JAKARTA - Pilihan HP 1 jutaan 2026 semakin beragam, tetapi spesifikasi yang ditawarkan tiap perangkat memiliki fokus berbeda. Mulai dari layar 120Hz, baterai jumbo hingga 7.000 mAh, kemampuan gaming, fitur AI, sampai dukungan pembaruan software jangka panjang.
Dalam sebuah video, tujuh HP di kelas harga tersebut dipilih berdasarkan fitur dan kemampuan yang dianggap paling layak untuk dipertimbangkan. Daftarnya terdiri dari Tecno Spark GO 3, Infinix Smart 20, Moto G06 Power, Redmi A7 Pro, Poco C81 Pro, Samsung A07, dan Advan X1.
Di posisi ketujuh ada Tecno Spark GO 3. Ponsel ini mengandalkan layar 6,74 inci dengan refresh rate 120Hz. Bodinya memiliki desain dual-tone bertekstur serta rating IP64 untuk perlindungan dari debu dan cipratan air.
Tecno Spark GO 3 menggunakan chipset Unisoc T7250 dan baterai 5.000 mAh. Kamera utamanya 13 MP dan mampu merekam video hingga resolusi 2K. Perangkat ini juga menawarkan fitur AI, termasuk asisten suara Ella dan fitur editing foto berbasis AI. Kekurangannya, charger bawaan hanya 10W meski perangkat mendukung pengisian 15W.
Posisi keenam ditempati Infinix Smart 20. Ponsel ini membawa layar punch-hole 6,78 inci dengan refresh rate 120Hz serta sertifikasi IP64. Performanya ditopang MediaTek Helio G81 Ultimate.
Infinix Smart 20 juga sudah menjalankan Android 16 dengan XOS 16. Fitur Pure Voice Call menjadi salah satu keunggulannya karena dapat membantu menyaring kebisingan sekitar ketika melakukan panggilan. Baterainya berkapasitas 5.200 mAh, sementara kamera utamanya 8 MP.
Berikutnya ada Moto G06 Power yang menonjolkan baterai 7.000 mAh. Perangkat ini menggunakan layar 6,88 inci 120Hz dengan perlindungan Gorilla Glass 3 dan dual speaker Dolby Atmos.
Untuk kamera, Moto G06 Power dibekali kamera utama 50 MP AI dan kamera depan 8 MP. Chipset yang digunakan adalah Helio G81 Extreme. Ponsel ini menjalankan Android 15 dengan antarmuka yang disebut bersih tanpa iklan. Namun, pengisian dayanya masih 18W.
Di posisi keempat, Redmi A7 Pro menawarkan kombinasi layar besar, baterai dan penyimpanan UFS 2.2. Layarnya berukuran 6,9 inci dengan refresh rate 120Hz. Chipset yang digunakan adalah Unisoc T7250, dengan RAM 4GB yang dapat diperluas hingga 8GB dan memori internal hingga 128GB.
Baca Juga: Nguri-uri Budaya Jawa di Tengah Generasi Muda yang Mulai Melupakan Tradisi
Baterainya mencapai 6.000 mAh dan perangkat menjalankan HyperOS 3. Kamera utamanya 13 MP. Pilihan ini lebih ditujukan bagi pengguna yang mengutamakan layar besar dan daya tahan baterai.
Poco C81 Pro berada di urutan ketiga. Perangkat ini memiliki baterai 6.000 mAh dan layar 6,9 inci 120Hz. Kombinasi Unisoc T7250 dan penyimpanan UFS 2.2 membuat aktivitas harian terasa lebih responsif.
Poco C81 Pro juga membawa HyperOS 3 serta fitur seperti Circle to Search dan AI Sky. Untuk gaming Mobile Legends, performanya disebut berada di kisaran 50-60 FPS. Kekurangannya adalah desain waterdrop pada layar dan terkadang muncul micro-lag pada animasi.
Samsung A07 berada di posisi kedua. HP ini membawa sertifikasi IP54, layar IPS HD+ 90Hz, serta chipset MediaTek Helio G99. Dalam pengujian yang dibahas, perangkat mampu menjalankan PUBG Mobile 60 FPS dan Mobile Legends pada grafis Ultra 60 FPS.
Keunggulan lainnya adalah klaim dukungan pembaruan software hingga enam tahun. Baterainya 5.000 mAh dengan pengisian 25W, sedangkan kamera utamanya beresolusi 50 MP.
Sementara itu, Advan X1 menjadi pilihan pertama. Ponsel ini mengandalkan Helio G100, RAM 8GB, penyimpanan 128GB berbasis UFS, serta fitur hardware yang ditujukan untuk gaming.
Untuk PUBG Mobile, perangkat disebut mampu membuka pengaturan Smooth Ultra dengan frame drop yang minim. Baterainya 5.000 mAh dan mendukung pengisian 18W. Kamera utamanya menggunakan sensor Sony IMX782 64 MP. Setelah pembaruan, kameranya juga disebut mampu merekam video 2K 30fps dengan stabilizer.
Dengan tujuh pilihan tersebut, HP 1 jutaan 2026 menawarkan keunggulan yang berbeda. Pengguna tinggal menyesuaikan prioritas, apakah lebih membutuhkan baterai besar, gaming, kamera, layar mulus, atau dukungan software panjang.
- Pilihan HP 1 jutaan 2026 semakin beragam, tetapi spesifikasi yang ditawarkan tiap perangkat memiliki fokus berbeda. Mulai dari layar 120Hz, baterai jumbo hingga 7.000 mAh, kemampuan gaming, fitur AI, sampai dukungan pembaruan software jangka panjang.
Dalam sebuah video, tujuh HP di kelas harga tersebut dipilih berdasarkan fitur dan kemampuan yang dianggap paling layak untuk dipertimbangkan. Daftarnya terdiri dari Tecno Spark GO 3, Infinix Smart 20, Moto G06 Power, Redmi A7 Pro, Poco C81 Pro, Samsung A07, dan Advan X1.
Di posisi ketujuh ada Tecno Spark GO 3. Ponsel ini mengandalkan layar 6,74 inci dengan refresh rate 120Hz. Bodinya memiliki desain dual-tone bertekstur serta rating IP64 untuk perlindungan dari debu dan cipratan air.
Tecno Spark GO 3 menggunakan chipset Unisoc T7250 dan baterai 5.000 mAh. Kamera utamanya 13 MP dan mampu merekam video hingga resolusi 2K. Perangkat ini juga menawarkan fitur AI, termasuk asisten suara Ella dan fitur editing foto berbasis AI. Kekurangannya, charger bawaan hanya 10W meski perangkat mendukung pengisian 15W.
Posisi keenam ditempati Infinix Smart 20. Ponsel ini membawa layar punch-hole 6,78 inci dengan refresh rate 120Hz serta sertifikasi IP64. Performanya ditopang MediaTek Helio G81 Ultimate.
Infinix Smart 20 juga sudah menjalankan Android 16 dengan XOS 16. Fitur Pure Voice Call menjadi salah satu keunggulannya karena dapat membantu menyaring kebisingan sekitar ketika melakukan panggilan. Baterainya berkapasitas 5.200 mAh, sementara kamera utamanya 8 MP.
Berikutnya ada Moto G06 Power yang menonjolkan baterai 7.000 mAh. Perangkat ini menggunakan layar 6,88 inci 120Hz dengan perlindungan Gorilla Glass 3 dan dual speaker Dolby Atmos.
Untuk kamera, Moto G06 Power dibekali kamera utama 50 MP AI dan kamera depan 8 MP. Chipset yang digunakan adalah Helio G81 Extreme. Ponsel ini menjalankan Android 15 dengan antarmuka yang disebut bersih tanpa iklan. Namun, pengisian dayanya masih 18W.
Di posisi keempat, Redmi A7 Pro menawarkan kombinasi layar besar, baterai dan penyimpanan UFS 2.2. Layarnya berukuran 6,9 inci dengan refresh rate 120Hz. Chipset yang digunakan adalah Unisoc T7250, dengan RAM 4GB yang dapat diperluas hingga 8GB dan memori internal hingga 128GB.
Baterainya mencapai 6.000 mAh dan perangkat menjalankan HyperOS 3. Kamera utamanya 13 MP. Pilihan ini lebih ditujukan bagi pengguna yang mengutamakan layar besar dan daya tahan baterai.
Poco C81 Pro berada di urutan ketiga. Perangkat ini memiliki baterai 6.000 mAh dan layar 6,9 inci 120Hz. Kombinasi Unisoc T7250 dan penyimpanan UFS 2.2 membuat aktivitas harian terasa lebih responsif.
Poco C81 Pro juga membawa HyperOS 3 serta fitur seperti Circle to Search dan AI Sky. Untuk gaming Mobile Legends, performanya disebut berada di kisaran 50-60 FPS. Kekurangannya adalah desain waterdrop pada layar dan terkadang muncul micro-lag pada animasi.
Samsung A07 berada di posisi kedua. HP ini membawa sertifikasi IP54, layar IPS HD+ 90Hz, serta chipset MediaTek Helio G99. Dalam pengujian yang dibahas, perangkat mampu menjalankan PUBG Mobile 60 FPS dan Mobile Legends pada grafis Ultra 60 FPS.
Keunggulan lainnya adalah klaim dukungan pembaruan software hingga enam tahun. Baterainya 5.000 mAh dengan pengisian 25W, sedangkan kamera utamanya beresolusi 50 MP.
Sementara itu, Advan X1 menjadi pilihan pertama. Ponsel ini mengandalkan Helio G100, RAM 8GB, penyimpanan 128GB berbasis UFS, serta fitur hardware yang ditujukan untuk gaming.
Untuk PUBG Mobile, perangkat disebut mampu membuka pengaturan Smooth Ultra dengan frame drop yang minim. Baterainya 5.000 mAh dan mendukung pengisian 18W. Kamera utamanya menggunakan sensor Sony IMX782 64 MP. Setelah pembaruan, kameranya juga disebut mampu merekam video 2K 30fps dengan stabilizer.
Dengan tujuh pilihan tersebut, HP 1 jutaan 2026 menawarkan keunggulan yang berbeda. Pengguna tinggal menyesuaikan prioritas, apakah lebih membutuhkan baterai besar, gaming, kamera, layar mulus, atau dukungan software panjang.
Editor : Maylanni Diana Fitri