys Fawnia