JAKARTA - Itel City 100 menjadi salah satu HP murah yang mencoba menawarkan spesifikasi di atas standar kelasnya. Dengan harga sekitar Rp1,3 juta untuk varian RAM 8 GB, smartphone ini membawa penyimpanan UFS 128 GB, layar 90 Hz, baterai 5.200 mAh, serta sertifikasi IP64.
Dalam pengujian yang dilakukan David, Itel City 100 dinilai cukup menarik karena beberapa fitur yang biasanya belum tentu tersedia pada HP Rp1 jutaan. Salah satu yang paling disorot adalah penggunaan memori UFS, bukan eMMC.
Itel City 100 hadir dalam varian RAM 6 GB dan 8 GB. Harganya disebut berada di kisaran Rp1,2 juta untuk RAM 6 GB dan Rp1,3 juta untuk RAM 8 GB. Dengan selisih sekitar Rp100 ribu, varian RAM 8 GB dinilai lebih menarik untuk penggunaan jangka panjang.
Kapasitas penyimpanan internalnya tetap 128 GB. Selain itu, pengguna masih mendapatkan slot yang mendukung dua kartu nano SIM sekaligus kartu microSD.
Dari desain, Itel City 100 memiliki ketebalan 7,65 mm dengan konsep slim unibody. Unit yang diuji menggunakan warna ungu. Desain bagian belakangnya dinilai memberikan kesan lebih mahal dibandingkan harga jualnya.
Susunan kamera berbentuk kotak membulat. Beberapa elemen desainnya juga disebut mengingatkan pada smartphone dari merek lain. Itel turut memberikan casing yang mendukung aksesori magnetik sebagai bonus di dalam paket penjualan.
Layar 90 Hz dan Baterai 5.200 mAh
Itel City 100 menggunakan layar berukuran 6,75 inci dengan refresh rate 90 Hz. Resolusinya masih HD, tetapi kualitas warna mendapat penilaian positif dalam pengujian.
Baca Juga: Cara Mencairkan JHT di Kantor Cabang, Ini Dokumen yang Wajib Dibawa
Layar tersebut diklaim mampu mencakup 100 persen sRGB sehingga warna terlihat lebih hidup. Menurut pengujian, tampilannya terasa lebih seimbang dibandingkan beberapa HP murah lain meski refresh rate-nya tidak setinggi perangkat tertentu.
Untuk penggunaan di luar ruangan, tingkat kecerahan layar masih cukup ketika kondisi tidak terlalu terik. Namun, saat terkena sinar matahari langsung, layar menjadi lebih sulit dilihat.
Smartphone ini juga memiliki fitur Always On Display dengan durasi tertentu. Antarmukanya dilengkapi Dynamic Bar yang menampilkan informasi aktivitas seperti perekaman suara.
Fitur lain yang cukup menarik adalah IR blaster. Fitur tersebut memungkinkan Itel City 100 digunakan sebagai remote untuk perangkat yang kompatibel.
Daya tahan menjadi bagian lain yang cukup menonjol. Itel City 100 dibekali baterai 5.200 mAh dengan pengisian 18 watt. Ada pula fitur bypass charging yang ditujukan untuk penggunaan tertentu ketika perangkat sedang terhubung dengan charger.
Sertifikasi IP64 turut tersedia. Artinya, perangkat memiliki perlindungan terhadap debu dan percikan air. Namun, ponsel ini bukan perangkat yang dirancang untuk dicelupkan ke dalam air.
Performa Cukup untuk Game Ringan
Untuk dapur pacu, Itel City 100 menggunakan Unisoc T7250 dengan fabrikasi 14 nm. Skor AnTuTu yang didapat berada di kisaran Rp300 ribuan, sehingga performanya memang tidak ditujukan untuk kelas berat.
Baca Juga: Cara Mencairkan JHT Tanpa Resign, Peserta Aktif Bisa Cairkan hingga 30 Persen
Saat digunakan bermain Mobile Legends, perangkat masih dapat menjalankan game dengan nyaman. Frame rate berada di sekitar 60 fps dan rata-ratanya dalam pengujian bisa mencapai sekitar 70 fps.
Namun, ketika digunakan untuk Genshin Impact, kemampuan chipset mulai terlihat terbatas. Game masih bisa dimainkan dengan frame rate di kisaran 20-an fps, tetapi pengalaman bermain tidak semulus game ringan.
Speaker bawaan juga dinilai cukup baik untuk ukuran HP Rp1 jutaan. Pada volume 100 persen, suara terdengar agak cempreng. Pengaturan sekitar 80 persen dinilai lebih nyaman, meski suara tetap cukup kencang dan masih memiliki bass.
Untuk kamera, Itel City 100 membawa kamera belakang yang hasilnya dinilai cukup untuk kelas harga tersebut. Dalam kondisi terang, objek masih terlihat jelas, tetapi dynamic range belum terlalu luas.
Langit yang sebenarnya cerah dapat terlihat lebih putih dalam hasil foto. Warna juga cenderung tidak terlalu cerah dan sedikit kecokelatan, terutama pada area bayangan. Untuk foto indoor, hasilnya dinilai masih layak, tetapi tidak memberikan hasil yang istimewa.
Kamera depan juga menghasilkan kualitas yang tergolong standar. Warna masih cukup baik, tetapi dynamic range terbatas sehingga wajah dapat terlihat lebih gelap ketika berhadapan dengan kondisi pencahayaan tertentu.
Secara keseluruhan, Itel City 100 menunjukkan bahwa harga Rp1 jutaan tidak selalu berarti spesifikasi serba terbatas. RAM 8 GB, penyimpanan UFS, layar 90 Hz dengan warna yang cukup baik, baterai 5.200 mAh, IP64, IR blaster, dan fitur AI menjadi nilai tambah.
Kekurangannya tetap ada, terutama pada chipset yang lebih cocok untuk game ringan, resolusi layar HD, serta kemampuan kamera yang masih standar. Namun, dengan harga sekitar Rp1,3 juta, Itel City 100 menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang lebih mengutamakan fitur dan spesifikasi dibandingkan performa kelas tinggi.
Editor : Maylanni Diana Fitri