Nokia 6.1 Plus Rp1,2 Jutaan, HP Compact yang Ternyata Bukan Barang Baru

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 18:00 WIB
Nokia 6.1 Plus Rp1,2 jutaan masih menarik dengan desain compact, tetapi unit yang diuji ternyata bukan barang resmi dan diduga rekondisi. (Gemini AI)
Nokia 6.1 Plus Rp1,2 jutaan masih menarik dengan desain compact, tetapi unit yang diuji ternyata bukan barang resmi dan diduga rekondisi. (Gemini AI)

JAKARTA - Nokia 6.1 Plus kembali dijual dengan harga sekitar Rp1,2 jutaan untuk varian RAM 6 GB dan penyimpanan 64 GB. Namun, ponsel lawas yang dulu dikenal sebagai Nokia X6 ini ternyata menyimpan sejumlah tanda tanya soal kondisi unit dan keasliannya.

Ponsel tersebut dibeli untuk melihat seperti apa kondisinya jika digunakan pada 2026. Secara tampilan, Nokia 6.1 Plus masih terlihat menarik karena membawa desain compact, bodi ringan, serta material kaca glossy di bagian belakang dan frame aluminium.

Unit yang dibeli diklaim dalam kondisi baru. Namun, sejak proses unboxing, terdapat beberapa hal yang membuat pembelinya curiga. Kotak terlihat berbeda dari yang pernah dilihat sebelumnya. Kondisi bodi juga memiliki sedikit kotoran dan bekas benturan.

Baca Juga: Nokia G42 5G Punya Fitur Lain yang Jarang Dibahas, Dari Sistem Keamanan hingga Pengalaman Pemakaian Harian

Isi kotaknya sendiri masih cukup lengkap. Selain unit ponsel, terdapat SIM ejector, softcase hitam matte, headset, kabel USB Type-C, serta adaptor charger dengan output 5 volt 3 ampere.

Desain Compact dan Android One

Nokia 6.1 Plus memiliki layar 5,8 inci dengan panel IPS. Pada bagian depan masih terlihat poni dan bezel bawah yang cukup tebal, tetapi resolusinya sudah Full HD Plus dan mendukung hingga 10 titik multitouch.

Desain menjadi salah satu daya tarik utama. Ponsel ini terasa pendek, tipis, dan ringan ketika dibandingkan dengan perangkat berukuran lebih besar. Bagian belakangnya menggunakan kaca glossy, sedangkan frame memakai aluminium dengan finishing matte.

Baca Juga: Nokia G42 5G Harga Terbaru Indonesia Jadi Sorotan, HP Murah Snapdragon Ini Ternyata Punya Kelebihan Menarik

Di bagian belakang terdapat dua kamera dengan kamera utama 16 MP, LED flash, pemindai sidik jari, logo Nokia, serta tulisan Android One. Untuk konektivitas, tersedia jack audio 3,5 mm, USB Type-C, serta slot SIM hybrid.

Saat dinyalakan, perangkat menggunakan Android 10. Sistem tersebut merupakan pembaruan terakhir dari Android 8 yang menjadi sistem bawaan. Patch keamanan pada unit yang diuji tercatat 1 Agustus 2021.

Program Android One sendiri menawarkan Android dengan tampilan yang lebih sederhana dan minim aplikasi bawaan. Pada unit ini, aplikasi bawaan juga lebih banyak berasal dari ekosistem Google.

Baca Juga: NVIDIA Suntik Dana Raksasa Rp 16 Triliun ke Nokia, Percepat Dominasi AI Jaringan 6G Global

Snapdragon 636 Mulai Kewalahan

Untuk performa, Nokia 6.1 Plus mengandalkan Snapdragon 636 dengan prosesor octa-core hingga 1,8 GHz, RAM 6 GB, penyimpanan 64 GB, GPU Adreno 509, dan jaringan 4G.

Penyimpanannya masih menggunakan eMMC. Dari kapasitas 64 GB, sekitar 11 GB sudah terpakai sehingga tersisa kurang lebih 52,7 GB. RAM yang tersedia ketika perangkat masih dalam kondisi awal sekitar 4,7 GB.

Dalam pengujian menggunakan AnTuTu V11, skornya berada di kisaran 300 ribuan. Sensor yang tersedia cukup banyak, termasuk gyroscope, light, magnetic, dan orientation. Namun, NFC tidak tersedia.

Untuk kamera, perekaman video dapat dilakukan hingga resolusi 4K. Pengujian video dilakukan pada 1080p, sementara frame rate disebut berada di sekitar 30 fps.

Baca Juga: Kelebihan Nokia G42 5G Jadi Daya Tarik Utama, HP Murah Ini Ternyata Punya Fitur yang Jarang Dimiliki Rival

Masalah terbesar mulai terlihat ketika ponsel digunakan untuk aktivitas berat. Saat memainkan Mobile Legends pada pengaturan bawaan High, frame drop cukup parah ketika situasi permainan ramai.

Bodi juga terasa cepat panas. Dalam pengujian sekitar 10 menit bermain Mobile Legends, baterai berkurang sekitar 8 persen. Dengan kapasitas baterai sekitar 3.000 mAh, daya tahan perangkat memang menjadi salah satu kelemahannya.

Penggunaan normal menghasilkan screen-on time sekitar tiga jam. Sementara pengisian dari 20 persen hingga penuh membutuhkan sekitar 1,5 jam jika menggunakan adaptor yang mendukung Quick Charge 18 watt.

Baca Juga: Nokia G42 5G Harga Terbaru Indonesia Jadi Sorotan, HP Murah Snapdragon Ini Ternyata Punya Kelebihan Menarik

Kondisi Unit Justru Jadi Sorotan

Persoalan terbesar Nokia 6.1 Plus yang diuji bukan hanya performanya. Kondisi fisik unit justru menimbulkan pertanyaan serius.

Back cover terlihat memiliki celah dan bagian lemnya tidak rapi. Setelah dibuka, terlihat bekas lem, kotoran, serta baut yang berbeda. Kondisi tersebut membuat pembeli menduga unit yang diterima bukan mesin baru dan kemungkinan merupakan perangkat rekondisi.

Pemeriksaan software kemudian dilakukan menggunakan aplikasi Fake Device Test. Hasilnya dinilai aman. Pemindaian menggunakan antivirus Doctor Web juga tidak menemukan malware.

Baca Juga: Pasar Nokia G42 5G di Indonesia Masih Bertahan, HP 5G Murah Ini Ternyata Punya Penggemar Setia

Perangkat juga masih berstatus certified di Play Store dan mendapatkan tiga tanda cek hijau pada pemeriksaan integrity. Sinyal pun dapat digunakan tanpa masalah.

Namun, pemeriksaan IMEI menunjukkan masalah lain. IMEI pada perangkat tersebut ternyata menggunakan suntikan dari IMEI ponsel Mito A780. Karena itu, unit tersebut disimpulkan bukan perangkat resmi dan bukan barang baru.

Secara keseluruhan, Nokia 6.1 Plus masih menarik dari sisi desain compact dan layar. Namun, usia Snapdragon 636 membuat performanya sudah terbatas untuk kebutuhan berat.

Baca Juga: NVIDIA Suntik Dana Raksasa Rp 16 Triliun ke Nokia, Percepat Dominasi AI Jaringan 6G Global

Ponsel ini masih dianggap cukup untuk chatting, media sosial ringan, atau menjadi perangkat kedua. Sebaliknya, gaming dan editing video tidak lagi menjadi penggunaan yang disarankan dari hasil pengujian tersebut.

Dengan harga Rp1,2 jutaan, pembelian Nokia 6.1 Plus juga memiliki risiko karena unit yang diuji bukan barang resmi, bukan barang baru, dan tidak memberikan kepastian garansi.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : ErDev
Nokia 6.1 Plus Nokia X6 HP Nokia Android One Snapdragon 636