JAKARTA - Harga laptop gaming 2026 kembali naik, terutama pada sejumlah model dengan GPU RTX 50 Series. Kenaikan paling terasa pada beberapa laptop Lenovo, sementara Asus dan MSI masih mempertahankan harga di segmen tertentu. Kondisi ini disebut berkaitan dengan krisis pasokan memori yang diperkirakan belum segera berakhir.
Update tersebut disampaikan berdasarkan pemantauan harga laptop gaming hingga Agustus 2026. Data yang dibahas merupakan perbandingan dengan daftar harga yang sebelumnya dipantau sekitar September 2025 dan April 2026.
Segmen laptop gaming yang dulu dianggap entry level kini mulai bergeser ke kelas menengah dari sisi harga. Salah satu contohnya Lenovo LOQ 15 IRX10 dengan RTX 5050.
Baca Juga: Laptop Pelajar Gaming 5 Jutaan, Ini 6 Pilihan yang Layak Dipertimbangkan
Pada awalnya, laptop tersebut berada di kisaran Rp15 juta hingga Rp16 jutaan. Kemudian pada April 2026 harganya disebut mencapai sekitar Rp18,6 juta. Memasuki Agustus 2026, harganya kembali naik hingga kisaran Rp19,9 juta.
Kenaikan tersebut membuat laptop RTX 5050 yang sebelumnya menjadi pilihan untuk pelajar, mahasiswa, maupun gamer dengan anggaran terbatas kini semakin sulit disebut murah.
Kenaikan Harga Berbeda di Tiap Merek
Tidak semua produsen menaikkan harga dengan pola yang sama. Asus Gaming V16 menjadi salah satu model yang kenaikannya dinilai masih lebih terkendali.
Baca Juga: Laptop 5–7 Juta Jadi Kelas Paling Rumit, Ada Hidden Gem yang Harganya Turun
Harga laptop tersebut sebelumnya berada di sekitar Rp19,4 juta dan naik menjadi sekitar Rp19,6 juta pada April 2026. Pada Agustus, harganya disebut berada di kisaran Rp22,5 juta.
Asus Gaming V16 V3607 VM menggunakan Intel Core 7 Processor 240H dan GPU RTX 5060. Kekurangannya, kipas laptop disebut cukup berisik dan desainnya dinilai lebih standar dibandingkan Lenovo LOQ.
Kenaikan lebih tajam terlihat pada lini Lenovo lainnya. Salah satu laptop dengan RTX 5050 yang sebelumnya sangat direkomendasikan kini berada di kisaran Rp26,8 juta. Kenaikannya disebut mencapai sekitar Rp6,8 juta.
Baca Juga: Laptop 5–7 Juta Jadi Kelas Paling Rumit, Ada Hidden Gem yang Harganya Turun
Sementara itu, laptop dengan RTX 5070 justru disebut menjadi salah satu pilihan yang relatif menarik. Model tersebut masih berada di harga yang sama seperti pemantauan April 2026 dan disebut sebagai “harta karun” karena menawarkan GPU kelas atas dengan harga yang belum ikut naik dalam beberapa bulan terakhir.
Namun, stoknya terbatas. Laptop tersebut juga tidak tersedia di semua toko sehingga konsumen perlu memperhatikan penjual yang terpercaya.
Di kelas menengah, MSI Vector 16 HX AI justru menjadi salah satu model yang kenaikannya paling minim. Laptop dengan Intel Core Ultra 9 275HX dan RTX 5070 Ti itu sebelumnya berada di sekitar Rp36,5 juta pada April.
Pada Agustus 2026, harganya disebut hanya naik sekitar Rp500 ribu di toko yang sama.
Krisis Memori Tekan Harga Laptop
Perbedaan strategi harga tersebut dinilai berkaitan dengan cara masing-masing merek menghadapi krisis memori.
Asus disebut menggunakan strategi subsidi silang. Harga laptop di kelas bawah dipertahankan agar tetap kompetitif, sementara model flagship seperti ROG Strix mengalami kenaikan lebih tinggi.
Sebaliknya, Lenovo dinilai lebih memilih meneruskan kenaikan biaya kepada konsumen. Hal tersebut terlihat dari kenaikan harga pada lini LOQ dan model flagship mereka.
Baca Juga: Laptop 5–7 Juta Jadi Kelas Paling Rumit, Ada Hidden Gem yang Harganya Turun
MSI mengambil pendekatan berbeda dengan mempertahankan harga di segmen menengah seperti Vector. Segmen tersebut dinilai sensitif terhadap perbandingan harga dan performa.
Sementara itu, merek lain disebut mencoba memperbanyak produk murah dengan spesifikasi yang dianggap menarik untuk pasar pelajar.
Kondisi pasokan memori juga diperkirakan belum akan cepat normal. Dalam transkrip disebutkan CEO Samsung memperkirakan krisis pasokan RAM dan NAND dapat berlanjut setidaknya hingga 2027.
Baca Juga: 5 Laptop Murah Terbaik 2025 di Bawah Rp5 Juta, Ada Lenovo hingga Acer
Penyebabnya, produsen memori besar lebih memilih mengalokasikan wafer silicon untuk kebutuhan HBM yang berkaitan dengan server AI. Pasokan dari produsen memori China juga disebut belum mampu mengintervensi harga global secara signifikan.
Bagi konsumen, kondisi tersebut membuat pembelian laptop gaming perlu dilakukan lebih hati-hati. Salah satu saran yang diberikan adalah mencari stok lama dari penjual terpercaya sebelum harga kembali berubah.
Pilihan lain adalah membeli laptop dengan RAM 8 GB atau 16 GB single stick jika tersedia slot upgrade. RAM kemudian bisa ditambah ketika dana mencukupi atau harga komponen kembali lebih terjangkau.
Konsumen juga disarankan menyesuaikan laptop dengan kebutuhan. Jika hanya digunakan untuk game esports atau editing ringan, membeli RTX 50 Series tidak harus menjadi pilihan.
Laptop RTX 40 Series, RTX 30 Series, atau perangkat bekas dengan garansi penjual dapat menjadi alternatif. Intinya, keputusan membeli sebaiknya tidak didorong FOMO agar kenaikan harga laptop gaming 2026 tidak semakin membebani keuangan.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : PemmzChannel