Redmi 17 Rp3 Jutaan, Baterai 7.500 mAh Jadi Senjata Utama

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 15:25 WIB
Redmi 17 hadir dengan baterai 7.500 mAh, layar 6,9 inci dan NFC, tetapi performanya terbatas karena Helio G91 Ultra dan eMMC.(Pinterest)
Redmi 17 hadir dengan baterai 7.500 mAh, layar 6,9 inci dan NFC, tetapi performanya terbatas karena Helio G91 Ultra dan eMMC.(Pinterest)

JAKARTA - Redmi 17 hadir di tengah kondisi harga smartphone entry level yang semakin sulit diprediksi. Jika sebelumnya HP Redmi dengan RAM besar masih bisa ditemukan di kisaran Rp2 jutaan, kini konfigurasi dan harga mengalami perubahan cukup signifikan.

Dalam video unboxing dan hands-on, Redmi 17 varian tertinggi dengan RAM 6 GB dan penyimpanan 256 GB dibanderol Rp3,85 juta. Sementara varian RAM 4 GB disebut berada di kisaran Rp2,9 juta. Kondisi tersebut menunjukkan bagaimana kenaikan harga komponen ikut memengaruhi segmen entry level.

Meski begitu, Redmi 17 mencoba menawarkan beberapa nilai jual yang berbeda. Baterai berkapasitas 7.500 mAh menjadi salah satu yang paling mencolok. Selain itu, HP ini membawa layar 6,9 inci 120 Hz, NFC, stereo speaker dan perlindungan Corning Gorilla Glass 7i.

Baca Juga: Mi Ayam Tak Selalu Pakai Ayam Cincang, Ada yang Menggunakan Ayam Panggang

Desain Unik dan Baterai Jumbo

Redmi 17 hadir dengan desain yang cukup berbeda dari karakter Redmi sebelumnya. Varian Oak Green menggunakan motif daun dan elemen yang terinspirasi dari biji pohon oak.

Bagian belakang terasa lembut ketika disentuh. Sementara frame kamera dibuat dengan lis yang memberikan kesan lebih premium. Redmi 17 juga dilengkapi LED notifikasi yang dapat memberikan efek cahaya dalam beberapa kondisi.

Perangkat ini memiliki bobot sekitar 232 gram. Ukuran tersebut cukup berat untuk sebuah HP entry level, tetapi hal itu berkaitan dengan baterai besar 7.500 mAh yang dibawanya.

Untuk pengisian daya, Redmi 17 mendukung charger 45 watt. Charger tersebut sudah tersedia dalam kotak penjualan bersama kabel Type-C dan casing silikon.

Xiaomi juga memberikan sejumlah layanan tambahan. Selama periode yang disebutkan dalam video, Redmi menawarkan garansi 15 bulan. Ada pula layanan penggantian lensa atau cover belakang satu kali selama dua tahun, penggantian layar satu kali selama dua tahun dan penggantian baterai satu kali selama tiga tahun.

Redmi 17 juga mendapatkan bonus satu bulan Spotify Premium standar.

Dari sisi layar, Redmi 17 memakai panel berukuran 6,9 inci dengan refresh rate 120 Hz. Warnanya dinilai cukup baik untuk kelas entry level dan tidak terlihat terlalu kusam.

Namun, tingkat kecerahan menjadi salah satu catatan. Ketika digunakan di dalam ruangan, layar masih nyaman. Saat terkena sinar matahari langsung, tampilan mulai lebih sulit dilihat karena tingkat kecerahan puncaknya disebut berada di sekitar 850 nits.

Perlindungan Corning Gorilla Glass 7i menjadi nilai tambah lain karena kaca tersebut biasanya ditemukan pada perangkat dengan kelas lebih tinggi.

Baca Juga: Pembentukan BPD Tulungagung Masuk Tahap Penetapan, Musyawarah Diutamakan

Performa Jadi Titik Lemah

Di balik layar besar dan baterai jumbo, Redmi 17 harus berkompromi pada sektor performa. Perangkat menggunakan prosesor MediaTek Helio G91 Ultra dan penyimpanan eMMC.

Penggunaan eMMC menjadi salah satu bagian yang cukup menonjol karena teknologi tersebut memiliki kecepatan di bawah penyimpanan UFS. Dampaknya terasa ketika perangkat digunakan untuk aktivitas yang membutuhkan respons cepat.

Untuk penggunaan ringan seperti scrolling dan aktivitas sehari-hari, Redmi 17 masih dapat digunakan. Namun, performanya tidak bisa diharapkan terlalu tinggi.

Saat digunakan untuk bermain game, pengaturan grafis harus dibuat cukup rendah. Frame rate maksimal yang dicoba berada di sekitar 60 fps pada kondisi tertentu, tetapi hasilnya tidak selalu mulus.

Untuk game berat seperti Genshin Impact, performanya jauh lebih terbatas. Pengujian dalam video menunjukkan frame rate hanya berada di kisaran belasan fps.

Kondisi tersebut membuat Redmi 17 lebih cocok diposisikan sebagai HP untuk kebutuhan dasar daripada perangkat gaming.

Menariknya, Xiaomi tetap memberikan stereo speaker. Untuk ukuran HP entry level, kualitas dan volume suaranya dinilai cukup baik meskipun clarity belum terlalu tinggi.

Redmi 17 juga menyediakan slot hybrid yang dapat digunakan untuk dua nano SIM atau satu nano SIM dan satu kartu microSD. NFC turut tersedia, tetapi perangkat tidak memiliki gyroscope.

Kamera Cukup untuk Kelasnya

Kamera utama Redmi 17 menggunakan sensor 50 megapiksel. Hasil foto dalam kondisi terang dinilai cukup baik untuk ukuran HP entry level.

Detail terlihat tajam tanpa sharpening yang berlebihan. Warna memang tidak terlalu cerah dan cenderung sedikit kalem, tetapi secara keseluruhan masih dapat diterima.

Pada kondisi malam, hasilnya masih cukup layak meskipun pencahayaan tidak selalu tertata dengan rapi.

Kamera depan maupun belakang tidak dilengkapi sistem stabilisasi yang membuat hasil video mudah bergoyang ketika digunakan sambil berjalan. Perekaman kamera depan juga maksimal pada 1080p 30 fps.

Daya tarik terbesar Redmi 17 tetap berada pada baterai 7.500 mAh. Xiaomi juga menjanjikan dukungan Android hingga empat tahun dan pembaruan keamanan hingga enam tahun.

Namun, performa yang terbatas membuat umur pemakaian jangka panjang perlu dipertimbangkan, terutama untuk varian RAM 4 GB.

Secara keseluruhan, Redmi 17 menunjukkan strategi Redmi menghadapi kondisi harga komponen yang meningkat. Xiaomi memberikan baterai lebih besar, layar luas, desain berbeda, stereo speaker, NFC dan sejumlah layanan tambahan.

Namun, performa menjadi kompromi yang cukup jelas. Dengan harga yang sudah mendekati Rp4 juta untuk varian tertinggi, Redmi 17 belum memberikan kesan sebagai HP entry level yang unggul di semua sisi.

 

Editor : Maylanni Diana Fitri
Sumber : GadgetIn
HP entry level redmi 17 Redmi 17 2026 Redmi 17 7.500 mAh review Redmi 17