JAKARTA - Xiaomi Pad 8 dinilai menjadi tablet yang menarik untuk kebutuhan kerja mobile karena menawarkan performa tinggi, layar 144 Hz, kelengkapan aksesori, serta sejumlah fitur produktivitas yang membuatnya disebut lebih worth it dibandingkan iPad 2025.
Penilaian tersebut muncul setelah tablet digunakan secara langsung selama sekitar satu bulan untuk berbagai kebutuhan. Penggunaannya mencakup scriptwriting, mencatat, video editing, hingga bermain game. Xiaomi Pad 8 bahkan dicoba untuk menggantikan MacBook yang sudah berusia cukup lama.
Baca Juga: Yadea GT80 Rp29,8 Juta, Bergaya XMAX dan Punya Kecepatan hingga 93 Km/jam
Salah satu alasan utama memilih Xiaomi Pad 8 adalah kelengkapan paket penjualannya. Dibandingkan iPad 2025, tablet tersebut dinilai menawarkan paket yang lebih lengkap karena sudah mendapatkan keyboard case, charger, dan stylus.
Jika ingin mendapatkan iPad dengan kelengkapan aksesori yang dianggap setara, biaya yang dikeluarkan disebut dapat membengkak hingga sekitar Rp17 juta. Karena itu, harga Xiaomi Pad 8 dinilai jauh lebih terjangkau ketika seluruh kelengkapan tersebut ikut diperhitungkan.
Baca Juga: Yadea Kinis Ternyata Kencang, Motor Listrik Rp44 Juta Ini Sudah Sold Out
Ringan dan Nyaman untuk Kerja Mobile
Untuk kebutuhan bekerja di luar rumah, Xiaomi Pad 8 disebut memiliki keunggulan dari sisi kenyamanan. Dengan keyboard case yang digunakan, bobot keseluruhan disebut masih lebih ringan dibandingkan iPad Air dengan aksesori lengkap. Selisih bobotnya bahkan disebut mencapai sekitar 200 gram.
Keyboard case yang digunakan juga dinilai memberikan pengalaman mengetik yang nyaman. Pengguna lebih memilih model tersebut karena tablet tetap terasa tipis dan ringan sehingga tidak seperti membawa laptop berukuran kecil.
Namun, Xiaomi Pad 8 juga memiliki keterbatasan. Tablet ini tidak mendukung kartu SD dan tidak mempunyai slot SIM karena hanya tersedia dalam koneksi Wi-Fi.
Baca Juga: Yadea E8S Pro Bekas Lagi Naik Daun, Modal Modif Bisa Tembus Rp25 Juta
Dari sisi layar, refresh rate 144 Hz menjadi salah satu alasan utama tablet ini dipilih. Refresh rate tersebut dinilai membuat penggunaan stylus terasa lebih natural karena guratan pada layar terlihat lebih mengikuti ujung stylus.
Stylus Xiaomi juga memiliki sejumlah fitur seperti gesture, haptic feedback, pointer, fungsi tap untuk mengganti brush, serta pengisian daya secara wireless. Layar tablet juga dinilai memiliki warna, kecerahan, dan ketajaman yang baik sehingga tetap nyaman digunakan di luar ruangan maupun untuk menonton.
Baca Juga: Yadea Velux U Diuji Bandung-Bogor, Tembus 152 Km dengan Sisa Baterai 9 Persen
Performa hingga Kebutuhan Editing
Untuk video editing, Xiaomi Pad 8 diuji menggunakan file dari kamera mirrorless dengan resolusi 4K 30 fps. Pengujian tersebut mencakup penggunaan transisi, layering, penghapusan background, hingga berbagai template teks dengan efek.
Hasilnya, tablet masih mampu menjalankan proses editing. Meskipun frame rate sempat mengalami penurunan ketika menggunakan transisi, pengalaman keseluruhan tetap dinilai nyaman. Proses ekspor juga disebut tidak membutuhkan waktu terlalu lama.
Performa tersebut didukung prosesor Snapdragon 8s Gen 4 dan kapasitas penyimpanan yang disebut lebih besar dibandingkan iPad dalam perbandingan yang dilakukan. Untuk bermain game, tablet juga dinilai mampu menjalankan Genshin Impact menggunakan pengaturan tertinggi selama satu jam dengan suhu bodi maksimal sekitar 41 derajat Celsius.
Baca Juga: Yadea Velx U Rp39 Juta Diuji, Motor Listrik Ringan dengan Build Quality Premium
Keterbatasan lainnya berada pada aplikasi editing. Xiaomi Pad 8 disebut masih mengandalkan CapCut Mobile, berbeda dengan iPad yang memiliki pilihan aplikasi lebih luas.
Meski begitu, aspek software menjadi bagian yang cukup penting. Xiaomi menghadirkan fitur Xiaomi Interconnectivity yang memungkinkan tablet terhubung secara wireless dengan perangkat berbasis MacOS, iOS, dan iPadOS. Tablet juga dapat digunakan sebagai external display untuk MacOS.
Fitur produktivitas lainnya mencakup split screen dengan komposisi yang dapat disimpan, workstation mode, voice typing, serta sejumlah fitur AI. Tablet juga mendukung Gemini dan memiliki fitur seperti perhitungan matematika, sketch to image, serta AI editing untuk foto.
Baca Juga: Volta GF1 Dibanderol Rp23 Jutaan, Sekali Cas Bisa Tempuh 150 Km
Untuk konektivitas dengan smartphone Xiaomi, pengguna bahkan dapat mengakses dan mengontrol ponsel melalui tablet tanpa menyentuh perangkat secara langsung. Permintaan hotspot juga dapat dilakukan melalui tablet.
Daya tahan baterainya turut menjadi nilai plus. Dalam penggunaan kerja selama sekitar enam jam di luar ruangan, baterai disebut berkurang sekitar 50 persen. Namun, pengisian hingga penuh membutuhkan waktu sekitar dua jam.
Xiaomi Pad 8 juga telah mendapatkan WPS Office PC level melalui pembaruan. Fitur tersebut memberikan tampilan dan pengalaman yang lebih mendekati software Office pada PC. Meski fiturnya lengkap, respons saat melakukan swipe pada dokumen masih dirasakan agak patah-patah.
Baca Juga: Motor Listrik Gesits Dipakai 3 Tahun, Ini Masalah yang Mulai Muncul
Secara keseluruhan, Xiaomi Pad 8 dinilai sebagai pembelian yang sukses untuk kebutuhan kerja mobile, mencatat, scriptwriting, editing video, hiburan, dan gaming. Tablet ini dinilai kurang cocok bagi pengguna yang ingin mempertahankan ekosistem Apple secara penuh atau seniman digital yang membutuhkan Procreate. Namun, untuk kebutuhan produktivitas sehari-hari, performa, layar, dan kelengkapan fitur membuat Xiaomi Pad 8 dianggap menawarkan pengalaman yang mendekati tablet kelas atas.
Baca Juga: Gesits GK5 Bawa Motor BLDC Hyundai Kefico, Baterai 96V dan Bukan untuk Umum
Course: YouTube @PizzaGadget
Editor : Agnes Adelia Hernanda