JAKARTA - Polytron Fox 350 hadir sebagai penerus Fox R dengan sejumlah pembaruan pada desain, kenyamanan, fitur, dan sistem baterai.
Polytron Fox 350 menjadi salah satu motor listrik yang menarik perhatian karena menawarkan perpaduan antara desain maxi scooter, performa yang cukup tinggi, serta harga yang relatif terjangkau. Model ini hadir sebagai pengganti Polytron Fox R yang sebelumnya lebih dikenal dengan nama Fox Air.
Berdasarkan sejumlah ulasan penggunaan dan pengujian, Polytron Fox 350 masih mempertahankan sejumlah spesifikasi utama dari generasi sebelumnya. Motor listrik ini menggunakan dinamo 3.000 watt dengan tenaga maksimal yang disebut dapat mencapai 6,4 kW. Kecepatan maksimumnya mencapai sekitar 95 km/jam pada mode S, sedangkan mode D berada di kisaran 61-64 km/jam.
Salah satu bagian yang tetap dipertahankan adalah baterai lithium berkapasitas 3,7 kWh atau sekitar 72 volt 52 Ah. Polytron mengklaim jarak tempuh motor dapat mencapai 130 kilometer dalam kondisi berkendara santai.
Dalam pengujian penggunaan sebelumnya, motor mampu menempuh sekitar 77,4 kilometer dengan sisa baterai sekitar 10 persen. Pengujian tersebut dilakukan dengan kombinasi mode S dan D serta bobot pengendara yang cukup besar.
Pengisian baterai menggunakan charger onboard. Berdasarkan materi peluncuran, waktu pengisian dari 0 hingga 100 persen berada di kisaran 4-5 jam, sedangkan pengujian lain menyebut sekitar 5-6 jam. Charger memiliki output 84 volt 10 ampere dengan kebutuhan daya sekitar 840-860 watt.
Salah satu perubahan paling penting pada Polytron Fox 350 adalah posisi berkendara. Keluhan terhadap Fox R sebelumnya banyak berkaitan dengan posisi kaki yang terlalu menekuk sehingga terasa seperti sedang jongkok atau nangkring.
Pada Fox 350, Polytron memberikan dek kaki yang lebih rendah serta area untuk selonjoran di sisi kanan dan kiri. Perubahan ini membuat posisi duduk terasa lebih santai dan tidak terlalu menekuk.
Jok juga tetap dibuat lebar dan empuk. Namun, dalam pengamatan saat peluncuran, bagian belakang dek masih dinilai cukup lebar sehingga kaki pengendara tertentu dapat menyentuh bagian bodi ketika turun dari motor. Artinya, ergonomi sudah mengalami peningkatan, meski masih ada ruang untuk penyempurnaan.
Polytron Fox 350 juga mendapatkan sejumlah fitur baru. Salah satunya adalah regenerative braking yang membantu mengembalikan sebagian energi ke baterai ketika motor mengalami deselerasi.
Fitur hill start assist juga tersedia untuk membantu pengendara ketika berhenti di tanjakan. Motor tidak langsung bergerak mundur ketika rem dilepas sehingga pengendara memiliki waktu untuk kembali membuka throttle.
Selain itu, terdapat cruise control, keyless, fitur mundur, USB Type-C, serta aplikasi yang dapat terhubung dengan motor. Aplikasi tersebut bahkan dapat digunakan sebagai alternatif untuk mengunci dan membuka sistem motor ketika pengguna tidak membawa remote.
Baca Juga: Harga Telur Ayam Anjlok, Peternak Makin Terjepit dan Minta Pemerintah Turun Tangan
Dari sisi tampilan, Polytron Fox 350 mendapatkan desain yang lebih tajam dengan karakter maxi scooter yang semakin kuat. Bentuknya disebut menyerupai skuter berukuran menengah seperti Yamaha NMAX atau Honda PCX.
Bagian lampu depan juga mendapatkan penyempurnaan. Jika pada Fox R sebelumnya sorotan lampu dinilai terlalu menyebar dan kurang fokus, Fox 350 hadir dengan pencahayaan yang diklaim lebih terarah.
Suspensi depan turut diperbarui untuk menjawab keluhan mengenai karakter suspensi generasi sebelumnya. Namun, pengujian langsung yang lebih jauh masih diperlukan untuk memastikan seberapa besar peningkatan kenyamanannya.
Baca Juga: Harga Telur Anjlok, Peternak di Sejumlah Daerah Terancam Gulung Tikar
Polytron menawarkan dua skema kepemilikan. Untuk wilayah Jakarta, motor dengan sistem sewa baterai dibanderol sekitar Rp15,5 juta, dengan biaya sewa baterai Rp200.000 per bulan.
Sementara itu, konsumen yang ingin membeli motor sekaligus baterainya dapat memilih paket dengan harga sekitar Rp17,5 juta. Sistem sewa baterai memberikan keuntungan berupa garansi baterai selama masa sewa.
Dengan performa hingga 95 km/jam, baterai 3,7 kWh, jarak tempuh yang diklaim mencapai 130 kilometer, serta berbagai fitur baru, Polytron Fox 350 menjadi opsi menarik bagi pengguna yang ingin beralih ke kendaraan listrik untuk kebutuhan harian.
Editor : Carissa Emrys Fawnia