iQOO Z10 Punya Baterai 7.300 mAh, Ternyata Ini Kekurangannya

Syarifatul Insanyah • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 12:25 WIB
 iQOO Z10 membawa baterai 7.300 mAh dan charger 90W. Simak hasil pengujian, performa, kamera, serta kekurangannya.(ILUSTRASI AI)
iQOO Z10 membawa baterai 7.300 mAh dan charger 90W. Simak hasil pengujian, performa, kamera, serta kekurangannya.(ILUSTRASI AI)

TULUNGAGUNG - iQOO Z10 hadir dengan salah satu daya tarik paling menonjol di kelasnya, yakni baterai berkapasitas 7.300 mAh. Dalam pengujian Gadgetin, kapasitas tersebut mampu memberikan daya tahan panjang tanpa membuat bodi ponsel menjadi tebal dan berat. Namun, di balik baterai jumbo itu, iQOO Z10 masih memiliki sejumlah kompromi, terutama pada kamera, speaker, dan perlindungan terhadap air.

iQOO merupakan brand yang berada di bawah Vivo. Dalam transkrip ulasan, perangkat iQOO disebut memiliki software, toko, dan service center yang sama dengan Vivo. Bedanya, iQOO lebih diarahkan pada perangkat dengan spesifikasi yang lebih spesifik dan ekstrem.

iQOO Z10 menjadi salah satu contohnya. Kapasitas 7.300 mAh disebut memecahkan rekor kapasitas baterai 7.000 mAh yang sebelumnya dimiliki sejumlah ponsel lain. Menariknya, kapasitas besar itu tidak membuat desainnya menyerupai power bank.

Ponsel ini menggunakan teknologi baterai silikon karbon yang disebut lebih padat. iQOO menamainya BlueVolt Battery Technology. Dengan teknologi tersebut, ketebalan bodi iQOO Z10 berada di angka 7,89 mm dengan bobot di bawah 200 gram.

Desainnya juga dibuat melengkung pada berbagai sisi sehingga terasa ergonomis ketika digenggam. Bahkan, meski modul kamera memiliki lingkaran cukup besar, bentuk keseluruhan ponsel dinilai tidak terlihat bongsor.

Baca Juga: 5 HP Zoom Terbaik 2026 untuk Rekam Konser, Samsung Galaxy S26 Ultra Juara

Daya tahan menjadi bagian yang paling menonjol dari iQOO Z10. Dalam pengujian live streaming musik melalui YouTube menggunakan WiFi selama delapan jam, baterai berkurang 32 persen atau sekitar 4 persen setiap jam.

Saat digunakan untuk Google Maps melalui koneksi data selama 30 menit, konsumsi baterai berada di angka 6 persen. Pengujian lain selama sekitar 20 menit menghabiskan 3 persen baterai.

Untuk bermain Mobile Legends dengan pengaturan 90 fps menggunakan WiFi selama 12 jam, baterai disebut hanya berkurang 6 persen. Sementara ketika digunakan bermain Genshin Impact pada pengaturan medium selama 30 menit, konsumsi baterai berada di angka 7 persen.

Pengisian dayanya juga menjadi keunggulan. iQOO Z10 dibekali charger 90W FlashCharge. Dalam pengujian, pengisian selama 15 menit mencapai 30 persen, 30 menit mencapai 55 persen, sedangkan untuk penuh 100 persen membutuhkan sekitar satu jam.

Dari sisi performa, iQOO Z10 menggunakan Snapdragon 7s Gen 3 dengan skor benchmark sekitar 800.000 poin. Pilihan RAM tersedia 8 GB dan 12 GB, sedangkan penyimpanan tersedia 128 GB, 256 GB, dan 512 GB dengan UFS 2.2.

Layar menggunakan panel P-OLED 6,77 inci beresolusi Full HD Plus dengan refresh rate 120 Hz. Tingkat kecerahan puncaknya disebut mencapai 5.000 nits sehingga tetap terlihat ketika digunakan di bawah sinar matahari.

Untuk gim, Mobile Legends pada pengaturan super ultra 90 fps mampu berjalan hampir mentok. Namun, Genshin Impact pada pengaturan medium hanya menghasilkan rata-rata sekitar 34 fps dengan rentang sekitar 20-40 fps selama pengujian 30 menit.

Menariknya, suhu perangkat disebut tetap terjaga maksimal sekitar 40 derajat Celsius di bagian depan dan belakang.

Baca Juga: HP Kamera Terbaik 2026: 8 Pilihan untuk Foto, Video hingga Zoom

iQOO Z10 hanya memiliki satu kamera belakang. Saat kondisi pencahayaan ideal, kamera tersebut mampu menghasilkan foto dengan detail, warna, dan dynamic range yang dinilai baik. Namun, kualitasnya menurun ketika digunakan dalam kondisi malam atau low light.

Noise menjadi lebih terlihat dan detail foto berkurang. Mode malam juga disebut menghasilkan foto yang terlalu terang sehingga pengulas menduga ada masalah pada software kamera yang mungkin dapat diperbaiki melalui pembaruan.

Untuk perekaman video, kamera depan dapat merekam hingga 4K 30 fps. Namun, hasilnya disebut masih goyang karena tidak tersedia opsi stabilisasi. Pada resolusi 1080p pun tidak terdapat pilihan untuk mengaktifkan stabilisasi.

Kompromi lain terdapat pada sektor audio dan ketahanan air. iQOO Z10 menggunakan speaker mono yang hanya mengeluarkan suara dari bagian bawah. Kualitas suaranya dinilai cenderung tajam dan kasar dengan bass yang tipis. Perangkat ini juga memiliki rating IP65 sehingga tidak ditujukan untuk penggunaan ketika terendam air.

Pada akhirnya, nilai iQOO Z10 sangat bergantung pada harga yang didapat. Harga promo dengan cashback Rp500.000 dinilai membuat perangkat ini menjadi pilihan menarik. Namun, pada harga normal, calon pembeli disebut perlu mempertimbangkan kembali karena selisih tersebut cukup berarti di kelas harga Rp3 jutaan.

Bagi pengguna yang mengutamakan baterai jumbo, daya tahan panjang, pengisian cepat, layar, dan performa, iQOO Z10 menjadi pilihan yang menarik. Sebaliknya, pengguna yang mencari ponsel lebih serbaguna dengan kamera ultrawide dan kemampuan fotografi lebih lengkap mungkin perlu mempertimbangkan perangkat lain.

Editor : Syarifatul Insanyah
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
iQOO Z10 Snapdragon 7s Gen 3 Baterai 7.300 mAh smartphone iqoo