JAKARTA - Redmi 17 hadir di tengah kenaikan harga ponsel entry level pada 2026. Perangkat ini menawarkan baterai jumbo 7.500 mAh, layar 6,9 inci 120Hz, NFC, serta desain yang dibuat lebih menarik. Namun, performanya menjadi salah satu bagian yang perlu dipertimbangkan calon pembeli.
Dalam ulasan David, Redmi 17 menjadi gambaran bagaimana produsen mencoba mempertahankan daya tarik ponsel murah ketika harga komponen meningkat. Jika sebelumnya RAM 8 GB dan penyimpanan 128 GB masih bisa ditemukan di kisaran Rp2 jutaan, kini varian Redmi 17 dengan RAM 4 GB sudah berada di sekitar Rp2,9 juta.
Sementara itu, varian tertinggi dengan RAM 6 GB dan penyimpanan 256 GB dibanderol Rp3,85 juta. Klaim RAM hingga 12 GB yang tercantum pada kemasan merupakan gabungan RAM fisik dan RAM virtual. Artinya, varian tersebut memiliki RAM hardware 6 GB yang ditambah 6 GB melalui fitur perangkat lunak.
Salah satu nilai jual paling besar Redmi 17 adalah baterai 7.500 mAh. Kapasitas tersebut menjadi salah satu cara Xiaomi memberikan keunggulan yang tidak terlalu terpengaruh oleh kenaikan harga komponen memori.
Pengisian dayanya menggunakan 45W. Dalam pengujian awal, pengisian selama 10 menit menghasilkan tambahan sekitar 19 persen, sedangkan dalam 30 menit baterai sudah terisi sekitar setengah. Pengisian hingga penuh membutuhkan waktu sedikit lebih dari satu jam.
Desain Lebih Berani
Redmi 17 membawa desain yang berbeda dari karakter Redmi entry level sebelumnya. Bagian belakang varian Oak Green memiliki motif dedaunan dan biji pohon oak yang menyesuaikan nama warnanya.
Baca Juga: Harga Emas Hari Ini 10 September 2026: Antam, UBS dan Galeri 24 Berubah
David menilai desain tersebut terasa lebih berani dan alami. Tekstur bagian belakang juga disebut cukup lembut dengan finishing yang menyerupai ponsel kelas lebih tinggi.
Namun, baterai besar membuat bobot perangkat cukup berat. Redmi 17 memiliki bobot sekitar 230 gram dengan ketebalan yang juga cukup terasa. Kondisi ini perlu diperhatikan pengguna yang terbiasa menggenggam ponsel dalam waktu lama.
Di bagian kamera, Redmi 17 membawa kamera utama 50 MP. Meski pada kemasan disebut memiliki kamera 50 MP ganda, hanya satu kamera belakang yang dapat digunakan untuk mengambil gambar, sementara kamera lainnya berfungsi sebagai hiasan.
Perangkat ini juga memiliki speaker stereo, jack audio 3,5 mm, USB-C, NFC, dan slot hybrid yang dapat digunakan untuk dua nano SIM atau satu nano SIM bersama kartu microSD.
Layar Redmi 17 berukuran 6,9 inci dengan refresh rate 120Hz. Panelnya menawarkan warna yang cukup baik dan menggunakan Corning Gorilla Glass 7i. Namun, tingkat kecerahan menjadi catatan ketika perangkat digunakan di bawah sinar matahari langsung.
Peak brightness HBM disebut berada di kisaran 850 nit. Di dalam ruangan, layar masih nyaman digunakan, tetapi di luar ruangan dengan cahaya matahari langsung, visibilitasnya mulai berkurang.
Performa Jadi Titik Lemah
Untuk dapur pacu, Redmi 17 menggunakan Helio G91 Ultra dan penyimpanan eMMC. Kombinasi tersebut membuat performanya tidak bisa disamakan dengan ponsel kelas menengah.
Baca Juga: Harga Emas Hari Ini 10 September 2026: Antam, UBS dan Galeri 24 Berubah
Saat digunakan untuk aktivitas sehari-hari, respons perangkat masih cukup untuk penggunaan dasar. Namun, keterbatasan mulai terasa ketika digunakan bermain game.
Game yang diuji hanya dapat berjalan pada pengaturan grafis dasar dengan frame rate maksimal 60 FPS. Hasilnya pun belum mampu mempertahankan 60 FPS secara mulus. Untuk game berat seperti Genshin Impact, performanya hanya berada di kisaran belasan FPS sehingga tidak direkomendasikan untuk kebutuhan tersebut.
Kamera 50 MP menjadi salah satu bagian yang masih mendapat apresiasi. Hasil foto dinilai cukup tajam dengan detail yang baik dan tidak terlalu agresif dalam melakukan sharpening. Warna memang tidak terlalu cerah, tetapi masih sesuai untuk kelas entry level.
Sebaliknya, kemampuan video tergolong sederhana. Kamera belakang menghasilkan rekaman yang cukup goyang, sementara kamera depan hanya mendukung 1080p 30 FPS dan tidak memiliki stabilisasi.
Redmi 17 juga membawa lampu LED notifikasi dengan sejumlah efek pencahayaan untuk panggilan, notifikasi, game, dan aktivitas kamera. Fitur tersebut menjadi salah satu pembeda dari ponsel Redmi entry level.
Untuk dukungan perangkat lunak, Redmi 17 dijanjikan mendapatkan pembaruan Android hingga empat tahun serta security patch hingga enam tahun. Ada pula tambahan layanan selama periode pemesanan, termasuk garansi 15 bulan dan sejumlah layanan penggantian komponen.
Secara keseluruhan, Redmi 17 lebih mengandalkan baterai besar, layar luas, desain, dan fitur dasar untuk menarik pembeli. Sementara performa, penyimpanan eMMC, serta kemampuan video menjadi kompromi yang harus diterima. Dengan harga yang sudah mendekati Rp4 juta untuk varian tertinggi, perangkat ini belum memberikan keunggulan yang benar-benar dominan dibandingkan pilihan lain.
Editor : Maylanni Diana Fitri