JAKARTA - Vivo V70 hadir dengan pendekatan berbeda dari smartphone baru pada umumnya. Alih-alih mengubah seluruh spesifikasi, Vivo lebih fokus menyempurnakan pengalaman yang sebelumnya ditawarkan Vivo V60. Hasilnya, sejumlah bagian penting mendapat pembaruan, sementara spesifikasi inti masih dipertahankan.
Vivo V70 tetap membawa prosesor, kamera, dan baterai yang sama dengan V60. Namun, smartphone ini mendapatkan desain baru, layar beresolusi lebih tinggi, penyimpanan yang jauh lebih cepat, serta dukungan eSIM.
Perubahan fisik menjadi bagian yang paling mudah dirasakan. Vivo V70 kini menggunakan rangka metal yang terasa lebih kokoh dan dingin ketika disentuh. Bentuk bodinya juga dibuat lebih kaku dengan sudut yang lebih mengotak.
Layarnya berukuran 6,59 inci, sedikit lebih kecil dibandingkan generasi sebelumnya. Panel tersebut memiliki desain flat dan resolusi 1,5K. Kombinasi ukuran serta bentuk layar membuat perangkat terasa lebih pas ketika digenggam.
Bagian kamera belakang juga mendapat desain baru. Modul kamera dibuat dengan material metal sehingga terlihat lebih menyatu dengan frame. Vivo turut menawarkan warna Sandal Wood Brown dengan karakter cokelat tembaga, selain Golden Hour dan Alpine Grey.
Baca Juga: Samsung Galaxy S26 Ultra Dipakai Sebulan, Fitur Baru Ini Bikin Takjub
Kamera Masih Mengandalkan Konfigurasi Lama
Meski desainnya berubah, sektor kamera Vivo V70 pada dasarnya masih sama dengan V60. Kamera utama beresolusi 50 MP dengan OIS, kamera telefoto 50 MP dengan OIS, serta kamera ultrawide 8 MP.
Kamera depan juga memiliki resolusi 50 MP. Hasil pemotretan kamera utama masih mempertahankan karakter warna yang kuat dan cerah. Dalam kondisi malam, detail objek masih terlihat dengan baik dan noise tidak terlalu mengganggu.
Kamera telefoto menjadi salah satu bagian yang cukup menarik. Pembesaran tiga kali masih menghasilkan foto yang bersih dengan detail tajam. Bahkan pada pembesaran lebih tinggi, detail objek tertentu masih dapat terlihat dengan cukup baik.
Namun, kamera ultrawide 8 MP masih menjadi titik lemah. Ketika digunakan dalam kondisi normal, hasil fotonya masih terlihat bagus dengan warna yang cukup baik. Masalah baru terasa ketika foto diperbesar karena detail cepat menghilang dan tekstur menjadi terlalu halus.
Untuk video, kamera depan Vivo V70 sudah mendukung 4K 60 fps. Sayangnya, stabilisasi pada mode tersebut masih belum maksimal. Ketika menggunakan 4K 30 fps, hasil rekaman menjadi lebih stabil.
Kamera belakang juga mendukung 4K 60 fps dengan stabilisasi. Hasilnya lebih mulus dibandingkan 4K 30 fps pada V60, meskipun masih terdapat sedikit guncangan.
UFS 4.1 Jadi Upgrade Besar
Jika ada satu perubahan spesifikasi yang cukup signifikan, sektor storage menjadi jawabannya. Vivo V70 menggunakan UFS 4.1, meningkat jauh dari UFS 2.2 pada V60.
Perubahan tersebut membuat kemampuan penyimpanan secara teori jauh lebih cepat dalam membaca dan menulis data. Dampaknya dapat terasa ketika membuka aplikasi, melakukan loading, atau menjalankan pekerjaan yang membutuhkan akses data besar.
RAM tetap 12 GB LPDDR5X, sedangkan chipset juga masih sama dengan generasi sebelumnya. Karena itu, peningkatan performa gaming tidak terlalu signifikan.
Mobile Legends dapat dimainkan pada 90 fps secara stabil. Namun, untuk Genshin Impact, frame rate masih naik turun meski menggunakan pengaturan grafis menengah. Dalam pengujian selama 30 menit, rata-ratanya berada di sekitar 45 fps dengan suhu tertinggi sekitar 45 derajat Celsius.
Baterai Vivo V70 juga masih menggunakan kapasitas 6.500 mAh. Streaming YouTube selama satu jam mengonsumsi sekitar 5–6 persen baterai. Sementara itu, Mobile Legends 90 fps selama 30 menit menghabiskan sekitar 9 persen dan Genshin Impact sekitar 10 persen.
Pengisian daya menggunakan 90 watt. Dalam waktu 30 menit, baterai dapat terisi sekitar 61 persen. Pengisian hingga penuh juga dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari satu jam.
Vivo V70 turut membawa dukungan eSIM yang berguna bagi pengguna yang sering bepergian. Pengguna dapat menggunakan nomor digital tanpa harus selalu mengandalkan SIM fisik.
Namun, beberapa kekurangan lama ternyata belum hilang. Speaker masih memiliki karakter suara yang tajam dengan treble cukup tinggi. Mesin getarnya juga dinilai kurang memberikan kesan premium.
Dengan harga yang lebih tinggi dari V60, Vivo V70 lebih cocok untuk pengguna yang mengutamakan desain premium, layar lebih tajam, storage cepat, serta fitur tambahan. Sementara jika kebutuhan hanya berkutat pada performa, kamera, dan baterai, V60 masih bisa menjadi pilihan yang lebih masuk akal.
Editor : Maylanni Diana Fitri
Sumber : GadgetIn