Tecno Pova 8 5G Resmi Bawa Baterai 8.000 mAh, Harga Jadi Sorotan

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 17:45 WIB
Tecno Pova 8 5G mengandalkan baterai 8.000 mAh dan Alive Matrix Display, tetapi kenaikan harga membuat daya saingnya dipertanyakan.(pinterest)
Tecno Pova 8 5G mengandalkan baterai 8.000 mAh dan Alive Matrix Display, tetapi kenaikan harga membuat daya saingnya dipertanyakan.(pinterest)

JAKARTA - Tecno Pova 8 5G mencoba mempertahankan identitasnya sebagai ponsel dengan fitur besar di kelas harganya. Kali ini, perangkat tersebut membawa baterai 8.000 mAh, layar 144 Hz, kamera utama 50 megapiksel, serta fitur Alive Matrix Display di bagian belakang.

Namun, kenaikan harga menjadi persoalan utama. Dalam pengujian yang dilakukan David, Tecno Pova 8 5G disebut mengalami kenaikan harga cukup signifikan dibandingkan generasi sebelumnya. Varian 8 GB/128 GB yang sebelumnya berada di kisaran Rp3 juta, kini disebut mencapai sekitar Rp5 juta.

Kenaikan juga terjadi pada varian penyimpanan lebih besar. Jika sebelumnya tambahan untuk mendapatkan RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB hanya sekitar Rp200 ribu, pada Pova 8 5G tambahan tersebut disebut mencapai Rp600 ribu.

Kondisi itu membuat Tecno menghadirkan varian 6 GB/128 GB dengan harga yang lebih rendah. Unit yang diuji dalam video merupakan varian tersebut. Harganya disebut berada di kisaran Rp3 jutaan dan masih bisa ditemukan sekitar Rp3,8 juta-Rp3,9 juta melalui harga pasar atau pre-order.

Ada satu hal yang perlu diperhatikan dari penamaan RAM. Kemasan mencantumkan angka 12 GB, tetapi angka tersebut bukan kapasitas RAM fisik sepenuhnya. Ponsel yang diuji sebenarnya mempunyai RAM fisik 6 GB dengan tambahan 6 GB extended RAM.

Baterai Jadi Senjata Utama

Tecno Pova 8 5G tampaknya mencoba mengalihkan perhatian dari kenaikan harga komponen dengan memberikan kapasitas baterai yang besar. Baterai 8.000 mAh menjadi salah satu fitur yang paling ditonjolkan.

Baca Juga: Cara Cek Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan lewat Aplikasi, Mudah dan Tanpa Biaya

Daya tahan baterainya juga mendapat respons positif dalam pengujian. Ponsel digunakan selama seharian untuk koneksi seluler, Google Maps, bermain game, dan mengambil foto. Setelah penggunaan tersebut, baterai masih menyisakan sekitar 38 persen.

Pengisian dayanya menggunakan charger 45 watt. Dalam pengujian, pengisian selama 30 menit menghasilkan hampir 40 persen daya. Setelah satu jam, baterai mencapai sekitar 70 persen. Sementara untuk mencapai kondisi penuh membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam.

Dengan kapasitas tersebut, Pova 8 5G menjadi perangkat yang ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan daya tahan panjang. Bobotnya sendiri sekitar 225 gram, yang dinilai masih cukup wajar untuk ponsel dengan baterai sebesar itu.

Selain baterai, Tecno memberikan fitur Alive Matrix Display. Layar LED kecil di belakang kamera tersebut dapat menampilkan berbagai animasi, status, timer, hingga visualizer ketika musik dimainkan.

Pengguna juga dapat membuat tampilan sendiri menggunakan titik-titik LED yang tersedia. Ada pula sejumlah permainan sederhana dan tampilan angka yang membuat fitur tersebut tidak hanya berfungsi sebagai indikator.

Meski begitu, Alive Matrix Display masih mempunyai keterbatasan. Salah satunya terlihat saat proses pengisian daya. Indikator charging tidak dapat terus tampil seperti yang diharapkan meskipun fitur tersebut sudah diaktifkan.

Performa Bukan yang Utama

Untuk layar utama, Pova 8 5G menggunakan panel IPS Full HD dengan refresh rate hingga 144 Hz. Layarnya masih bisa digunakan di luar ruangan, tetapi tingkat kecerahannya dinilai tidak terlalu tinggi. Warna yang ditampilkan juga disebut tidak sekuat panel AMOLED.

Baca Juga: Cara Cek Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan lewat Aplikasi, Mudah dan Tanpa Biaya

Performa perangkat mengandalkan MediaTek Dimensity 7100. Skor AnTuTu yang didapat berada di sekitar 780 ribu. Angka tersebut dinilai cukup untuk penggunaan harian, tetapi bukan yang terbaik jika perangkat dibandingkan dengan ponsel lain di kisaran harga lebih tinggi.

Untuk game, Pova 8 5G masih mampu menjalankan permainan ringan dengan nyaman. Namun, game berat seperti Genshin Impact membuat performanya lebih terbatas. Frame rate berada di sekitar 30-45 fps pada awal pengujian dan dapat turun ke kisaran 25-40 fps.

Suhu perangkat juga meningkat ketika digunakan bermain game berat dan dapat menembus 45 derajat Celsius.

Kamera utama 50 megapiksel menjadi bagian lain yang mendapat penilaian cukup positif. Hasil foto dalam kondisi terang dinilai rapi dengan warna yang meyakinkan. Detail foto juga masih baik, termasuk ketika digunakan di dalam ruangan. Untuk kondisi malam, noise masih dinilai terkendali meski performanya tidak selalu konsisten ketika berhadapan dengan sumber cahaya.

Pada akhirnya, Tecno Pova 8 5G lebih cocok bagi pengguna yang mengutamakan baterai besar dan fitur unik. Varian 6 GB/128 GB di kisaran Rp3 jutaan dinilai lebih menarik dibandingkan varian yang harganya mendekati Rp5 juta.

Ketika harga naik ke kelas Rp5 juta-Rp5,5 juta, sejumlah kekurangan mulai terasa, mulai dari layar IPS, speaker mono, hanya satu kamera belakang, hingga performa yang bukan paling kencang di kelasnya.

Editor : Maylanni Diana Fitri
Tecno Pova TECNO POVA 8 5G Baterai 8000 mAh HP 5G Alive Matrix Display